Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Rabu, 28 Oktober 2026 18:03 WIB

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Rabu, 28 Oktober 2026 17:38 WIB

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 16:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
  • Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap
  • Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Persib vs Melbourne Victory Malam Ini Tayang di Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
  • Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM
  • Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil
  • Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Debut Di Persib, Kastaneer Bandingkan Gaya Permainan Sepak Bola Indonesia dengan Curacao

By SusanaRabu, 22 Januari 2025 22:30 WIB2 Mins Read
Pemain Persib, Gervane Kastaneer. (Foto: Persib/Sutanto Nurhadi Permana)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Striker anyar Persib Bandung, Gervane Kastaneer, baru-baru ini membandingkan gaya permainan sepak bola Eropa dengan Indonesia, mengungkapkan beberapa kemiripan antara sepak bola Indonesia dan Curacao, tempat asalnya.

Menurut Kastaneer, sepak bola Indonesia cenderung mengedepankan aspek fisik, mirip dengan gaya permainan yang ditemukan di Curacao dan Amerika Selatan. Sementara itu, sepak bola Eropa lebih berfokus pada pendekatan taktik.

“Sepak bola Indonesia lebih mirip dengan Curacao dan Amerika Selatan, karena lebih mengutamakan fisik. Sedangkan di Eropa, lebih banyak taktik yang diterapkan,” ujar Kastaneer, Rabu (22/1/2025).

Namun, meskipun ada kemiripan, Kastaneer menegaskan bahwa Indonesia memiliki keunikan tersendiri, terutama dalam hal kultur sepak bolanya yang sangat kuat.

Baca Juga:  Persib Sulit Ulangi Rekor Musim Lalu, Bojan Hodak Buka Suara

“Perbedaan utama antara Eropa dan Indonesia adalah kultur sepak bola yang jauh lebih kuat di sini. Meskipun ada perbedaan budaya dan gaya bermain, kedua belah pihak memiliki kualitas yang sangat baik,” tambahnya.

Baca Juga:  Siap Tanding, Bojan Hodak Bantah Gervane Kastaneer Pengangguran

Kastaneer sendiri telah melakoni debutnya bersama Persib pada laga kontra Dewa United di pekan 19 Liga 1 2024/2025. Ia tampil selama lebih dari 30 menit setelah menggantikan David da Silva yang mengalami cedera pada menit ke-54.

Baca Juga:  Sinyal Perang Transfer! Persib dan Persija Jakarta Tak Lagi Aman di Liga 1

Pemain Timnas Curacao ini berpeluang kembali tampil saat Persib menghadapi Arema FC pada pekan 20 Liga 1 2024/2025, yang akan digelar di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, pada Jumat (24/1/2025).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gervane Kastaneer Indonesia Persib sepak bola
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Persib vs Melbourne Victory Malam Ini Tayang di Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming

Persib Bandung

Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah

Julio Cesar Siap Habis-habisan Bawa Persib Kalahkan Melbourne Victory

Preview Persib vs Melbourne Victory: Ujian Berat Maung Bandung Pertahankan Puncak Grup E

Igor Tolic Akui Melbourne Victory Lawan Tangguh, Persib Andalkan Bobotoh

Edankeun di Asia! Ini Daftar Tempat Nobar Persib vs Melbourne Victory di Bandung

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.