Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
zonasi

Anak Disabilitas Tak Bisa Diperlakukan Sama, Ledia Hanifa Dorong Asesmen Masuk RUU Sisdiknas

Selasa, 22 September 2026 15:03 WIB

Galodo Terjang Solok, 2 Warga Hilang hingga 32 Orang Mengungsi, Puluhan Kendaraan Rusak

Selasa, 22 September 2026 14:36 WIB

Niat Kirim Barang ke Banjarmasin, Warga Sumedang Ini Kini Belum Ditemukan Usai Kapal Virgo Tenggelam

Selasa, 22 September 2026 14:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Anak Disabilitas Tak Bisa Diperlakukan Sama, Ledia Hanifa Dorong Asesmen Masuk RUU Sisdiknas
  • Galodo Terjang Solok, 2 Warga Hilang hingga 32 Orang Mengungsi, Puluhan Kendaraan Rusak
  • Niat Kirim Barang ke Banjarmasin, Warga Sumedang Ini Kini Belum Ditemukan Usai Kapal Virgo Tenggelam
  • Bandung Bersiap Hadapi Musim Hujan, Titik Rawan Banjir hingga Longsor Mulai Dipetakan
  • Masih Tanpa Klub, Kiper Eks Atletico Madrid Dirumorkan Merapat ke Persib Bandung
  • Reuni Emosional, Kevin Ray Mendoza dan Daisuke Sato Kembali ke Bandung
  • Pernah Hampir Jadi Suami Amanda Rigby, Nofel Saleh Hilabi Kini Buka Suara
  • Alat Berat Jebol Dini Hari, Proyek Pemkot Bandung di Simpang Kiaracondong Picu Kemacetan Panjang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Salsa Erwina: Penjara Gagal Bikin Koruptor Jera, Saatnya Sita Aset Mereka

By Aga GustianaKamis, 18 September 2025 06:49 WIB3 Mins Read
Aktivis Diaspora, Salsa Erwina.
Aktivis Diaspora, Salsa Erwina. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aktivis diaspora, Salsa Erwina, menegaskan pentingnya segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset sebagai salah satu upaya nyata memberantas korupsi dan mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat.

Menurutnya, meskipun Indonesia kaya akan sumber daya alam, masih ada sekitar 68 persen masyarakat hidup dalam kondisi miskin dengan penghasilan kurang dari 8 dolar AS per hari berdasarkan data World Bank.

“RUU perampasan aset adalah salah satu yang benar-benar kita inginkan untuk segera bisa diwujudkan. Padahal kekayaan alam kita itu sangat melimpah banget, tapi kok bisa rakyatnya miskin? Ya karena kekayaannya dirampok dan tidak ada pemerataan,” ujar Salsa dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Kamis (18/9/2025).

Koruptor Tidak Jera Hanya dengan Hukuman Penjara

Salsa menilai hukuman penjara tidak cukup memberikan efek jera bagi koruptor di Indonesia. Ia mencontohkan kasus besar seperti Gayus Tambunan, yang meski divonis hukuman, tetap bisa menikmati fasilitas mewah di dalam penjara.

Baca Juga:  Siap Kalahkan Maroko, Ji Da Bin: Kami Kurangi Kesalahan Pribadi

“Orang yang korupsi sudah sebesar itu, sekarang mereka bisa enak-enakan saja di penjara enam tahun, tujuh tahun, bahkan 15 tahun, tapi keluarganya masih hidup kaya raya. Jadi ini tidak memberikan efek jera terhadap para koruptor,” katanya.

Karena itu, ia menilai perampasan aset lebih tepat sasaran. “Koruptor itu orang yang maruk, tidak pernah puas. Kalau sampai terbukti korupsi, semuanya harus disita,” lanjut Salsa.

Mengembalikan Kekayaan Negara kepada Rakyat

Lebih jauh, Salsa mengutip penjelasan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut RUU ini juga bisa menjerat aset koruptor yang melarikan diri ke luar negeri. Negara dapat menahan aset tersebut hingga ada putusan hukum yang sah.

Baca Juga:  Gali Potensi Peluang Bisnis Global di Thailand Industrial Business Matching 2024

“Kalau memang dia benar, bisa dikembalikan. Kalau salah, asetnya ditahan untuk negara. Nah, ini yang penting supaya kekayaan negara bisa balik lagi ke rakyat,” jelasnya.

Namun, ia juga menekankan soal transparansi penggunaan aset sitaan. “Kita tidak mau nanti aset yang sudah disita malah dijual atau dibagi-bagi di antara mereka lagi. Harus jelas untuk apa, misalnya membangun rumah sakit, sekolah, atau mendukung program pemerintah lain,” tambahnya.

Perbaikan Kepercayaan Publik dan Iklim Investasi

Selain memberantas korupsi, Salsa menilai RUU ini juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap hukum. Pasalnya, Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia saat ini masih di angka 37 dari 100, menunjukkan tingginya persepsi korupsi.

“Kita perlu mengembalikan kepercayaan rakyat kepada aparat penegak hukum. Selama ini publik sudah terlalu sering kecewa,” ujarnya.

Baca Juga:  Ahmad Sahroni Disindir Warganet Usai Menolak Tantangan Debat Salsa Erwina

Menurut Salsa, keberadaan RUU ini juga akan memperbaiki citra Indonesia di mata internasional. Banyak investor asing, kata dia, lebih memilih menanamkan modal di Vietnam atau China karena kedua negara itu dikenal tegas dalam pemberantasan korupsi.

“Investasi nggak akan mau masuk kalau korupsi masih terjadi besar-besaran. Kalau mau buka usaha saja harus nyogok sana-sini, ngapain? Lebih baik ke negara yang serius melawan korupsi,” tegasnya.

Seruan Mengawal RUU

Di akhir pernyataannya, Salsa mengajak publik untuk bersama-sama mengawal pengesahan RUU Perampasan Aset agar benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Yuk, kita kawal terus sampai RUU ini bisa segera disahkan. Koruptor bukan cuma masuk penjara, tapi juga harus mengembalikan harta-hartanya kepada rakyat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indonesia Salsa Erwina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

zonasi

Anak Disabilitas Tak Bisa Diperlakukan Sama, Ledia Hanifa Dorong Asesmen Masuk RUU Sisdiknas

Galodo Terjang Solok, 2 Warga Hilang hingga 32 Orang Mengungsi, Puluhan Kendaraan Rusak

Niat Kirim Barang ke Banjarmasin, Warga Sumedang Ini Kini Belum Ditemukan Usai Kapal Virgo Tenggelam

Bandung Bersiap Hadapi Musim Hujan, Titik Rawan Banjir hingga Longsor Mulai Dipetakan

Alat Berat Jebol Dini Hari, Proyek Pemkot Bandung di Simpang Kiaracondong Picu Kemacetan Panjang

Jalan Soekarno-Hatta Bandung Macet Parah, Galian Jalan Akhirnya Ditutup Plat Besi

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.