bukamata.id – Tantangan menyebarkan nilai kebaikan di era Gen Z menuntut pendekatan yang tidak biasa. Menjawab kebutuhan tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung (Unisba) menginisiasi sebuah ruang diskusi interaktif bertajuk Dakwah Talk 2026 pada Rabu (13/5/2026). Mengusung tajuk utama “Dakwah In motion, On Air & On Trend”, forum ini berfokus pada optimalisasi platform digital sebagai medium syiar masa kini.
Pertemuan ini mengupas tuntas formula penyampaian konten keagamaan agar tampil lebih segar, komunikatif, dan memikat bagi generasi muda. Kendati dikemas modern mengikuti arus tren, para peserta ditekankan untuk tetap teguh memegang prinsip etika serta nilai-nilai luhur keislaman. Di era modern, jejaring sosial diakui memiliki daya tular yang masif untuk menggerakkan opini publik ke arah yang lebih positif.
Aji Mulki selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar pemenuhan program kerja dari Departemen Pendidikan dan Advokasi. Lebih dari itu, acara ini didesain sebagai laboratorium kreatif bagi mahasiswa agar lebih berani mengeksplorasi media sosial demi tujuan kebajikan.
Hadir sebagai narasumber, konten kreator Naufal Fatyu membagikan resep rahasia dalam memulai produksi konten. Ia mengajak audiens untuk menepis rasa ragu dan mulai bergerak lewat langkah-langkah kecil namun dilakukan secara terus-menerus. Dalam pemaparannya, ia mengenalkan formula KISS (Keep it Super Simple) sebagai fondasi awal merancang konsep di dunia maya.
“Mulailah dari yang sederhana, konsisten, dan tetap menjaga value. Karena pada akhirnya, karya akan sampai pada penikmatnya,” ujar Naufat Fatyu.
Tak cuma menyajikan teori dan obrolan santai, perhelatan ini juga menantang adrenalin para peserta lewat ajang content challenge. Kompetisi dadakan ini bertujuan untuk memantik langsung daya kreativitas mahasiswa dalam meramu pesan dakwah berbasis digital.
Melalui gelaran Dakwah Talk 2026, generasi muda diharapkan tidak lagi gagap terhadap arus teknologi, melainkan mampu menjadi pionir yang adaptif dalam menyulap linimasa digital menjadi oase informasi yang menyejukkan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










