Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Suhu Tembus 38°C, Gelombang Panas Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Kamis, 2 Juli 2026 17:32 WIB
Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Kamis, 2 Juli 2026 17:28 WIB

Dobrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Amankan Jasa Sandy Walsh dan Winger Bosnia

Kamis, 2 Juli 2026 17:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Suhu Tembus 38°C, Gelombang Panas Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
  • Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf
  • Dobrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Amankan Jasa Sandy Walsh dan Winger Bosnia
  • Jejak Kolonial di Bandung, Ini 5 Bangunan Bersejarah yang Masih Berdiri
  • Rekonstruksi Kasus TH Digelar, Tersangka Akui Seluruh Perbuatan di Enam TKP
  • Rumor Transfer Memanas: Persib Bandung Dikabarkan Capai Kesepakatan Verbal dengan Mariano Peralta
  • Hadiah Utama Rp50 Juta! KAI Tantang Kreator Indonesia Bikin Maskot Baru Lintas Generasi
  • Video KKN UPI Viral, Suarakan Kondisi Jembatan Cibayawak yang Terabaikan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Deretan Fakta Kasus Penyerangan Mahasiswi di Jatinangor: Polisi Tegaskan Bukan Begal Payudara

By Aga GustianaSabtu, 16 Mei 2026 11:17 WIB4 Mins Read
Kasus penyerangan mahasiswi di Jatinangor. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi kekerasan jalanan kembali meresahkan warga Jatinangor. Jagat maya dihebohkan oleh rekaman video amatir yang memperlihatkan detik-detik menegangkan seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial CG diserang oleh pria tak dikenal. Insiden mengerikan ini terjadi di sebuah gang sempit kawasan Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa (12/5/2026) malam.

Detik-Detik Mencekam Terekam Kamera Pemantau

Berdasarkan rekaman CCTV yang viral di media sosial, suasana malam yang sepi mendadak berubah drastis saat korban terlihat berlari sekencang mungkin karena ketakutan. Tepat di belakangnya, seorang pria pengendara sepeda motor memburu korban hingga masuk ke dalam gang.

Dalam kepanikannya, korban tersandung dan jatuh tersungkur di jalanan yang sempit. Bukannya menghentikan laju kendaraan, pelaku secara keji justru melindas tubuh mahasiswi tersebut dengan motornya sebelum akhirnya memacu kendaraan untuk melarikan diri.

Sebelum insiden pelindasan terjadi, korban diketahui baru saja membeli makanan di tepi jalan raya dan sedang berjalan kaki menuju tempat kosnya. Di tengah kepungan gang gelap, ia tiba-tiba dihadang oleh pelaku yang langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pisau. Pelaku menodong korban dan mengancamnya agar tidak berkutik.

Baca Juga:  GEGER! Pedagang Buah Keliling Jatinangor Bikin Komunitas Lari Nasional Syok, dr. Tirta Sampai Angkat Topi!

Korban yang syok memilih menyelamatkan diri dengan berlari masuk ke dalam gang sambil berteriak meminta pertolongan warga. Teriakan histeris tersebut diduga membuat pelaku panik, hingga nekat melindas tubuh korban yang sudah terjatuh sebelum akhirnya kabur dari lokasi.

Teka-Teki Motif: Bukan Pelecehan Maupun Begal Payudara

Pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan awal. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah tidak adanya barang berharga milik korban yang hilang dalam peristiwa tersebut. Polisi juga meluruskan simpang siur informasi di media sosial yang menyebutkan adanya aksi pelecehan seksual.

Kanit Reskrim Polsek Jatinangor, Ipda Hendi Setiawan, menegaskan situasi tersebut dari hasil interogasi awal dengan korban.

“Jadi berdasarkan keterangan dari korban, untuk barang-barang berharga tidak ada yang diambil oleh pelaku. Ada juga beredar kabar katanya begal payudara, tapi saat kita tanya korban mengaku tidak ada tindakan pelecehan,” ujar Hendi, dikutip Sabtu (16/5/2026).

