Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC

Selasa, 6 Oktober 2026 20:35 WIB

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 20:33 WIB

Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda

Selasa, 6 Oktober 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC
  • Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi
  • Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
  • Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi
  • Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Alissa Wahid Sebut NU Jadi Tulang Punggung Demokrasi Indonesia

By Putra JuangSelasa, 3 September 2024 08:24 WIB2 Mins Read
Nahdlatul Ulama. (Foto: dok NU Online)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Alissa Qotrunnada Wahid menegaskan, pentingnya peran NU dalam menjaga demokrasi di Indonesia karena NU selama ini menjadi tulang punggung proses demokrasi.

Alissa mengungkapkan bahwa sejak awal pendiriannya, NU telah mengusung semangat demokrasi. Hal ini tercermin dari proses musyawarah para ulama dalam mendirikan perkumpulan tersebut.

“Kalau kita melihat proses berdirinya NU, itu adalah proses yang sangat demokratis. Karena NU itu hasil musyawarah para ulama. NU ini didirikan oleh ulama-ulama yang berkumpul untuk memikirkan nasib umat Islam di Indonesia, bahkan saat itu terkait kebijakan Raja Saud yang baru didirikan,” ucap Alissa dilansir laman NU Online, Selasa (3/9/2024).

Alissa menekankan bahwa NU lahir dari semangat musyawarah dan kebersamaan dalam memperjuangkan Islam, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk perkumpulan yang dikenal sebagai NU.

Baca Juga:  DPRD Jabar Dorong Pelajar SMA Aktif Politik lewat Program Bulanan

“Para ulama duduk bersama, bermusyawarah memperjuangkan Islam, dan akhirnya memutuskan untuk bersama-sama mendirikan NU. Itulah mengapa namanya Nahdlatul Ulama, kebangkitan ulama. Dari sejak awal, NU sudah membawa semangat demokrasi,” katanya.

Baca Juga:  Bojan Hodak Bocorkan Strategi Bahrain: Pelatihnya Teman Saya

Semangat musyawarah yang menjadi dasar berdirinya NU, kata Alissa, adalah esensi dari demokrasi itu sendiri.

“Ini lah yang oleh Gus Dur dipegang erat dan dijaga betul agar NU menjaga semangat musyawarah, syura-nya itu. Itulah aslinya demokrasi, menentukan langkah-langkah bersama untuk kemaslahatan bersama,” ungkapnya.

Alissa menegaskan bahwa NU terus menjaga demokrasi di Indonesia karena dalam tubuh NU sendiri terdapat nilai-nilai demokrasi yang kuat.

“Kenapa NU menjaga demokrasi di Indonesia? Karena di dalam NU ada demokrasi, dan demokrasi itu dipandang sebagai jalan atau strategi terbaik untuk menjaga bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga:  PBNU: Pilkada Jangan Sampaikan Melunturkan Rasa Persatuan dan Kesatuan

Alissa juga mengingatkan, para seluruh lapisan masyarakat bahwa mereka memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Kita semua beruntung karena kita berada di Nahdlatul Ulama. Kita semua beruntung karena Nahdlatul Ulama menjadi tulang punggung Indonesia. Maka agar bangsa Indonesia beruntung, kita-kita yang lebih beruntung ini harus mengambil peran untuk berkhidmat kepada Indonesia. Gus Dur sudah meneladankan, saatnya kita melanjutkan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Demokrasi Indonesia Nahdlatul Ulama NU
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.