Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih

Jumat, 3 Juli 2026 21:04 WIB

Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada

Jumat, 3 Juli 2026 20:43 WIB

Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas

Jumat, 3 Juli 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih
  • Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada
  • Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas
  • Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat
  • Sapi Matilda Jadi Inspirasi Bisnis, Hartono Soekwanto Siapkan Brand Es Krim
  • Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?
  • Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri
  • Rekam Jejak Mentereng Luka Menalo, Penyerang Baru Persib Eks Dinamo Zagreb
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Alissa Wahid Sebut NU Jadi Tulang Punggung Demokrasi Indonesia

By Putra JuangSelasa, 3 September 2024 08:24 WIB2 Mins Read
Nahdlatul Ulama. (Foto: dok NU Online)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Alissa Qotrunnada Wahid menegaskan, pentingnya peran NU dalam menjaga demokrasi di Indonesia karena NU selama ini menjadi tulang punggung proses demokrasi.

Alissa mengungkapkan bahwa sejak awal pendiriannya, NU telah mengusung semangat demokrasi. Hal ini tercermin dari proses musyawarah para ulama dalam mendirikan perkumpulan tersebut.

“Kalau kita melihat proses berdirinya NU, itu adalah proses yang sangat demokratis. Karena NU itu hasil musyawarah para ulama. NU ini didirikan oleh ulama-ulama yang berkumpul untuk memikirkan nasib umat Islam di Indonesia, bahkan saat itu terkait kebijakan Raja Saud yang baru didirikan,” ucap Alissa dilansir laman NU Online, Selasa (3/9/2024).

Alissa menekankan bahwa NU lahir dari semangat musyawarah dan kebersamaan dalam memperjuangkan Islam, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk perkumpulan yang dikenal sebagai NU.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Harap Kehadiran IShowSpeed Bikin Indonesia Mendunia

“Para ulama duduk bersama, bermusyawarah memperjuangkan Islam, dan akhirnya memutuskan untuk bersama-sama mendirikan NU. Itulah mengapa namanya Nahdlatul Ulama, kebangkitan ulama. Dari sejak awal, NU sudah membawa semangat demokrasi,” katanya.

Baca Juga:  Bahlil Sebut Investasi di Luar Pulau Jawa Sudah Lebih Besar Sejak 2020 hingga 2024

Semangat musyawarah yang menjadi dasar berdirinya NU, kata Alissa, adalah esensi dari demokrasi itu sendiri.

“Ini lah yang oleh Gus Dur dipegang erat dan dijaga betul agar NU menjaga semangat musyawarah, syura-nya itu. Itulah aslinya demokrasi, menentukan langkah-langkah bersama untuk kemaslahatan bersama,” ungkapnya.

Alissa menegaskan bahwa NU terus menjaga demokrasi di Indonesia karena dalam tubuh NU sendiri terdapat nilai-nilai demokrasi yang kuat.

“Kenapa NU menjaga demokrasi di Indonesia? Karena di dalam NU ada demokrasi, dan demokrasi itu dipandang sebagai jalan atau strategi terbaik untuk menjaga bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga:  Link Download Logo Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama, Format PDF hingga PNG

Alissa juga mengingatkan, para seluruh lapisan masyarakat bahwa mereka memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Kita semua beruntung karena kita berada di Nahdlatul Ulama. Kita semua beruntung karena Nahdlatul Ulama menjadi tulang punggung Indonesia. Maka agar bangsa Indonesia beruntung, kita-kita yang lebih beruntung ini harus mengambil peran untuk berkhidmat kepada Indonesia. Gus Dur sudah meneladankan, saatnya kita melanjutkan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Alissa Qotrunnada Wahid Demokrasi Indonesia Nahdlatul Ulama NU
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.