Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib

Rabu, 9 September 2026 15:27 WIB

Tinggalkan Cara Lama, Pesta Demokrasi Desa di Jawa Barat Siap Bertransformasi ke Sistem Digital

Rabu, 9 September 2026 15:08 WIB

Viral Labrak Pelakor, Sosok dr Putri Mulia Bela Grania Ternyata Anak Jenderal Polri

Rabu, 9 September 2026 15:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Tinggalkan Cara Lama, Pesta Demokrasi Desa di Jawa Barat Siap Bertransformasi ke Sistem Digital
  • Viral Labrak Pelakor, Sosok dr Putri Mulia Bela Grania Ternyata Anak Jenderal Polri
  • Bahaya Abu Vulkanik Anak Krakatau: Kelompok Rentan Diimbau Waspada Kerusakan Paru
  • Cetak Gol di Depan Puluhan Ribu Bobotoh, Balsa Sekulic Ungkap Janji Spesial untuk Persib
  • Ancaman Nyata Balsa Sekulic Jelang Duel Panas Persib Kontra Persija Racikan Shin Tae-yong
  • Jadi Player of the Match, Moussa Sidibe Malah Kecewa: Bhayangkara FC Harusnya Menang
  • Peta Dunia Resmi Berubah: Tampilan Afrika Makin Luas, Amerika dan Eropa Menyusut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 9 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Abdul Harris Bobihoe Ungkap Keresahan Masyarakat soal PPDB 2024

By Putra JuangJumat, 5 April 2024 22:23 WIB1 Min Read
PPDB 2024. Foto Ilustrasi: Antara
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe mengungkap keresahan masyarakat terkait sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024.

Menurutnya, sistem zonasi dalam PPDB 2024 ini layaknya perpindahan alamat.

“PPDB itu kan seperti ada perpindahan alamat, ini juga keresahan rakyat,” ucap Bobihoe di Bandung, Kamis (4/4/2024).

Bobihoe mengatakan, dalam sistem zonasi ini, seorang murid tidak akan dapat masuk sekolah jika terdapat perbedaan KK.

Baca Juga:  Demokrat Tetap Kritisi Jika Pemerintahan Dedi-Erwan Tidak Pro Rakyat

“Orang komplek yang terdekat kok tidak pernah masuk, jadi tidak boleh ada perpindahan anaknya saja, kita akan menerima kalau yang pindah semua satu KK,” ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya pun tengah melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) terkait adanya jual beli kursi guru.

Baca Juga:  Wujudkan PPDB Jabar Bersih dan Transaparan, Operator Tanda Tangani Pakta Integritas

“Kami Disdik fokus untuk mengawasi itu, kita tidak bisa pungkiri ada permainan itu, dan termasuk dari kawan-kawan LSM ini kan ujungnya minta jatah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar PPDB
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Cara Lama, Pesta Demokrasi Desa di Jawa Barat Siap Bertransformasi ke Sistem Digital

Viral Labrak Pelakor, Sosok dr Putri Mulia Bela Grania Ternyata Anak Jenderal Polri

Bahaya Abu Vulkanik Anak Krakatau: Kelompok Rentan Diimbau Waspada Kerusakan Paru

Peta Dunia Resmi Berubah: Tampilan Afrika Makin Luas, Amerika dan Eropa Menyusut

Hari Kedua Pencarian Speedboat di Selat Sunda, 5 Jurnalis Belum Ditemukan

Anak Krakatau Kembali Meletus, Sensor Seismograf Catat Getaran Erupsi 28 Detik

Terpopuler
  • Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya
  • FSP BPD SI Tolak Pengalihan Payroll ASN ke Himbara, Warning Risiko PHK dan Anjloknya Ekonomi Daerah
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.