Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia

Jumat, 23 Oktober 2026 21:17 WIB
Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Getok Harga Cuanki Rp50 Ribu di Bandung Bikin Heboh, Wali Kota Farhan Minta Pedagang Jujur

Jumat, 23 Oktober 2026 21:13 WIB

Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?

Jumat, 23 Oktober 2026 19:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia
  • Getok Harga Cuanki Rp50 Ribu di Bandung Bikin Heboh, Wali Kota Farhan Minta Pedagang Jujur
  • Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?
  • Persib Kembali Dihadapkan ‘Tradisi Lambat Panas’, Tanda-tanda Juara Lagi?
  • Tembus Rp36 Triliun! Cristiano Ronaldo Jadi Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Sejarah
  • Karier Hancur dalam 10 Menit? Mengenal Irenna Kristyn, Influencer yang Disorot Gara-gara Sindir Biaya Hidup
  • Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?
  • Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

APECSI Soroti Penutupan Bandung Zoo: Satwa Milik Negara Terancam

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 19 September 2025 17:17 WIB3 Mins Read
Bandung Zoo
Bandung Zoo. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tim Investigasi Asosiasi Pemerhati dan Pecinta Satwa Indonesia (APECSI) memantau langsung kondisi satwa dan kandang di Bandung Zoo pada Jumat (19/9/2025).

Kehadiran mereka untuk memastikan bagaimana nasib ratusan satwa setelah kebun binatang tersebut ditutup sejak 6 Agustus lalu.

Koordinator APECSI, Singky Soewadji, menyebut kunjungan itu sekaligus menjadi ajang melepas rindu dengan satwa dan rekan lama yang bekerja di Bandung Zoo.

“Kedatangan kami kesini kangen aja teman-teman lama yang di Bandung Zoo, sambil lihat saudara-saudara saya ini para satwa,” katanya.

Singky mengaku mendengar kabar bahwa Bandung Zoo tengah menghadapi persoalan serius.

“Karena saya dengar kabar kan Bandung Zoo lagi digoyang oleh ombak, jadi saya melihat nasib satwanya seperti apa,” ujarnya.

Menurutnya, secara umum kondisi satwa masih terlihat baik. Namun penutupan kebun binatang memunculkan persoalan besar: hilangnya pemasukan.

“Alhamdulillah saya lihat baik-baik saja, cuma dengan ditutup tidak terima pengunjung berarti kan nggak dapat income,” katanya.

Situasi ini, lanjut Singky, menimbulkan pertanyaan besar sampai kapan satwa-satwa bisa terus diberi makan.

“Terus nanti sampai kapan nih Bandung Zoo mau ditutup, incomenya dari mana?” tegasnya.

Ia menekankan bahwa satwa di kebun binatang sejatinya berstatus milik negara. Dengan adanya penutupan dan penyegelan, maka tanggung jawab pemberian pakan seharusnya juga dipikirkan oleh aparatur negara.

“Satwa ini statusnya kan milik negara. Ada aparatur negara menyegel, nggak dapat makan, siapa yang mau kasih makan? Kalau perawatan selama ini saya lihat kan dari manajemen Bandung Zoo,” ujarnya.

Namun persoalan tidak berhenti di situ. Menurut Singky, jika penutupan berlangsung lama, maka kesehatan satwa bisa terganggu.

“Tapi kan ditutup nggak dapat pemasukan mau sampai kapan?” katanya.

Ia mengingatkan agar konflik pengelolaan tidak berdampak pada fungsi utama kebun binatang sebagai lembaga konservasi.

“Kalau ada perselisihan atau pertikaian, selesaikan tapi di luar pagar Bandung Zoo. Kebun binatang itu kan lembaga konservasi, jadi sebagai benteng terakhir konservasi di situ,” ujarnya.

Singky juga menyinggung aspek hukum. Menurutnya, penutupan Bandung Zoo bisa bertentangan dengan regulasi konservasi.

“Kalau itu ditutup kan mengganggu kesehatan satwa. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 jelas aturannya, dan di sini kan juga lembaga konservasi menganut PP Nomor 7,” katanya.

Lebih jauh, ia mempertanyakan peran Kementerian Kehutanan dan Balai Besar KSDA Jawa Barat dalam kasus ini.

“Izin pun diberikan oleh Menteri Kehutanan karena satwa milik negara. Saya nggak tahu apakah sudah ada action dari kehutanan. Kalau di ujungnya kan BKSDA, mestinya mereka intervensi dalam hal positifnya,” tegasnya.

APECSI menegaskan, satwa di Bandung Zoo adalah aset negara yang dititipkan untuk kepentingan kemanfaatan masyarakat. Karena itu, perawatan mereka menjadi tanggung jawab mutlak pengelola.

“Status satwa di sini milik negara, dititipkan untuk kemanfaatan, dan itu tanggung jawab pengelola untuk merawat. Kalau sekarang Bandung Zoo-nya ditutup, duitnya dari mana?” ujar Singky.

Ia pun meminta semua pihak, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, hingga aparat hukum, untuk bijak melihat situasi.

“Ayolah, pemerintah daerah, kepolisian, pemangku hukum. Ini bukan pabrik, ini lembaga konservasi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia

Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Getok Harga Cuanki Rp50 Ribu di Bandung Bikin Heboh, Wali Kota Farhan Minta Pedagang Jujur

Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?

Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?

Dua Kebun Bambu Terbakar dalam Sehari, Bandung Barat Siaga Kebakaran Lahan

Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga Majalengka, Petugas Berjibaku Tembus Medan Ekstrem

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.