Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online

Senin, 28 September 2026 01:00 WIB

Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI

Minggu, 27 September 2026 20:17 WIB

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Minggu, 27 September 2026 19:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online
  • Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI
  • Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak
  • Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran
  • Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka
  • Bukan Dipanggil Timnas, Marc Klok Justru Beri Pesan untuk Thom Haye dan Ragnar
  • Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Anak Muda Perlu Aktif di Pilkada 2024 agar Demokrasi Tetap Hidup

By Putra JuangJumat, 27 September 2024 22:05 WIB2 Mins Read
Sosialisasi Pendidikan Pemilih. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Deep Indonesia menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2024, yang bertempat di Waroeng Mas Priy, Kabupaten Bandung, Jumat (27/9/2024).

Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari anggota Deep Indonesia dan beberapa tokoh penting, termasuk akademisi dari UNPAD dan perwakilan KPU Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, terutama generasi muda, dalam pemilihan kepala daerah mendatang.

Koordinator Wilayah Deep Indonesia Jawa Barat, Fauziah Hanifah mengatakan pentingnya peran pemuda dalam menjaga jalannya Pemilihan Kepalada (Pilkada) 2024 yang damai dan demokratis.

“Kabupaten Bandung memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak kedua di Jawa Barat setelah Kabupaten Bogor. Kita perlu bekerja sama untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan lancar tanpa kekerasan,” ucap Fauziah.

Baca Juga:  KPU Jabar: Verifikasi Administrasi Bakal Cagub-Cawagub Ditergatkan Rampung 4 September

Sementara itu, anggota KPU Kabupaten Bandung, Ahmad Rosadi mengapresiasi peran Deep Indonesia dalam mendukung sosialisasi Pilkada 2024.

“Sosialisasi adalah tahap penting dalam pemilu, dan peran masyarakat sangat menentukan keberhasilan pesta demokrasi ini. Partisipasi aktif dari masyarakat, terutama generasi muda, akan membuat Pilkada berjalan dengan lebih baik,” ujar Ahmad.

Dalam sosialisasi tersebut, juga diisi dengan sesi diskusi oleh beberapa narasumber ahli. Akademisi Unpad, Diah Fatma Sjoraida menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam Pilkada.

Baca Juga:  Sumedang Butuh Sosok Pemimpin Muda, Pentolan Viking: Indra Jayaatmaja Sudah Pas dan Mumpuni

“Demokrasi yang sehat bergantung pada partisipasi masyarakat. Jangan gadaikan hak pilih hanya demi uang atau sembako. Pemilu harus dilakukan dengan hati, bukan karena paksaan,” ucap Diah.

Sementara itu, Pemerhati Pemilu, Reza Alwan Sofnidar menyoroti pentingnya keterlibatan anak muda dalam penyelenggaraan pemilu.

“Banyak yang mengeluh soal kualitas pemilu, padahal kunci keberhasilannya ada pada kualitas penyelenggara. Anak muda perlu aktif sebagai petugas pemilu agar prosesnya lebih tertata dan mengikuti perkembangan zaman,” katanya.

Direktur Deep Indonesia, Neni Nurhayati mengatakan bahwa salah satu tantangan utama dalam Pilkada adalah meningkatkan partisipasi pemilih.

Baca Juga:  KPU Jabar Imbau Anggota DPRD Terpilih yang Ikut Pilkada Segera Mengundurkan Diri

“Sebanyak 60% pemilih di Jawa Barat adalah anak muda, tetapi banyak dari mereka yang apatis terhadap politik. Kita perlu membangkitkan semangat partisipasi dan menjaga agar demokrasi tetap hidup. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton dalam proses
politik,” tuturnya.

Neni juga menekankan bahwa peran masyarakat tidak berhenti setelah mencoblos.

“Tugas kita sebagai pemilih tidak hanya datang ke TPS, tetapi juga mengawal jalannya pemerintahan selama lima tahun ke depan. Demokrasi membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak muda Demokrasi generasi muda KPU pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.