Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Senin, 18 Mei 2026 22:03 WIB

Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan

Senin, 18 Mei 2026 21:38 WIB

Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta

Senin, 18 Mei 2026 21:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
  • Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!
  • Catat dan Simpan! Inilah Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026, Dari A Sampai L
  • GILA! Striker Persija Ini Bisa Pindah ke Persib, Transfer Rival Panas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aktivitas Dunia Usaha RI Melambat di Kuartal I-2025, Terendah dalam Hampir 3 Tahun

By Aga GustianaMinggu, 27 April 2025 08:35 WIB2 Mins Read
Ilustrasi. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bank Indonesia (BI) baru-baru ini merilis hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) untuk periode kuartal I-2025. Laporan tersebut menunjukkan bahwa meskipun aktivitas dunia usaha secara umum masih berada dalam tren positif, namun terjadi perlambatan yang signifikan dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Saldo Bersih Tertimbang (SBT), indikator utama dalam SKDU yang mencerminkan kondisi kegiatan usaha, tercatat sebesar 7,63% pada kuartal I-2025. Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup tajam jika dibandingkan dengan SBT pada kuartal IV-2024 yang mencapai 12,46% dan kuartal I-2024 sebesar 14,11%.

Menariknya, angka SBT 7,63% ini merupakan yang terendah sejak kuartal I-2021. Bahkan, jika kita mengecualikan periode pandemi Covid-19 yang penuh gejolak, capaian ini menjadi yang terendah sejak kuartal IV-2018, menandakan adanya tren penurunan aktivitas usaha dalam beberapa waktu terakhir.

Meskipun demikian, laporan BI mencatat bahwa beberapa sektor usaha masih menunjukkan kinerja positif. Sektor Jasa Keuangan mencatatkan SBT tertinggi, diikuti oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, serta sektor Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor.

Baca Juga:  Prabowo Yakin Bisa Wujudkan Swasembada Pangan Paling Lambat 4-5 Tahun

BI menjelaskan bahwa kinerja positif pada sektor-sektor ini sejalan dengan musim panen di wilayah lumbung pangan nasional serta peningkatan aktivitas selama bulan Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.

Baca Juga:  Awal Mula Kecoak Masuk dan Berkembang di Indonesia

Dari sisi kapasitas produksi, tercatat peningkatan tipis menjadi 73,25% pada kuartal I-2025, naik dari 72,91% pada kuartal sebelumnya. Namun, angka ini masih di bawah capaian kuartal I-2024 yang sebesar 73,61%.

Peningkatan kapasitas produksi ini terutama didorong oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha secara umum dinilai tetap baik, terutama dalam aspek likuiditas dan rentabilitas, dengan akses kredit yang masih tergolong mudah.

Kabar baiknya, pelaku dunia usaha memiliki ekspektasi yang cukup optimis untuk kuartal II-2025. BI memperkirakan SBT akan melonjak menjadi 15,35%, yang jika terealisasi, akan menjadi angka tertinggi sejak kuartal II-2024.

Baca Juga:  Salsa Erwina: Penjara Gagal Bikin Koruptor Jera, Saatnya Sita Aset Mereka

Peningkatan ini diproyeksikan akan bersumber utama dari sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, didukung oleh kondisi cuaca yang lebih baik, ketersediaan sarana produksi dan kapasitas penyimpanan yang memadai, serta permintaan pasar yang terjaga.

Dengan adanya perlambatan pada kuartal I-2025 dan harapan pemulihan di kuartal berikutnya, perkembangan dunia usaha akan menjadi perhatian penting dalam dinamika perekonomian nasional ke depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bank Indonesia bisnis dunia usaha Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!

Tragis! Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Ditemukan Tewas di Batujajar

Bikin Malu Tuan Rumah! Peselancar Putri Indonesia Ini Cetak Rekor yang Belum Pernah Ada!

Klarifikasi Atau Settingan? Misteri Pria Gondrong Demo Pati di Kantor Intel Kodim!

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.