Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Garena Free Fire

Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus

Rabu, 17 Juni 2026 01:00 WIB

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB

Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer

Selasa, 16 Juni 2026 20:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Salsa Erwina: Penjara Gagal Bikin Koruptor Jera, Saatnya Sita Aset Mereka

By Aga GustianaKamis, 18 September 2025 06:49 WIB3 Mins Read
Aktivis Diaspora, Salsa Erwina.
Aktivis Diaspora, Salsa Erwina. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aktivis diaspora, Salsa Erwina, menegaskan pentingnya segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset sebagai salah satu upaya nyata memberantas korupsi dan mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat.

Menurutnya, meskipun Indonesia kaya akan sumber daya alam, masih ada sekitar 68 persen masyarakat hidup dalam kondisi miskin dengan penghasilan kurang dari 8 dolar AS per hari berdasarkan data World Bank.

“RUU perampasan aset adalah salah satu yang benar-benar kita inginkan untuk segera bisa diwujudkan. Padahal kekayaan alam kita itu sangat melimpah banget, tapi kok bisa rakyatnya miskin? Ya karena kekayaannya dirampok dan tidak ada pemerataan,” ujar Salsa dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Kamis (18/9/2025).

Koruptor Tidak Jera Hanya dengan Hukuman Penjara

Salsa menilai hukuman penjara tidak cukup memberikan efek jera bagi koruptor di Indonesia. Ia mencontohkan kasus besar seperti Gayus Tambunan, yang meski divonis hukuman, tetap bisa menikmati fasilitas mewah di dalam penjara.

Baca Juga:  Pertama Kalinya, Indonesia Punya Akun Resmi di Instagram

“Orang yang korupsi sudah sebesar itu, sekarang mereka bisa enak-enakan saja di penjara enam tahun, tujuh tahun, bahkan 15 tahun, tapi keluarganya masih hidup kaya raya. Jadi ini tidak memberikan efek jera terhadap para koruptor,” katanya.

Karena itu, ia menilai perampasan aset lebih tepat sasaran. “Koruptor itu orang yang maruk, tidak pernah puas. Kalau sampai terbukti korupsi, semuanya harus disita,” lanjut Salsa.

Mengembalikan Kekayaan Negara kepada Rakyat

Lebih jauh, Salsa mengutip penjelasan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut RUU ini juga bisa menjerat aset koruptor yang melarikan diri ke luar negeri. Negara dapat menahan aset tersebut hingga ada putusan hukum yang sah.

Baca Juga:  Debut Di Persib, Kastaneer Bandingkan Gaya Permainan Sepak Bola Indonesia dengan Curacao

“Kalau memang dia benar, bisa dikembalikan. Kalau salah, asetnya ditahan untuk negara. Nah, ini yang penting supaya kekayaan negara bisa balik lagi ke rakyat,” jelasnya.

Namun, ia juga menekankan soal transparansi penggunaan aset sitaan. “Kita tidak mau nanti aset yang sudah disita malah dijual atau dibagi-bagi di antara mereka lagi. Harus jelas untuk apa, misalnya membangun rumah sakit, sekolah, atau mendukung program pemerintah lain,” tambahnya.

Perbaikan Kepercayaan Publik dan Iklim Investasi

Selain memberantas korupsi, Salsa menilai RUU ini juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap hukum. Pasalnya, Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia saat ini masih di angka 37 dari 100, menunjukkan tingginya persepsi korupsi.

“Kita perlu mengembalikan kepercayaan rakyat kepada aparat penegak hukum. Selama ini publik sudah terlalu sering kecewa,” ujarnya.

Baca Juga:  Justin Hubner Gagal Tampil di Piala AFF 2024 Usai Alami Gegar Otak

Menurut Salsa, keberadaan RUU ini juga akan memperbaiki citra Indonesia di mata internasional. Banyak investor asing, kata dia, lebih memilih menanamkan modal di Vietnam atau China karena kedua negara itu dikenal tegas dalam pemberantasan korupsi.

“Investasi nggak akan mau masuk kalau korupsi masih terjadi besar-besaran. Kalau mau buka usaha saja harus nyogok sana-sini, ngapain? Lebih baik ke negara yang serius melawan korupsi,” tegasnya.

Seruan Mengawal RUU

Di akhir pernyataannya, Salsa mengajak publik untuk bersama-sama mengawal pengesahan RUU Perampasan Aset agar benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Yuk, kita kawal terus sampai RUU ini bisa segera disahkan. Koruptor bukan cuma masuk penjara, tapi juga harus mengembalikan harta-hartanya kepada rakyat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indonesia koruptor RUU Perampasan Aset Salsa Erwina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.