Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Duka Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah Jadi 75 Orang, Pengungsi Nyaris 93 Ribu

Kamis, 20 Agustus 2026 19:32 WIB

Porsi Barbar, Topping Berlimpah! Bubur Ayam Kang Dedi Jadi Buruan Sarapan di Bandung

Kamis, 20 Agustus 2026 19:02 WIB

BUMD Jabar dalam Cengkeraman Politik Akomodatif: Ketika Janji Dedi Mulyadi ‘Tanpa Bagi-bagi Jabatan’ Terpatahkan

Kamis, 20 Agustus 2026 18:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Duka Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah Jadi 75 Orang, Pengungsi Nyaris 93 Ribu
  • Porsi Barbar, Topping Berlimpah! Bubur Ayam Kang Dedi Jadi Buruan Sarapan di Bandung
  • BUMD Jabar dalam Cengkeraman Politik Akomodatif: Ketika Janji Dedi Mulyadi ‘Tanpa Bagi-bagi Jabatan’ Terpatahkan
  • Misi Kampiun Berturut-turut: Mikel Arteta di Ambang Sejarah Mengikuti Tiga Nama Legendaris Liga Inggris
  • Janggal! Thom Haye Absen Saat Persib Rayakan Juara, Akun Instagramnya Ikut Hilang
  • Bansos Tahap 3 Agustus 2026 Masih Cair! Cek PKH dan BPNT Pakai NIK KTP di Sini
  • Indonesia Waspada Karhutla: BMKG Petakan 4 Provinsi Berstatus Siaga Merah
  • Bukan Sekali! TV Hotel WYBS Bandung Digondol Dua Hari Berturut-turut, Polisi Buru Pelaku
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 20 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Air Mata Terakhir sang Raja Joga Bonito: Neymar Resmi Pensiun Setelah Dihancurkan Haaland!

By SusanaSenin, 6 Juli 2026 14:37 WIB4 Mins Read
Neymar resmi pensiun dari Timnas Brasil setelah kalah 1-2 dari Norwegia di Piala Dunia 2026. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah era resmi berakhir di panggung sepak bola dunia. Bintang besar Neymar Jr mengumumkan pensiun dari tim nasional Brasil pada usia 34 tahun, menutup perjalanan panjangnya sebagai ikon “joga bonito” modern yang mewarnai sepak bola dunia selama lebih dari satu dekade.

Keputusan emosional tersebut terjadi setelah Piala Dunia 2026 menjadi panggung terakhirnya bersama Selecao, usai Brasil tersingkir di babak 16 besar oleh Norwegia dengan skor 1-2, Senin (6/7/2026) dini hari WIB.

Di tengah kekalahan itu, Neymar tetap mencatatkan namanya di papan skor lewat gol penalti pada masa injury time, yang kemudian menjadi gol terakhirnya untuk Brasil.

Air Mata di MetLife Stadium: “The Last Dance” Neymar

Laga di MetLife Stadium berubah menjadi panggung emosional. Seusai peluit panjang, Neymar tak mampu menahan tangis. Ia terjatuh di lapangan sebelum kemudian dipeluk rekan-rekan setimnya.

Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya perjalanan panjang seorang pemain yang selama ini menjadi wajah utama sepak bola Brasil modern.

Meski Brasil kalah 1-2, Neymar tetap meninggalkan lapangan dengan satu gol yang sekaligus menandai akhir karier internasionalnya.

Perjalanan Panjang Sang Ikon Brasil

Neymar bukan sekadar pemain. Ia adalah simbol generasi baru Brasil setelah era Ronaldinho dan Kaka.

Lahir di Mogi das Cruzes, São Paulo, Neymar tumbuh dalam keterbatasan ekonomi. Ayahnya yang juga mantan pesepak bola bekerja sebagai sopir truk untuk menopang keluarga.

Sejak kecil, Neymar sudah akrab dengan sepak bola jalanan. Ia sering bermain tanpa sepatu, namun justru dari situ lahir kelincahan, kecepatan, dan kreativitas yang kelak membuatnya dikenal dunia.

Perjalanan profesionalnya dimulai dari akademi Santos FC, sebelum akhirnya naik ke tim utama pada usia 17 tahun.

Karier Gemilang: Santos, Barcelona, hingga PSG

Nama Neymar mulai bersinar ketika membela Santos. Ia membawa klub tersebut menjuarai Copa Libertadores 2011, sebuah pencapaian yang mengangkat namanya ke panggung dunia.

