Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wisata Kuliner di Sumedang: Menikmati Sajian Sunda Otentik Berlatar Alam Pegunungan yang Asri

Selasa, 22 September 2026 06:00 WIB

Cuma Rp15 Ribuan! 4 Nasi Kuning Terenak di Bandung, Ada yang Buka sampai Dini Hari

Selasa, 22 September 2026 05:00 WIB

Usai 3 Laga Tandang, Persib Libur 4 Hari! Igor Tolic Tunggu Pemain Cedera Kembali

Selasa, 22 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wisata Kuliner di Sumedang: Menikmati Sajian Sunda Otentik Berlatar Alam Pegunungan yang Asri
  • Cuma Rp15 Ribuan! 4 Nasi Kuning Terenak di Bandung, Ada yang Buka sampai Dini Hari
  • Usai 3 Laga Tandang, Persib Libur 4 Hari! Igor Tolic Tunggu Pemain Cedera Kembali
  • Cari Hotel Murah di Bandung? 4 Penginapan Ini Tarifnya di Bawah Rp300 Ribu
  • Bukan Cuma Kota Pabrik! Ini 8 Wisata Hidden Gems di Bekasi yang Bikin Pikiran Kembali Fresh
  • Liburan ke Cirebon? Jangan Lewatkan 9 Destinasi Wisata Kuliner Legendaris Ini, Dijamin Ketagihan!
  • Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub
  • Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ancaman Monopoli Transportasi! Organda Jabar Desak Pemerintah Tinjau Ulang Izin Operator Asing

By SusanaSelasa, 20 Mei 2025 18:35 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Taxi. Foto: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana masuknya investor asing yang mengajukan izin pengoperasian armada taksi di kawasan Bandung Raya menuai respons keras dari DPD Organda Jawa Barat.

Permohonan izin itu diketahui mencakup 2.000 unit kendaraan, yang dinilai bisa berdampak besar pada keberlangsungan pelaku usaha lokal.

Sekretaris DPD Organda Jabar, Ifan Nurmufidin, mengingatkan pemerintah agar tidak sembarangan mengeluarkan izin, terutama tanpa memikirkan keberlanjutan usaha transportasi yang telah lebih dulu beroperasi di daerah.

“Dari sembilan perusahaan taksi yang dulu aktif di Bandung Raya, kini hanya segelintir yang masih bertahan. Yang lainnya sudah tumbang karena berbagai tekanan,” kata Ifan, Selasa (20/5/2025).

Ifan menilai, salah satu penyebab surutnya bisnis taksi lokal adalah pertumbuhan angkutan berbasis aplikasi yang belum sepenuhnya diawasi secara ketat dan belum diatur secara adil melalui regulasi. Ia menyebut masuknya operator asing berpotensi memperkeruh situasi.

Baca Juga:  Belasan Ribu Bal Pakaian Bekas Impor di Bandung Raya Disita, Nilainya Capai Rp112 Miliar

“Masalah taksi online saja belum selesai, sekarang malah muncul rencana masuknya operator asing. Ini bisa memperparah ketimpangan,” ujarnya.

Menurutnya, Organda Jabar menolak tegas jika investor asing tersebut berperan sebagai operator langsung.

Apalagi, perusahaan itu juga diketahui sebagai produsen kendaraan listrik yang akan digunakan untuk layanan taksi, yang bisa membuka peluang dominasi pasar.

“Kalau mereka jadi operator sekaligus penyedia kendaraan, artinya mereka kuasai dua sisi sekaligus. Itu bisa mematikan usaha lokal,” tegasnya.

Ifan menilai lebih bijak jika perusahaan asing hanya berperan sebagai mitra dalam transformasi kendaraan ramah lingkungan. Namun demikian, ia menyadari bahwa perpindahan ke armada listrik masih menjadi tantangan besar, khususnya dari segi biaya.

Baca Juga:  TPA Sarimukti Belum Padam, Praktisi: Siap-siap Bandung Raya Darurat Sampah

“Tanpa dukungan insentif atau subsidi, pengusaha lokal sulit bersaing. Harga kendaraan listrik masih sangat tinggi,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan potensi strategi “bakar uang” yang kerap dilakukan investor asing dalam merebut pasar.

“Bisa saja mereka masuk dengan tarif murah, menjatuhkan pasar, lalu menguasai setelah pelaku lokal kolaps. Ini strategi yang perlu diwaspadai,” kata Ifan.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan peran vital pengusaha lokal dalam mendukung transportasi publik dan berharap pemerintah tidak mengabaikan kontribusi mereka demi masuknya modal asing.

Organda Kota Bandung Tegaskan Penolakan

Sementara itu, Ketua DPC Organda Kota Bandung, Neneng Djuraidah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengikuti rapat dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jabar pada 15 Mei 2025, terkait hasil kajian perusahaan asing yang mengajukan izin baru, yakni PT Xanh SM Green and Smart Mobility.

Baca Juga:  TPA Sarimukti Libur saat Lebaran, Dedi Taufik Ingatkan Pemda Strategi Pengelolaan dari Hulu

“Dalam forum tersebut, mayoritas peserta rapat sepakat menolak pengajuan izin baru dari perusahaan asing tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, pihak Dishub kota/kabupaten menyarankan agar skema kerja sama bisa tetap dibuka melalui pola kemitraan dengan pelaku usaha lokal.

“Jika ingin masuk, lebih baik jadi mitra, bukan operator langsung. Itu lebih adil dan menjaga ekosistem transportasi yang sudah ada,” tandas Neneng.

Dengan penolakan yang datang dari berbagai pihak, Organda berharap pemerintah bisa mengambil keputusan yang berpihak pada keberlanjutan bisnis lokal dan memperkuat kemandirian transportasi publik di Bandung Raya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor

Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership

RS Premier Bintaro Gunakan Robotic Navigation untuk Bedah Tulang Belakang Lebih Presisi

Investasi Rp800 Miliar Pasar Baru Bandung Ditinjau Ulang, Pemkot Buka Opsi Investor Baru

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.