bukamata.id – Winger Bhayangkara Presisi Lampung FC, Moussa Sidibe, terpilih sebagai Player of the Match setelah tampil pada laga perdana timnya di Super League 2026/27.
Penghargaan individu tersebut menjadi apresiasi atas performa Sidibe di pertandingan pembuka. Namun, gelar Player of the Match belum mampu menghapus kekecewaan pemain asal Mali itu.
Sidibe menilai Bhayangkara Presisi Lampung FC sebenarnya memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan dan meraih tiga poin pada laga perdana.
“Kenyataannya kami sedikit sedih dengan hasilnya karena saya pikir kami pantas menang, kami pantas tiga poin tetap di sini. Tapi, sedikit demi sedikit ini adalah pertandingan pertama. Sekarang saatnya pulih dan fokus ke pertandingan berikutnya,” ujar Sidibe, dikutip dari laman resmi iLeague, Rabu (9/9/2026).
Moussa Sidibe Soroti Kesalahan Tim
Dalam evaluasinya, Moussa Sidibe menyoroti sejumlah momen ketika Bhayangkara FC kehilangan konsentrasi sehingga memberikan kesempatan kepada lawan untuk mencetak gol.
Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi terhadap mentalitas para pemain Bhayangkara FC yang mampu bangkit dan kembali mengendalikan jalannya pertandingan.
Menurut Sidibe, respons tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di BRI Super League 2026/27.
Sidibe Tak Kejar Gol dan Assist
Sebagai pemain sayap, Sidibe tentu memiliki peran penting dalam membantu serangan Bhayangkara FC. Namun, pemain bernomor punggung 94 itu menegaskan bahwa kontribusi berupa gol maupun assist bukan menjadi tujuan utamanya.
Sidibe lebih mengutamakan kemenangan tim dan tambahan tiga poin di setiap pertandingan.
“Bisa berkontribusi lewat gol atau assist memang penting, tapi yang paling saya inginkan adalah tiga poin. Sayangnya laga pertama ini kami belum bisa meraihnya,” ungkapnya.
Satu Poin Tetap Berharga
Hasil imbang pada pertandingan pembuka membuat Bhayangkara FC harus puas membawa pulang satu poin.
Meski belum sesuai target, Sidibe mencoba melihat hasil tersebut dari sisi positif. Ia menilai perjalanan kompetisi masih panjang sehingga satu poin yang didapat pada laga pertama tetap memiliki arti.
“Kami membawa satu poin, dan dalam jangka panjang, satu poin ini akan sangat berharga untuk kami,” kata Sidibe.
Dengan kompetisi Super League 2026/27 yang baru dimulai, Moussa Sidibe berharap Bhayangkara FC dapat segera melakukan evaluasi dan tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










