Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini

Minggu, 2 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya

Minggu, 2 Agustus 2026 01:00 WIB

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Sabtu, 1 Agustus 2026 22:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya
  • Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan
  • Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI
  • Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
  • Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Salsa Erwina: Penjara Gagal Bikin Koruptor Jera, Saatnya Sita Aset Mereka

By Aga GustianaKamis, 18 September 2025 06:49 WIB3 Mins Read
Aktivis Diaspora, Salsa Erwina.
Aktivis Diaspora, Salsa Erwina. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aktivis diaspora, Salsa Erwina, menegaskan pentingnya segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset sebagai salah satu upaya nyata memberantas korupsi dan mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat.

Menurutnya, meskipun Indonesia kaya akan sumber daya alam, masih ada sekitar 68 persen masyarakat hidup dalam kondisi miskin dengan penghasilan kurang dari 8 dolar AS per hari berdasarkan data World Bank.

“RUU perampasan aset adalah salah satu yang benar-benar kita inginkan untuk segera bisa diwujudkan. Padahal kekayaan alam kita itu sangat melimpah banget, tapi kok bisa rakyatnya miskin? Ya karena kekayaannya dirampok dan tidak ada pemerataan,” ujar Salsa dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Kamis (18/9/2025).

Koruptor Tidak Jera Hanya dengan Hukuman Penjara

Salsa menilai hukuman penjara tidak cukup memberikan efek jera bagi koruptor di Indonesia. Ia mencontohkan kasus besar seperti Gayus Tambunan, yang meski divonis hukuman, tetap bisa menikmati fasilitas mewah di dalam penjara.

“Orang yang korupsi sudah sebesar itu, sekarang mereka bisa enak-enakan saja di penjara enam tahun, tujuh tahun, bahkan 15 tahun, tapi keluarganya masih hidup kaya raya. Jadi ini tidak memberikan efek jera terhadap para koruptor,” katanya.

Karena itu, ia menilai perampasan aset lebih tepat sasaran. “Koruptor itu orang yang maruk, tidak pernah puas. Kalau sampai terbukti korupsi, semuanya harus disita,” lanjut Salsa.

Mengembalikan Kekayaan Negara kepada Rakyat

Lebih jauh, Salsa mengutip penjelasan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut RUU ini juga bisa menjerat aset koruptor yang melarikan diri ke luar negeri. Negara dapat menahan aset tersebut hingga ada putusan hukum yang sah.

“Kalau memang dia benar, bisa dikembalikan. Kalau salah, asetnya ditahan untuk negara. Nah, ini yang penting supaya kekayaan negara bisa balik lagi ke rakyat,” jelasnya.

Namun, ia juga menekankan soal transparansi penggunaan aset sitaan. “Kita tidak mau nanti aset yang sudah disita malah dijual atau dibagi-bagi di antara mereka lagi. Harus jelas untuk apa, misalnya membangun rumah sakit, sekolah, atau mendukung program pemerintah lain,” tambahnya.

Perbaikan Kepercayaan Publik dan Iklim Investasi

Selain memberantas korupsi, Salsa menilai RUU ini juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap hukum. Pasalnya, Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia saat ini masih di angka 37 dari 100, menunjukkan tingginya persepsi korupsi.

“Kita perlu mengembalikan kepercayaan rakyat kepada aparat penegak hukum. Selama ini publik sudah terlalu sering kecewa,” ujarnya.

Menurut Salsa, keberadaan RUU ini juga akan memperbaiki citra Indonesia di mata internasional. Banyak investor asing, kata dia, lebih memilih menanamkan modal di Vietnam atau China karena kedua negara itu dikenal tegas dalam pemberantasan korupsi.

“Investasi nggak akan mau masuk kalau korupsi masih terjadi besar-besaran. Kalau mau buka usaha saja harus nyogok sana-sini, ngapain? Lebih baik ke negara yang serius melawan korupsi,” tegasnya.

Seruan Mengawal RUU

Di akhir pernyataannya, Salsa mengajak publik untuk bersama-sama mengawal pengesahan RUU Perampasan Aset agar benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Yuk, kita kawal terus sampai RUU ini bisa segera disahkan. Koruptor bukan cuma masuk penjara, tapi juga harus mengembalikan harta-hartanya kepada rakyat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indonesia koruptor RUU Perampasan Aset Salsa Erwina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.