Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal

Sabtu, 4 Juli 2026 12:00 WIB

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Sabtu, 4 Juli 2026 11:26 WIB

Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Bentrokan Akbar Argentina vs Mesir di Atlanta

Sabtu, 4 Juli 2026 10:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling
  • Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Bentrokan Akbar Argentina vs Mesir di Atlanta
  • Sah! Lionel Messi Resmi Jadi Pemain Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia
  • Dari SPG Jadi Mahasiswi Melbourne, Kisah Juang Kembar Anak Buruh Tani Tampar Balik Kritik Beasiswa Negara!
  • Drama 120 Menit! Gol Bunuh Diri Antar Argentina Depak Tanjung Verde Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 4 Juli 2026, Amankan Hadiah Skin dan Diamond Gratis Sebelum Kehabisan
  • Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aceh Tengah Terkubur Longsor dan Banjir: Potret Rumah Tertimbun Tanah Viral di Medsos

By SusanaMinggu, 30 November 2025 20:51 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aceh Tengah kembali berduka. Setelah tiga hari digempur cuaca ekstrem, banjir bandang, hujan lebat, dan rangkaian longsor meninggalkan luka mendalam yang masih terasa hingga hari ini.
‎
‎Di tengah keterpurukan itu, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan rumah warga yang tertimbun tanah sampai menyentuh atap menjadi simbol pahit betapa dahsyatnya bencana yang melanda.
‎
‎Video yang dibagikan seorang warganet dari Aceh tersebut memicu keprihatinan luas. Bukan hanya mengenai kerusakan fisik, tetapi juga tentang bagaimana warga kini bergulat dengan kondisi pascabencana tanpa akses, tanpa logistik, dan tanpa kepastian kapan kehidupan bisa kembali normal.
‎
‎Kondisi Terkini: Permukiman Terkubur dan Infrastruktur Lumpuh
‎
‎Bencana yang terjadi dalam rentang 25–27 November 2025 itu memporakporandakan delapan kecamatan. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah mencatat 67 titik kejadian, sebagian besar dengan kategori kerusakan berat.
‎
‎Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, menyebut bahwa tim telah bekerja non-stop untuk membuka akses, mengevakuasi warga, dan menyalurkan bantuan. Namun skala kerusakan yang begitu besar membuat upaya tersebut tidak mudah.
‎
‎“Fokus utama kami adalah pembukaan akses jalan yang tertimbun longsor, evakuasi warga, serta penyaluran bantuan dasar. Kami terus berkoordinasi untuk pemulihan,” ujar Andalika.
‎
‎Kerusakan terjadi hampir merata:
‎
‎Kecamatan Bebesen: banjir merendam Kampung Bebesen dan Kampung Mersah Toa, satu rumah tertimbun longsor di Kampung Juru Mudi.
‎
‎Kecamatan Kebayakan: banjir bandang di Kampung Mendale merusak 100 rumah, 20 hektare sawah, fasilitas umum; longsor menghancurkan rumah dan merusak destinasi wisata Natural Park.
‎
‎Kecamatan Ketol: 15 rumah tertimbun longsor di Kampung Burlah; banjir bandang memutus jembatan beton 35 meter di Kampung Kute Gelime.
‎
‎Lut Tawar: 70 rumah tertimbun material longsor di ruas Isaq–Sp. Kekuyang.
‎
‎Kecamatan Bintang: longsor menimbun total 35 rumah di Kampung Kelitu dan Sintep.
‎
‎Dampak makin meluas ke sektor pertanian, dengan 195 hektare lahan rusak total. Beberapa jembatan strategis seperti jembatan rangka baja di Kampung Segene Balik dan Jerata terputus, membuat distribusi bantuan hampir mustahil dilakukan.
‎
‎Akses Terisolir: Warga Terjebak Tanpa Bantuan Berhari-hari
‎
‎Hingga kini, sejumlah kampung masih terisolir. Akses kendaraan tidak dapat menembus tumpukan material longsor. Tim gabungan harus menggunakan alat berat yang jumlahnya terbatas.
‎
‎Ketika logistik tidak kunjung tiba, warga mulai kehabisan bahan makanan. Situasi ini diperburuk oleh hujan yang masih turun dan listrik yang padam di beberapa titik.
‎
‎Kondisi darurat inilah yang memicu peristiwa yang menjadi sorotan publik.
‎
‎Pascabencana: Trauma, Ketidakpastian, dan Harapan
‎
‎Selain kerusakan fisik yang terlihat jelas, dampak psikis juga mulai muncul. Warga yang rumahnya tertimbun, kehilangan ladang, atau terjebak berhari-hari tanpa bantuan kini menghadapi trauma mendalam. Anak-anak tidur dalam kondisi darurat, sementara para orangtua berjaga-jaga mengantisipasi longsor susulan.
‎
‎BPBD Aceh Tengah kembali mengingatkan masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar lereng perbukitan dan bantaran sungai, agar tetap waspada. Potensi longsor susulan masih tinggi.
‎
‎Upaya pemulihan jangka panjang pun tengah dipersiapkan, termasuk relokasi sementara, perbaikan sekolah, hingga rekonstruksi jembatan yang rusak. Namun proses ini tidak akan cepat, karena sebagian besar kawasan terdampak masih sulit dijangkau.
‎
‎Penutup: Potret Aceh Tengah yang Bangkit Dalam Keterbatasan
‎
‎Apa yang terjadi di Aceh Tengah bukan sekadar bencana alam, tetapi potret nyata betapa rapuhnya kehidupan ketika alam bergolak. Rumah tertimbun sampai atap, jembatan terputus, dan warga yang berjuang bertahan hidup tanpa bantuan, semua menjadi luka bersama yang harus dipulihkan secara gotong royong.

Baca Juga:  Viral Warga Bener Meriah Jalan Kaki Puluhan Kilometer Demi Sembako dan BBM, Bupati: Itu Pedagang

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjir Aceh Tengah 2025 Longsor Aceh Rumah tertimbun tanah Aceh Video viral pascabanjir Aceh
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.