Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dandanan Sel Mewah Pakai Dana Napi, Irjen Kemen Imipas Ungkap Peran Indra Kenz di Lapas Cibinong

Senin, 5 Oktober 2026 14:45 WIB
Ilustrasi razia PSK

Bejat! Tiga Pelajar SMA di Cianjur Dijual Jadi PSK Online

Senin, 5 Oktober 2026 14:30 WIB

Lepas dari Masalah Parkir Sempit, Samsat Pajajaran Resmi Pindah ke Pusdai Jabar

Senin, 5 Oktober 2026 14:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dandanan Sel Mewah Pakai Dana Napi, Irjen Kemen Imipas Ungkap Peran Indra Kenz di Lapas Cibinong
  • Bejat! Tiga Pelajar SMA di Cianjur Dijual Jadi PSK Online
  • Lepas dari Masalah Parkir Sempit, Samsat Pajajaran Resmi Pindah ke Pusdai Jabar
  • Siaga Musim Hujan, Wali Kota Bandung Kerahkan Seluruh Wilayah Bersihkan Drainase
  • Revitalisasi Pasar Ciroyom Dimulai, Pemkot Bandung Pastikan Legalitas Lahan Aman
  • Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Catat Jam Mainnya Malam Ini
  • BSU 2026 Rp900 Ribu Bakal Diterima Sekaligus, Siapa Saja yang Berhak?
  • Wali Kota Buka Suara soal Polemik Harga Sewa dan Penyegelan Kios Pasar Ciroyom
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 5 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aktivitas Dunia Usaha RI Melambat di Kuartal I-2025, Terendah dalam Hampir 3 Tahun

By Aga GustianaMinggu, 27 April 2025 08:35 WIB2 Mins Read
Ilustrasi. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bank Indonesia (BI) baru-baru ini merilis hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) untuk periode kuartal I-2025. Laporan tersebut menunjukkan bahwa meskipun aktivitas dunia usaha secara umum masih berada dalam tren positif, namun terjadi perlambatan yang signifikan dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Saldo Bersih Tertimbang (SBT), indikator utama dalam SKDU yang mencerminkan kondisi kegiatan usaha, tercatat sebesar 7,63% pada kuartal I-2025. Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup tajam jika dibandingkan dengan SBT pada kuartal IV-2024 yang mencapai 12,46% dan kuartal I-2024 sebesar 14,11%.

Menariknya, angka SBT 7,63% ini merupakan yang terendah sejak kuartal I-2021. Bahkan, jika kita mengecualikan periode pandemi Covid-19 yang penuh gejolak, capaian ini menjadi yang terendah sejak kuartal IV-2018, menandakan adanya tren penurunan aktivitas usaha dalam beberapa waktu terakhir.

Meskipun demikian, laporan BI mencatat bahwa beberapa sektor usaha masih menunjukkan kinerja positif. Sektor Jasa Keuangan mencatatkan SBT tertinggi, diikuti oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, serta sektor Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor.

Baca Juga:  Jadwal Pertandingan Piala Dunia U-17 Hari Pertama: Indonesia Vs Ekuador

BI menjelaskan bahwa kinerja positif pada sektor-sektor ini sejalan dengan musim panen di wilayah lumbung pangan nasional serta peningkatan aktivitas selama bulan Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.

Baca Juga:  Keren! Indonesia Raih Juara FIFAe World Cup Football Manager 2024

Dari sisi kapasitas produksi, tercatat peningkatan tipis menjadi 73,25% pada kuartal I-2025, naik dari 72,91% pada kuartal sebelumnya. Namun, angka ini masih di bawah capaian kuartal I-2024 yang sebesar 73,61%.

Peningkatan kapasitas produksi ini terutama didorong oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha secara umum dinilai tetap baik, terutama dalam aspek likuiditas dan rentabilitas, dengan akses kredit yang masih tergolong mudah.

Kabar baiknya, pelaku dunia usaha memiliki ekspektasi yang cukup optimis untuk kuartal II-2025. BI memperkirakan SBT akan melonjak menjadi 15,35%, yang jika terealisasi, akan menjadi angka tertinggi sejak kuartal II-2024.

Baca Juga:  Pemain Malaysia Menangis di Lapangan: Pesta Setengah Lusin Gol Dihancurkan Amukan 9 Gol Indonesia

Peningkatan ini diproyeksikan akan bersumber utama dari sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, didukung oleh kondisi cuaca yang lebih baik, ketersediaan sarana produksi dan kapasitas penyimpanan yang memadai, serta permintaan pasar yang terjaga.

Dengan adanya perlambatan pada kuartal I-2025 dan harapan pemulihan di kuartal berikutnya, perkembangan dunia usaha akan menjadi perhatian penting dalam dinamika perekonomian nasional ke depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bank Indonesia Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dandanan Sel Mewah Pakai Dana Napi, Irjen Kemen Imipas Ungkap Peran Indra Kenz di Lapas Cibinong

Ilustrasi razia PSK

Bejat! Tiga Pelajar SMA di Cianjur Dijual Jadi PSK Online

Lepas dari Masalah Parkir Sempit, Samsat Pajajaran Resmi Pindah ke Pusdai Jabar

Siaga Musim Hujan, Wali Kota Bandung Kerahkan Seluruh Wilayah Bersihkan Drainase

Revitalisasi Pasar Ciroyom Dimulai, Pemkot Bandung Pastikan Legalitas Lahan Aman

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU 2026 Rp900 Ribu Bakal Diterima Sekaligus, Siapa Saja yang Berhak?

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.