Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sabtu, 28 Maret 2026 11:25 WIB
Timnas Indonesia

Update Ranking FIFA: Indonesia Meroket ke Posisi 120, Malaysia Terjun Bebas Usai Skandal Pemain Naturalisasi

Sabtu, 28 Maret 2026 11:09 WIB

Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis

Sabtu, 28 Maret 2026 11:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Meroket ke Posisi 120, Malaysia Terjun Bebas Usai Skandal Pemain Naturalisasi
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh
  • Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Dekati Rekor Baru di Level Rp2,83 Juta per Gram
  • Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an
  • Performa Gemilang Beckham Putra di FIFA Series 2026: Penantian Panjang yang Berbuah Manis
  • Update Besar! 63 Kode Redeem FF Max 28 Maret 2026: Sikat Bundle Panther & AK47 Unicorn Ice Age Tanpa Top Up
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

By Aga GustianaSabtu, 28 Maret 2026 11:25 WIB3 Mins Read
Kecelakaan beruntun di Tol Cipali Subang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kondisi keselamatan jalan raya di tanah air sedang berada dalam titik yang mengkhawatirkan. Bukan sekadar isapan jempol, data terbaru sepanjang tahun 2025 menunjukkan angka fatalitas yang mengerikan: nyawa manusia seolah menjadi taruhan setiap kali roda kendaraan berputar di aspal.

Berdasarkan laporan dari Road Safety Association (RSA) Indonesia, tercatat ada 158.508 insiden kecelakaan yang mengakibatkan 238.878 orang menjadi korban, di mana 24.296 di antaranya berakhir dengan kematian.

Ketua Dewan Pengawas RSA Indonesia, Rio Octaviano, memberikan gambaran yang lebih memilukan lewat perhitungan waktu.

“Jika ditarik dalam skala waktu, hampir tiga orang meninggal setiap jam, atau satu nyawa hilang setiap 20 menit di jalan raya Indonesia,” kata Rio dalam keterangan tertulisnya.

Ironi Jalan Lurus dan Cuaca Cerah

Banyak orang berasumsi bahwa kecelakaan terjadi karena infrastruktur yang buruk atau cuaca ekstrem. Namun, data justru menunjukkan fakta sebaliknya. Mayoritas kecelakaan terjadi di jalanan yang lurus (137.658 kasus), aspal yang mulus (153.930 kasus), dan saat cuaca sedang cerah (151.289 kasus).

Rio menegaskan bahwa fenomena ini adalah teguran keras bagi pengelola kebijakan keselamatan.

Baca Juga:  Rem Truk TNI Blong! Dua Polisi Gugur saat Bertugas Evakuasi Korban Longsor Cisarua

“Temuan ini mematahkan asumsi lama bahwa kecelakaan terutama disebabkan oleh jalan rusak atau kondisi cuaca buruk. Sebaliknya, data menunjukkan bahwa kecelakaan lebih banyak terjadi dalam kondisi ‘normal’-ketika sistem seharusnya mampu memberikan perlindungan yang optimal,” ujar Rio.

Ia juga menambahkan bahwa fenomena ini bukan sekadar deretan angka di atas kertas.

“Ini bukan sekadar angka statistik. Ia mencerminkan bahwa sistem keselamatan jalan masih memerlukan penguatan yang lebih serius dan terintegrasi,” ujarnya.

Minimnya Kepatuhan dan Dominasi Roda Dua

Dari sisi jenis kendaraan, sepeda motor masih menjadi penyumbang kecelakaan terbesar dengan angka mencapai 212.414 unit. Diikuti oleh angkutan barang (29.174 unit) dan bus (21.269 unit).

Baca Juga:  Remaja 16 Tahun Sopir Mobilio Ugal-ugalan Diamankan untuk Lakukan Tes Urine

Masalah kompetensi pengemudi juga menjadi sorotan tajam. RSA mencatat sebanyak 63.013 pelaku kecelakaan ternyata tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Angka ini jaug lebih besar dibandingkan pengguna SIM C (14.033 orang) atau SIM A (1.052 orang).

“Ini menunjukkan adanya tantangan serius dalam aspek kepatuhan, kompetensi, serta pengawasan,” kata Rio.

Kritik Keras: Keselamatan Jalan Bukan Proyek Musiman

Salah satu poin paling krusial yang disoroti RSA adalah pola penanganan pemerintah yang dinilai hanya “hangat-hangat kuku” saat momen mudik lebaran saja. Rio mengkritik bagaimana koordinasi antarlembaga tampak sangat masif di depan kamera media saat musim mudik, namun meredup setelahnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Nagreg, Satu Orang Tewas Usai Tertabrak Mobil Boks

“Setiap tahun, saat arus mudik menjelang, pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga saling berkoordinasi, dengan para pejabat berdiri gagah di depan kamera untuk menyampaikan rencana-rencana penanggulangan. Semua itu seakan menunjukkan keseriusan dalam menghadapi permasalahan besar ini,” ujar Rio.

Ia mempertanyakan mengapa konsistensi kebijakan tersebut tidak diterapkan sepanjang tahun, mengingat nyawa terancam setiap detik di jalan raya, bukan hanya saat libur panjang.

“Namun, apa yang terjadi setelah itu? Kenapa kebijakan keselamatan tidak berjalan dengan konsisten sepanjang tahun? Mengapa perhatian yang sama tidak diberikan setiap hari, setiap detik di jalan raya Indonesia? Pejabat yang digaji oleh negara untuk melayani masyarakat harusnya sadar bahwa tugas mereka jauh lebih penting daripada sekadar merencanakan dan mengumumkan kebijakan selama mudik,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas keselamatan jalan Rio Octaviano Road Safety Association RSA Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Mantap! Pensiunan PNS Terima Gaji dan Tunjangan hingga Ratusan Ribu Rupiah

Dramatis! Polisi dan Korban Kompak Jebak Maling Motor di Ujungberung

Mencekam! Langit Israel Dipenuhi Gagak Saat Konflik Timur Tengah Memanas

Kecelakaan Maut di Nagreg, Satu Orang Tewas Usai Tertabrak Mobil Boks

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.