Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Harga Emas Galeri24 2 Juli 2026, Cek Harga Jual dan Buyback Terbaru Lengkap

Kamis, 2 Juli 2026 11:20 WIB
Bansos

Ada yang Cair Rp600 Ribu Sekaligus, Ini Daftar 5 Bansos Pemerintah yang Cair Juli 2026

Kamis, 2 Juli 2026 11:00 WIB

Ini 10 Negara yang Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

Kamis, 2 Juli 2026 10:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Harga Emas Galeri24 2 Juli 2026, Cek Harga Jual dan Buyback Terbaru Lengkap
  • Ada yang Cair Rp600 Ribu Sekaligus, Ini Daftar 5 Bansos Pemerintah yang Cair Juli 2026
  • Ini 10 Negara yang Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
  • Benarkah Agen LGBT Sudah Masuk Kampus Negeri? Menjawab Tuduhan yang Sedang Viral
  • Mau Saldo DANA Gratis Langsung Cair? Ini 3 Cara Resmi Dapat Cuan Tambahan per 2 Juli 2026
  • Kuliner Bandung Paling Dicari! Hidden Gems Warkop Lokal yang Bikin Nagih Parah
  • Bansos Juli 2026 Cair! PKH, BPNT, PIP hingga Beras 20 Kg Masuk Tahap 3
  • Geger Transfer Pemain Timnas! Romeny ke Eredivisie, Emil Audero Pulang, Persib Ikut Disebut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Milangkala Tatar Sunda Berakhir di Bandung, Dedi Mulyadi: Hotel dan Restoran Penuh!

By SusanaMinggu, 17 Mei 2026 10:40 WIB3 Mins Read
Milangkala Tatar Sunda di Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengklaim bahwa gelaran Milangkala Tatar Sunda yang digelar di Kota Bandung berjalan sukses dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya sektor pariwisata dan kuliner.

Dedi juga mengklaim, tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam rangkaian acara tersebut membuat aktivitas ekonomi di Kota Bandung ikut bergerak.

“Terima kasih ya, tadi malam di acara napak tilas Mahkota Binokasih menjadi lautan pecinta budaya. Saya tidak bisa menghitung jumlahnya, karena sejauh 3 kilometer tidak ada sejengkal tanah pun yang kosong,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip drai Instagram @dedimulyadi71, Minggu (17/5/2026).

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran masyarakat dalam jumlah besar memberikan dampak langsung terhadap tingkat okupansi hotel dan restoran di Kota Bandung.

“Yang jelas Bandung malam tadi hotel penuh, restoran-restoran penuh. Artinya ada hidup yang berputar,” tambahnya.

Baca Juga:  Cederai Empati Rakyat Miskin, DPRD Jabar Desak Dedi Mulyadi Hentikan 'Pesta' Milangkala Tatar Sunda!

Kirab Budaya Meriahkan Penutupan Milangkala Tatar Sunda

Rangkaian Milangkala Tatar Sunda sendiri telah berlangsung sejak 3 Mei 2026 di Kabupaten Sumedang dan resmi berakhir di Kota Bandung pada 16 Mei 2026 malam.

Penutupan acara ditandai dengan gelaran kirab budaya yang dimulai dari Kiara Artha Park, kemudian melintasi Jalan Jakarta, Jalan Supratman, dan berakhir di Jalan Diponegoro (Gedung Sate).

Kepala BKD Jawa Barat sekaligus Ketua Panitia, Dedi Supandi, menjelaskan bahwa kirab budaya tersebut berlangsung pada pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB, dengan melibatkan seniman dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Tidak hanya dari Jawa Barat, sejumlah perwakilan budaya dari luar daerah juga turut ambil bagian.

“Selain itu, perwakilan dari luar Jawa Barat juga hadir seperti Aceh, DKI Jakarta, Surakarta, Yogyakarta, Ponorogo, Tegal, hingga Brebes,” ujarnya.

Baca Juga:  Kirab Milangkala Tatar Sunda, Nuansa Budaya Semarakkan Bandung

Mahkota Binokasih Asli Jadi Ikon Kirab

Salah satu daya tarik utama dalam kirab budaya tersebut adalah diaraknya Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang disebut sebagai mahkota asli, bukan replika.

Panitia memastikan bahwa artefak tersebut merupakan benda bersejarah yang memiliki nilai budaya tinggi bagi masyarakat Sunda.

“Itu asli, bukan replika. Yang ini 100 persen asli,” jelas Dedi

Selain pertunjukan budaya, panitia juga menyiapkan layanan medis di berbagai titik sepanjang rute kirab untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Lanjutan Acara di Gedung Sate

Puncak rangkaian Milangkala Tatar Sunda berlanjut pada Minggu (17/5/2026) malam melalui acara Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda yang digelar di area Parkir Barat Gedung Sate.

Seluruh rangkaian acara dapat disaksikan masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya.

Sorotan DPRD: Kritik Soal Sejarah dan Anggaran

Baca Juga:  Puncak HKN 2025, Dedi Mulyadi dan bank bjb Tegaskan Komitmen untuk Generasi Sehat

Di balik kemeriahan acara, gelaran Milangkala Tatar Sunda juga sempat mendapat sorotan dari DPRD Jawa Barat dalam rapat penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur 2025.

Anggota DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf, menilai terdapat persoalan dalam narasi sejarah yang digunakan dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyoroti transparansi anggaran yang dinilai belum sepenuhnya jelas.

Menurutnya, konsep sejarah yang dibawa dalam acara itu perlu ditinjau ulang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Selain itu, muncul pula pertanyaan terkait penggunaan anggaran yang disebut mencapai miliaran rupiah di beberapa titik kegiatan, yang dinilai perlu penjelasan lebih lanjut kepada publik.

Meski demikian, pemerintah provinsi menegaskan bahwa penyelenggaraan Milangkala Tatar Sunda bertujuan untuk melestarikan budaya Sunda sekaligus mendorong pergerakan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dedi mulyadi jabar Gedung Sate 2026 hotel Bandung penuh kirab budaya Bandung Milangkala Tatar Sunda restoran Bandung penuh wisata budaya Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Benarkah Agen LGBT Sudah Masuk Kampus Negeri? Menjawab Tuduhan yang Sedang Viral

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Juli 2026 Cair! PKH, BPNT, PIP hingga Beras 20 Kg Masuk Tahap 3

Kasus TH Makin Panjang! Usai Sekap YTR, Kini Dilaporkan Rampas Motor saat Jadi DC

Kuliti Profil Bupati Purwakarta Om Zein: Mantan Aktivis HMI dan Sarjana Agama yang Kini Diamuk Publik!

Buntut Lirik Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejat’, Bupati Purwakarta Om Zein Diancam UU ITE Hingga UU TPKS!

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Dituding Mengandung Stereotip, Om Zein Beberkan Asal-usul Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Viral di TikTok! Ini Fakta Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Bikin Warganet Penasaran
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.