Pada 2013, Neymar hijrah ke FC Barcelona, dan langsung menjadi bagian dari trio maut bersama Lionel Messi dan Luis Suárez.

Di Barcelona, ia meraih berbagai gelar bergengsi termasuk:

  • Liga Champions UEFA 2014/2015
  • Tiga gelar La Liga
  • Copa del Rey

Tahun 2017 menjadi titik terbesar dalam karier klubnya saat pindah ke Paris Saint-Germain dengan nilai transfer termahal dunia saat itu, mencapai €222 juta.

Di PSG, Neymar tetap menjadi pusat permainan, meski kerap diganggu cedera.

Rekor dan Prestasi Internasional Neymar

Bersama Timnas Brasil, Neymar mencatatkan:

  • 130 penampilan
  • 80 gol
  • 59 assist
  • Top skor sepanjang masa Brasil

Ia juga mempersembahkan:

  • Emas Olimpiade Rio 2016
  • Copa America 2019
  • Tampil di 4 edisi Piala Dunia

Meski begitu, satu hal yang selalu luput dari genggamannya adalah trofi Piala Dunia senior—ambisi terbesar yang tak pernah tercapai.

Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir yang Pahit

Piala Dunia 2026 menjadi perjalanan yang singkat dan berat bagi Neymar. Ia hanya bermain selama 37 menit di fase grup sebelum kembali tampil di laga hidup-mati melawan Norwegia.

Brasil sebenarnya tampil agresif, namun justru Norwegia yang lebih efektif.

Dan satu nama menjadi mimpi buruk Selecao: Erling Haaland.

Haaland Jadi Mimpi Buruk Brasil

Striker Norwegia itu tampil menentukan dengan dua gol ke gawang Brasil:

  • Menit 79: sundulan mematikan dari umpan silang
  • Menit 90: penyelesaian kaki kiri yang memastikan kemenangan

Brasil sempat mendapat harapan lewat penalti Neymar di menit 90+10, namun itu tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan 1-2.

Haaland menjadi simbol ketajaman Norwegia sekaligus “penghenti” langkah Brasil di turnamen ini.

Statistik Pertandingan Brasil vs Norwegia

Brasil vs Norwegia berlangsung dramatis:

  • Brasil gagal memanfaatkan 2 penalti
  • Norwegia mencetak gol dari peluang efektif
  • Neymar mencetak gol terakhir karier internasionalnya
  • Haaland mencetak brace penentu kemenangan

Hasil ini mengakhiri perjalanan Brasil di babak 16 besar.

Warisan Neymar: Lebih dari Sekadar Statistik

Meski tak pernah mengangkat trofi Piala Dunia, Neymar tetap meninggalkan warisan besar dalam sejarah sepak bola Brasil.

Ia dikenal sebagai:

  • Dribbler terbaik generasinya
  • Kreator serangan utama Selecao
  • Pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil
  • Simbol “joga bonito” modern

Dari jalanan Mogi das Cruzes hingga panggung dunia, perjalanan Neymar adalah kisah tentang bakat, tekanan, dan keteguhan.

Era Baru Brasil Tanpa Neymar

Kepergian Neymar menandai akhir satu generasi emas Brasil. Kini, Selecao harus mencari wajah baru untuk melanjutkan estafet kejayaan mereka di panggung dunia.

Namun satu hal pasti, nama Neymar akan selalu tercatat dalam sejarah sebagai salah satu pemain paling berpengaruh yang pernah dimiliki Brasil.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Brasil vs Norwegia Erling Haaland FC Barcelona Neymar Piala Dunia 2026 Timnas Brasil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misi Kampiun Berturut-turut: Mikel Arteta di Ambang Sejarah Mengikuti Tiga Nama Legendaris Liga Inggris

Terbongkar! Di Balik Isu Mualaf Roberto Carlos & Deretan Bintang Bola Dunia yang Pilih Masuk Islam

US Open 2026: Bisakah Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara Mereka? 

Legenda Timnas Brasil Roberto Carlos Jadi Mualaf?

Resmi! Tijjani Reijnders Tinggalkan Man City Setelah Semusim, Al Qadsiah Tebus Rp1,4 Triliun

Tikung PSG di Detik Akhir, Aston Villa Resmi Amankan Tanda Tangan Zion Suzuki

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.