Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 20 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Cairkan hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Kumpulan Kode Redeem FF 20 Agustus 2026 Terbaru: Klaim Skin & Diamond Gratis Hari Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 01:00 WIB

Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Cek Kalender Hijriah 1448 H dan Daftar Tanggal Merahnya

Rabu, 19 Agustus 2026 20:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis 20 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Cairkan hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini
  • Kumpulan Kode Redeem FF 20 Agustus 2026 Terbaru: Klaim Skin & Diamond Gratis Hari Ini
  • Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Cek Kalender Hijriah 1448 H dan Daftar Tanggal Merahnya
  • Tikung PSG di Detik Akhir, Aston Villa Resmi Amankan Tanda Tangan Zion Suzuki
  • Skandal Pancatera: Jual Narasi Kritis, Tapi ‘Pesta’ di Istana? Netizen Merasa Dikhianati!
  • Modal Tampil di Bali, Fitrah Maulana Siap Bersaing di Skuad Utama Persib
  • ASUS ExpertBook Ultra Jadi Flagship Laptop Bisnis dengan Performa AI dan Keamanan Enterprise
  • Boyong Trofi Dewata Challenge Series 2026, Skuad Persib disambut Hangat Bobotoh di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 20 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aktivitas Dunia Usaha RI Melambat di Kuartal I-2025, Terendah dalam Hampir 3 Tahun

By Aga GustianaMinggu, 27 April 2025 08:35 WIB2 Mins Read
Ilustrasi. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bank Indonesia (BI) baru-baru ini merilis hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) untuk periode kuartal I-2025. Laporan tersebut menunjukkan bahwa meskipun aktivitas dunia usaha secara umum masih berada dalam tren positif, namun terjadi perlambatan yang signifikan dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Saldo Bersih Tertimbang (SBT), indikator utama dalam SKDU yang mencerminkan kondisi kegiatan usaha, tercatat sebesar 7,63% pada kuartal I-2025. Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup tajam jika dibandingkan dengan SBT pada kuartal IV-2024 yang mencapai 12,46% dan kuartal I-2024 sebesar 14,11%.

Menariknya, angka SBT 7,63% ini merupakan yang terendah sejak kuartal I-2021. Bahkan, jika kita mengecualikan periode pandemi Covid-19 yang penuh gejolak, capaian ini menjadi yang terendah sejak kuartal IV-2018, menandakan adanya tren penurunan aktivitas usaha dalam beberapa waktu terakhir.

Meskipun demikian, laporan BI mencatat bahwa beberapa sektor usaha masih menunjukkan kinerja positif. Sektor Jasa Keuangan mencatatkan SBT tertinggi, diikuti oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, serta sektor Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor.

BI menjelaskan bahwa kinerja positif pada sektor-sektor ini sejalan dengan musim panen di wilayah lumbung pangan nasional serta peningkatan aktivitas selama bulan Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.

Dari sisi kapasitas produksi, tercatat peningkatan tipis menjadi 73,25% pada kuartal I-2025, naik dari 72,91% pada kuartal sebelumnya. Namun, angka ini masih di bawah capaian kuartal I-2024 yang sebesar 73,61%.

Peningkatan kapasitas produksi ini terutama didorong oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha secara umum dinilai tetap baik, terutama dalam aspek likuiditas dan rentabilitas, dengan akses kredit yang masih tergolong mudah.

Kabar baiknya, pelaku dunia usaha memiliki ekspektasi yang cukup optimis untuk kuartal II-2025. BI memperkirakan SBT akan melonjak menjadi 15,35%, yang jika terealisasi, akan menjadi angka tertinggi sejak kuartal II-2024.

Peningkatan ini diproyeksikan akan bersumber utama dari sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, didukung oleh kondisi cuaca yang lebih baik, ketersediaan sarana produksi dan kapasitas penyimpanan yang memadai, serta permintaan pasar yang terjaga.

Dengan adanya perlambatan pada kuartal I-2025 dan harapan pemulihan di kuartal berikutnya, perkembangan dunia usaha akan menjadi perhatian penting dalam dinamika perekonomian nasional ke depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bank Indonesia bisnis dunia usaha Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Skandal Pancatera: Jual Narasi Kritis, Tapi ‘Pesta’ di Istana? Netizen Merasa Dikhianati!

Polemik Siswa SMP Nambal Lapangan: Antara Dugaan Eksploitasi & Budaya Gotong Royong!

gempa

Ribuan Gempa Susulan Masih Guncang Flores, Korban Jiwa Tembus 70 Orang

Dedi Mulyadi Beberkan PR Jabar di Usia 81 Tahun, dari Lapangan Kerja hingga Lingkungan

ilustrasi gempa

Bandung Kembali Digoyang Gempa Pagi Ini, BMKG Ungkap Pemicunya

Dinilai Kurang Empati, Ucapan Dedi Mulyadi ke Maba Unpad Keisha Soal ‘Tak Bisa Pilih Nasib’ Tuai Kritik

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.