Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
BSU cair

Resmi dari Kemnaker! BSU 2026 Rp900 Ribu Disalurkan Lewat Himbara dan Pos

Jumat, 6 November 2026 21:00 WIB

Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal

Jumat, 6 November 2026 19:46 WIB

Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?

Jumat, 6 November 2026 19:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi dari Kemnaker! BSU 2026 Rp900 Ribu Disalurkan Lewat Himbara dan Pos
  • Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal
  • Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?
  • Jatuh Bangun Jerome Polin: Dulu Diangkat Raffi Ahmad, Kini Sindiran Hoaks Berujung Drama Panas!
  • Geger! Rekaman 4 Video Egar dan Fina Banyuwangi Dibocorkan, Ternyata Ini Isi Aslinya!
  • Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla
  • Kapan BSU 2026 Rp 900 Ribu Cair? Kemnaker Beri Bocoran Tahapan Anggaran di Kemenkeu
  • Angin Segar Bagi PPPK Fungsional dan Paruh Waktu: Pemerintah Buka Peluang Jalur Seleksi CPNS Mulai 2027
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Salsa Erwina: Penjara Gagal Bikin Koruptor Jera, Saatnya Sita Aset Mereka

By Aga GustianaKamis, 18 September 2025 06:49 WIB3 Mins Read
Aktivis Diaspora, Salsa Erwina.
Aktivis Diaspora, Salsa Erwina. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aktivis diaspora, Salsa Erwina, menegaskan pentingnya segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset sebagai salah satu upaya nyata memberantas korupsi dan mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat.

Menurutnya, meskipun Indonesia kaya akan sumber daya alam, masih ada sekitar 68 persen masyarakat hidup dalam kondisi miskin dengan penghasilan kurang dari 8 dolar AS per hari berdasarkan data World Bank.

“RUU perampasan aset adalah salah satu yang benar-benar kita inginkan untuk segera bisa diwujudkan. Padahal kekayaan alam kita itu sangat melimpah banget, tapi kok bisa rakyatnya miskin? Ya karena kekayaannya dirampok dan tidak ada pemerataan,” ujar Salsa dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Kamis (18/9/2025).

Koruptor Tidak Jera Hanya dengan Hukuman Penjara

Salsa menilai hukuman penjara tidak cukup memberikan efek jera bagi koruptor di Indonesia. Ia mencontohkan kasus besar seperti Gayus Tambunan, yang meski divonis hukuman, tetap bisa menikmati fasilitas mewah di dalam penjara.

Baca Juga:  Serentetan Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia: Murni Kebetulan atau Ada Pemicu Tak Terduga?

“Orang yang korupsi sudah sebesar itu, sekarang mereka bisa enak-enakan saja di penjara enam tahun, tujuh tahun, bahkan 15 tahun, tapi keluarganya masih hidup kaya raya. Jadi ini tidak memberikan efek jera terhadap para koruptor,” katanya.

Karena itu, ia menilai perampasan aset lebih tepat sasaran. “Koruptor itu orang yang maruk, tidak pernah puas. Kalau sampai terbukti korupsi, semuanya harus disita,” lanjut Salsa.

Mengembalikan Kekayaan Negara kepada Rakyat

Lebih jauh, Salsa mengutip penjelasan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut RUU ini juga bisa menjerat aset koruptor yang melarikan diri ke luar negeri. Negara dapat menahan aset tersebut hingga ada putusan hukum yang sah.

Baca Juga:  Persib Bandung Wakili Indonesia di AFC Champions League Two, Harus Lewati Babak Play-off

“Kalau memang dia benar, bisa dikembalikan. Kalau salah, asetnya ditahan untuk negara. Nah, ini yang penting supaya kekayaan negara bisa balik lagi ke rakyat,” jelasnya.

Namun, ia juga menekankan soal transparansi penggunaan aset sitaan. “Kita tidak mau nanti aset yang sudah disita malah dijual atau dibagi-bagi di antara mereka lagi. Harus jelas untuk apa, misalnya membangun rumah sakit, sekolah, atau mendukung program pemerintah lain,” tambahnya.

Perbaikan Kepercayaan Publik dan Iklim Investasi

Selain memberantas korupsi, Salsa menilai RUU ini juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap hukum. Pasalnya, Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia saat ini masih di angka 37 dari 100, menunjukkan tingginya persepsi korupsi.

“Kita perlu mengembalikan kepercayaan rakyat kepada aparat penegak hukum. Selama ini publik sudah terlalu sering kecewa,” ujarnya.

Baca Juga:  Daftar 10 Negara Paling Korup di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Menurut Salsa, keberadaan RUU ini juga akan memperbaiki citra Indonesia di mata internasional. Banyak investor asing, kata dia, lebih memilih menanamkan modal di Vietnam atau China karena kedua negara itu dikenal tegas dalam pemberantasan korupsi.

“Investasi nggak akan mau masuk kalau korupsi masih terjadi besar-besaran. Kalau mau buka usaha saja harus nyogok sana-sini, ngapain? Lebih baik ke negara yang serius melawan korupsi,” tegasnya.

Seruan Mengawal RUU

Di akhir pernyataannya, Salsa mengajak publik untuk bersama-sama mengawal pengesahan RUU Perampasan Aset agar benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Yuk, kita kawal terus sampai RUU ini bisa segera disahkan. Koruptor bukan cuma masuk penjara, tapi juga harus mengembalikan harta-hartanya kepada rakyat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indonesia Salsa Erwina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal

Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?

Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla

Aksi Begal Todong Pistol di Cangkuang Bandung Viral, Pelaku Utama Ternyata Masih 17 Tahun

CPNS

Resmi! Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS 2026 Mulai November

Bukan Orang Sembarangan! Rahasia Gadis Bukittinggi Ini Disegani Para Syekh Besar Universitas Al-Azhar

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.