Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Minggu, 1 November 2026 19:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Lautaro Martinez Bicara Jujur soal Target Inter di Liga Champions, Bukan Sekadar Obsesi

By SusanaSelasa, 8 September 2026 11:06 WIB4 Mins Read
Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, menegaskan ambisi Nerazzurri untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Namun, menurutnya, trofi kompetisi elite Eropa tersebut bukan sebuah obsesi bagi Inter.

Inter Milan akan memulai perjuangannya di Liga Champions 2026/2027 dengan ujian berat. Nerazzurri dijadwalkan menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu pada Rabu (8/9/2026).

Laga tersebut langsung menjadi tantangan besar bagi Inter mengingat Real Madrid merupakan salah satu klub tersukses dalam sejarah Liga Champions.

Meski demikian, Lautaro Martinez memastikan Inter memiliki target yang jelas untuk musim ini.

“Ini hanyalah target. Kami semua berambisi, tetapi ini bukan sebuah obsesi,” kata Martinez seperti dikutip dari laman resmi Inter, Selasa.

Pernyataan tersebut menggambarkan ambisi Inter untuk kembali mengangkat trofi Liga Champions tanpa menjadikan gelar tersebut sebagai beban bagi tim.

Inter Milan Ingin Bangkit di Liga Champions

Inter Milan terakhir kali menjuarai Liga Champions pada 2010. Saat itu, Nerazzurri dilatih Jose Mourinho dan diperkuat Cristian Chivu.

Kini, situasinya kembali menarik perhatian karena Chivu yang dahulu menjadi bagian dari skuad juara Inter, kini dipercaya sebagai pelatih Nerazzurri.

Baca Juga:  Hasil Bola Tadi Malam: Drama 8 Gol Warnai Hasil Imbang Inter vs Juventus, Man United Keok

Di sisi lain, Jose Mourinho berada di kubu berbeda. Pelatih asal Portugal tersebut kini menangani Real Madrid.

Pertemuan Inter dan Real Madrid pun menghadirkan cerita tersendiri karena mempertemukan Chivu dengan mantan pelatihnya.

Dua Kali Gagal di Final Liga Champions

Sejak menjadi juara pada 2010, Inter Milan sebenarnya sudah dua kali kembali mencapai final Liga Champions.

Nerazzurri tampil di partai puncak pada 2023 dan 2025. Namun, kedua kesempatan tersebut berakhir dengan kekalahan.

Pada final 2023, Inter harus mengakui keunggulan Manchester City.

Dua tahun kemudian, Inter kembali mencapai final Liga Champions 2025, tetapi kali ini mereka dihancurkan Paris Saint-Germain dengan skor telak 0-5.

Kekalahan tersebut menjadi salah satu malam terburuk dalam sejarah Inter di kompetisi Eropa. Margin lima gol juga tercatat sebagai kekalahan terbesar dalam sejarah final Liga Champions.

Hasil tersebut tentu menjadi luka yang masih membekas bagi Nerazzurri.

Perjalanan Inter Musim Lalu Juga Mengecewakan

Perjalanan Inter Milan di Liga Champions musim lalu juga tidak berjalan sesuai harapan.

Baca Juga:  Drama Liga Inggris! 3 Kartu Merah, 4 Gol dan Tim-Tim Terancam Degradasi

Nerazzurri secara mengejutkan tersingkir setelah dikalahkan Bodo/Glimt pada babak play-off fase gugur.

Catatan tersebut semakin menunjukkan bahwa Inter masih memiliki pekerjaan besar untuk kembali menjadi salah satu kekuatan utama Eropa.

Terlebih, performa Inter dalam pertandingan-pertandingan terakhir Liga Champions juga belum konsisten.

Dalam enam pertandingan terakhirnya di kompetisi tersebut, Inter menelan lima kekalahan dan hanya meraih satu kemenangan.

Catatan itu cukup kontras jika dibandingkan dengan 39 pertandingan sebelumnya. Dalam periode tersebut, Inter hanya mengalami lima kekalahan, sementara mampu meraih 25 kemenangan dan sembilan hasil imbang.

Real Madrid Jadi Ujian Berat di Bernabeu

Tantangan Inter semakin berat karena lawan pertama mereka adalah Real Madrid.

Nerazzurri memiliki catatan kurang baik dalam tiga pertemuan terakhir melawan Los Blancos. Inter selalu kalah dan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan tersebut.

Catatan tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Lautaro Martinez dan rekan-rekannya.

Bahkan, dalam sejarah kompetisi Eropa, Barcelona menjadi satu-satunya lawan yang pernah membuat Inter gagal mencetak gol dalam empat pertandingan secara beruntun, yakni pada periode 2003 hingga 2009.

Karena itu, laga Real Madrid vs Inter Milan di Santiago Bernabeu bukan sekadar pertandingan pembuka Liga Champions.

Baca Juga:  Erick Thohir Bertemu Kiper Inter Milan Emil Audero, Kode Dinaturalisasi?

Bagi Inter, pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka telah belajar dari berbagai kegagalan sebelumnya.

Lautaro Martinez Tak Ingin Inter Terbebani

Meski memiliki ambisi besar untuk mengakhiri penantian panjang gelar Liga Champions, Lautaro Martinez tidak ingin target tersebut berubah menjadi tekanan berlebihan.

Menurut sang kapten, gelar Liga Champions memang menjadi tujuan yang ingin dicapai bersama, tetapi perjalanan menuju trofi harus dijalani pertandingan demi pertandingan.

Inter kini menghadapi ujian pertama di markas Real Madrid. Kemenangan di Santiago Bernabeu tentu akan menjadi modal penting bagi Nerazzurri untuk membangun kepercayaan diri sejak awal kompetisi.

Sebaliknya, hasil buruk akan membuat tekanan terhadap Inter semakin besar, terutama setelah sejumlah hasil mengecewakan mereka di Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.

Dengan ambisi, pengalaman, sekaligus luka dari dua kegagalan di final, Inter Milan kini kembali memulai perjalanan panjang untuk mengejar trofi Liga Champions.

Bagi Lautaro Martinez, gelar tersebut adalah target besar. Namun, bukan sebuah obsesi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Inter Milan Inter Milan Liga Champions Lautaro Martinez Liga Champions Real Madrid vs Inter Milan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak

Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.