bukamata.id – Media sosial kembali diramaikan dengan kabar yang menyebut Lala, asisten pribadi Raffi Ahmad, diangkat sebagai Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN). Isu ini dengan cepat menyebar dan memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.
Namun, setelah dilakukan penelusuran, informasi tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.
Viral Berawal dari Isu Jabatan Asisten Raffi Ahmad
Kabar ini mencuat di tengah sorotan publik terhadap Mufli Budi Ananda, asisten Raffi Ahmad lainnya, yang sebelumnya disebut menjabat sebagai Komisaris PT Krakatau Posco. Isu tersebut sempat menuai kritik karena dianggap tidak sesuai dengan latar belakang dan pengalaman di bidang industri.
Dari situ, muncul narasi lanjutan yang menyeret nama Lala sebagai asisten Raffi Ahmad lainnya yang diklaim mendapat jabatan di lembaga negara, yakni Wakil Ketua Badan Gizi Nasional.
Bahkan, sejumlah warganet menilai keterlibatan orang-orang dekat figur publik di jabatan strategis pemerintahan sebagai bentuk “makelar jabatan”. Namun hingga kini, tidak ada bukti resmi yang mendukung klaim tersebut.
Foto Viral Ternyata Hasil Rekayasa AI
Isu ini semakin viral setelah beredar foto Lala mengenakan seragam dengan tulisan “Wakil Ketua BGN”. Foto tersebut banyak dibagikan di media sosial dan memicu perdebatan publik.
Namun hasil penelusuran menunjukkan bahwa gambar tersebut bukan foto asli, melainkan hasil rekayasa berbasis kecerdasan buatan (AI).
Tidak ditemukan pernyataan resmi maupun pengumuman dari situs atau kanal resmi Badan Gizi Nasional terkait pengangkatan Lala dalam jabatan tersebut.
Struktur Resmi Jabatan BGN
Hingga saat ini, posisi pimpinan di Badan Gizi Nasional diisi oleh pejabat resmi yang telah ditetapkan. Dua nama yang tercatat menjabat sebagai Wakil Kepala BGN adalah Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn.) Trenggono.
Dengan demikian, klaim mengenai Lala sebagai Wakil Ketua BGN tidak memiliki dasar resmi dan tidak tercantum dalam struktur organisasi pemerintah.
Lala Masih Aktif Sebagai Asisten Pribadi
Di tengah isu yang beredar, Lala sendiri diketahui masih aktif menjalankan tugasnya sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad.
Tidak ada perubahan status pekerjaan maupun keterlibatan dalam struktur pemerintahan sebagaimana yang ramai dibicarakan di media sosial.
Imbauan: Waspada Hoaks di Media Sosial
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang beredar di platform media sosial.
Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Dengan maraknya konten berbasis manipulasi visual seperti AI, literasi digital menjadi semakin penting untuk mencegah penyebaran hoaks yang dapat menyesatkan publik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










