bukamata.id – Persib Bandung menghadapi ujian berat saat menjamu wakil Australia, Melbourne Victory, pada matchday ketiga Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Duel yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (28/10/2026), menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk mempertahankan posisi puncak klasemen.
Persib saat ini memimpin Grup E dengan koleksi enam poin setelah meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertama. Meski memiliki modal positif, pelatih Persib, Igor Tolic, mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan hasil tersebut.
Menurut Tolic, persaingan di Grup E sejak awal memang tergolong sulit. Ia menilai tiga tim pesaing Persib memiliki peringkat lebih baik dan berasal dari kompetisi yang lebih kuat jika melihat posisi mereka di klasemen masing-masing.
“Saya tahu ketika kami memulai kompetisi ini tahun ini, saat hasil undian keluar, kami berpikir, ‘Oke, ini grup yang sangat, sangat sulit.’ Ada tiga tim yang memiliki peringkat lebih baik daripada kami dan, menurut saya, bermain di liga yang lebih baik jika melihat klasemennya,” kata Tolic dalam konferensi pers di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (27/10/2026).
Dua kemenangan awal tidak membuat Tolic mengubah pandangannya terhadap kekuatan lawan. Pelatih asal Kroasia itu menegaskan Persib tetap harus bekerja keras dan tidak menganggap diri sebagai tim unggulan.
“Namun, setelah kami memulai dua pertandingan pertama dan memenangkannya, sebenarnya tidak ada yang berubah. Tim-tim yang kami hadapi tetap tangguh. Kami masih berstatus underdog dan bukan favorit ketika menghadapi tim mana pun di grup ini. Kami hanya bisa melakukan yang terbaik, kemudian pada akhirnya kita akan melihat hasilnya,” ujarnya.
Melbourne Victory Waspadai Kekuatan Persib
Di kubu lawan, pelatih Melbourne Victory, Giovanni Savarese, mengakui pertandingan di kandang Persib tidak akan mudah. Ia menilai Maung Bandung telah menunjukkan kualitasnya melalui dua kemenangan pada fase grup.
Meski demikian, Savarese memastikan timnya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi tekanan dan permainan tuan rumah. Ia ingin para pemain Melbourne Victory tampil kompetitif serta menjalankan strategi yang telah disiapkan.
“Tentu. Pertama-tama, kami ingin bersaing dengan baik di kompetisi ini. Kami tahu bahwa bermain di kandang lawan selalu sulit. PERSIB adalah tim yang bagus. Kami sudah melihat bagaimana mereka bermain dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya dan kami tahu bahwa laga ini akan menjadi pertandingan yang berat. Namun, kami telah melakukan persiapan dengan baik. Para pemain kami sudah siap dan kami siap untuk menghadapi mereka,” ungkap Savarese.
Ketika ditanya mengenai pemain Persib yang paling diwaspadai, Savarese tidak menyebut nama tertentu. Ia menilai kekuatan Maung Bandung terletak pada kualitas kolektif tim dan kemampuan para pemainnya secara keseluruhan.
Savarese juga menyoroti pentingnya menjaga kebugaran di tengah padatnya jadwal pertandingan. Menurutnya, rotasi pemain dan pemanfaatan kedalaman skuad akan menjadi faktor penting bagi kedua tim.
“Tidak. Menurut saya, ketika berbicara tentang Persib kami sudah mengenal tim ini. Kami telah melihat mereka bermain dan mengetahui kualitas para pemain yang mereka miliki. Kami sudah mempersiapkan diri. Kami juga memiliki sekelompok pemain yang sangat antusias untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini,” jelasnya.
“Jadi, saya yakin kedua tim akan melakukan rotasi pemain dengan tepat agar bisa tetap bersaing. Kami datang ke sini untuk menjalani pertandingan yang bagus, memanfaatkan seluruh pemain yang kami miliki dengan sebaik-baiknya, dan menurut saya, ini akan menjadi pertandingan yang hebat,” pungkasnya.
Dukungan Bobotoh Jadi Modal Tambahan
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi peluang bagi Persib untuk melanjutkan tren positif di kompetisi Asia. Dukungan Bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat diharapkan dapat menambah motivasi para pemain dalam menghadapi Melbourne Victory.
Namun, Persib tetap membutuhkan disiplin, kolektivitas, dan konsentrasi sepanjang pertandingan untuk mengatasi perlawanan tim tamu.
Kemenangan akan menjadi modal penting bagi Maung Bandung untuk menjaga posisi teratas Grup E sekaligus memperbesar peluang melangkah ke fase berikutnya ACL Two 2026/2027.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











