Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru

Minggu, 28 Juni 2026 11:15 WIB

Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!

Minggu, 28 Juni 2026 10:51 WIB

Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?

Minggu, 28 Juni 2026 10:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
  • Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?
  • Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!
  • Doomposting Film “Ghost In The Cell”: Analisis Perilaku Netizen Lewat Cognitive Dissonance Theory
  • Gas Keun! Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026, Klaim Token SG2 dan Bundle Keren Gratis Sebelum Hangus
  • Update Hari Ini! Kode Redeem Genshin Impact 28 Juni 2026, Buruan Klaim Primogems Gratis Sebelum Hangus
  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Asal Usul Munculnya Pagar Laut di Bekasi, Ternyata Ini Tujuannya

By Putra JuangKamis, 16 Januari 2025 16:52 WIB2 Mins Read
Pagar Laut di Bekasi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setelah heboh pagar laut sepanjang 30 kilometer di pesisir utara Tangerang, kasus serupa kembali muncul di pesisir utara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Untuk diketahui, pagar laut di Tangerang sudah terkonfirmasi bukan dibuat oleh PSN PIK 2. Namun, hasil swadaya masyarakat setempat untuk memecah ombak dan menahan abrasi.

Sedangkan di Bekasi, proyek itu membentuk garis panjang menyerupai tanggul sepanjang kurang lebih 8 kilometer. Beberapa alat berat pun terpantau berada di lokasi.

Belakangan diketahui, jika pagar laut tersebut dibangun atas kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dengan dua perusahaan swasta untuk memperbaiki akses menuju pelabuhan.

Dalam perjanjian kerja sama itu, terungkap jika pihak perusahaan swasta itu menyanggupi untuk melakukan penataan pelabuhan dan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI).

Baca Juga:  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pelija Desak Pemprov Jabar Hentikan Pemberian Izin KBU

Nantinya, akan ditata dan dibangun kios dan alur pelabuhan yang lebih teratur untuk masyarakat dan nelayan. Pemerintah juga mengklaim nantinya proyek itu akan menghilangkan kios-kios yang kumuh menjadi lebih tertata.

Bahkan, pembangunan proyek pagar laut itu diklaim sudah disosialisasikan kepada para nelayan terkait batas kepemilikan dan dampaknya terhadap kegiatan melaut mereka.

Dalam perjalanannya, proyek misterius itu sempat menuai protes dari para aktivis lingkungan dan nelayan setempat. Mereka menilai, keberadaan pagar laut itu, selain mengganggu aktivitas dalam mencari ikan juga bisa merusak ekosistem.

Baca Juga:  KPK Ingatkan Pemprov Jabar Segera Inventarisir Sertifikat Aset

Para nelayan bahkan mengakui hasil tangkapan ikan mereka menurun drastis setelah adanya pagar laut itu. Jika biasanya sehari bisa menangkap sekitar 40 kilogram ikan, kini tangkapan ikan mereka hanya sekitar 5 kilogram saja.

Belakangan juga diketahui kalau proyek tersebut dibangun sejak 2023 lalu. Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) menduga, proyek itu dibuat untuk kepentingan reklamasi.

WALHI menilai, keberadaan pagar laut di Bekasi itu bisa merusak ekosistem dan menganggu aktivitas para nelayan.

Pemprov Jabar sendiri menolak pembangunan proyek yang menyerupai pagar laut itu disebut misterius. Sebab, proyek itu sudah melalui kajian dan dibangum berdasarkan perjanjian kerjasama antara pemerintah dengan perusahaan swasta.

Baca Juga:  KKJ-PKJB 2024, Pemprov Jabar Targetkan Kunjungan 100 Juta Wisatawan

Pemprov Jabar menyatakan, dalam pembangunan pelabuhan perikanan itu ada tiga fasilitas yang harus dipenuhi.

Ketiganya adalah fasilitas pokok, berupa dermaga dan mercusuar, fasilitas penunjang seperti fasilitas umum, mesjid, MCK dan tempat istirahat.

Selanjutnya, fasilitas fungsional berupa tempat pelelangan ikan, pabrik es dan kios-kios kuliner serta hasil pengolahan ikan.

Dengan beragam fungsinya nanti, semua pihak yang berkepentingan bisa memahami dan tidak menimbulkan persepsi yang simpang siur terkait keberadaan pagar laut di pesisir utara Bekasi itu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kabupaten Bekasi pagar laut Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.