Melihat dampak luka-luka yang dialami korban akibat hantaman kendaraan pelaku, pihak Polsek Jatinangor awalnya condong memasukkan kasus ini ke dalam ranah penganiayaan berat sembari terus melacak identitas pelaku lewat rekaman CCTV.

Baca Juga:  Dilema Bundaran Pangdam Jatinangor: Antara Taruhan Nyawa dan Urat Nadi Ekonomi yang Tercekik

“Nah yang paling jelas kita mungkin masuknya ke penganiayaan yah karena korban mengalami luka akibat dilindas oleh motor. Mungkin itu yang paling masuk,” katanya.

“Sejauh ini kita sudah mengecek CCTV yang bertujuan untuk mengetahui identitas dari pelaku. Kita masih menyelidiki motif pasti pelaku melakukan tindakan tersebut,” ungkapnya.

Tim Gabungan Amankan Senjata Tajam dan Periksa 12 Rekaman CCTV

Penyelidikan kasus ini kini mendapatkan asistensi penuh dari Satreskrim Polres Sumedang dan Ditkrimum Polda Jabar. Di lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan satu buah pisau yang diduga kuat terjatuh saat pelaku melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, memberikan keterangan resmi terkait temuan alat bukti tersebut di Mapolsek Jatinangor pada Kamis (14/5/2026).

“Senjata tajam sudah kami amankan di TKP. Untuk senjata tajam tertinggal di TKP,” ujar Tanwin.

Selain mengamankan senjata tajam, tim penyidik juga bergerak menyisir lingkungan sekitar dan berhasil mengumpulkan belasan rekaman kamera pengawas untuk melacak rute pelarian pelaku.

Baca Juga:  Pulang Malam Jadi Maut! Mahasiswi Unpad Diserang OTK di Jatinangor

“Rekaman CCTV sudah 12 rekaman CCTV kami amankan dan akan kami pelajari. Untuk sekarang kami masih memburu pelaku,” kata Tanwin.

Berbeda dengan dugaan awal penganiayaan, tim gabungan Polres Sumedang dan Polda Jabar justru mengidentifikasi kasus ini sebagai aksi percobaan perampokan atau pembegalan yang gagal.

“Untuk pelaku diduga melakukan percobaan pencurian dengan kekerasan. Kami tekankan ini bukan begal payudara dan ini murni percobaan pencurian dengan kekerasan,” pungkasnya.

Kendala Penyelidikan: Korban Belum Bersedia Bikin Laporan Resmi

Meski kepolisian sudah bergerak masif mengusut kasus ini, aparat penegak hukum menghadapi kendala prosedural di lapangan. Hingga saat ini, mahasiswi yang menjadi korban penyerangan tersebut masih belum bersedia memberikan laporan kepolisian secara resmi. Pihak penyidik masih terus melakukan pendekatan persuasif agar korban mau melapor demi kelancaran proses hukum ke depan.

“Tapi yang jelas kalau korban sampai dengan saat ini belum berkenan untuk membuat laporan resmi kepada kita. Kita masih membujuk korban agar membuat laporan agar proses bisa dilanjutkan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Begal Jatinangor CCTV viral Jatinangor Kriminal Sumedang mahasiswi Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Rekonstruksi Kasus TH Digelar, Tersangka Akui Seluruh Perbuatan di Enam TKP

Video KKN UPI Viral, Suarakan Kondisi Jembatan Cibayawak yang Terabaikan

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Disomasi Lembaga Hukum Jabar, Bupati Purwakarta Minta Netizen Baca Syair Lagunya Secara Utuh

Tinggal Selangkah Lagi, Jawa Barat Bakal Resmi Ganti Nama Jadi Provinsi Sunda?

Bukan Maling! Viral Pria Dibungkus Lakban Mirip Teletubbies Ternyata Cuma Demi Konten

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Viral di TikTok! Ini Fakta Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Bikin Warganet Penasaran
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.