Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Minggu, 22 Maret 2026 13:13 WIB

Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit

Minggu, 22 Maret 2026 11:14 WIB

Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?

Minggu, 22 Maret 2026 10:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?
  • Dipanggil Timnas, Eliano Reijnders Ungkap Persaingan Sengit di Skuad Garuda
  • Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen
  • Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal
  • Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 22 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Asal-Usul Nama Dago: Kisah ‘Silih Dagoan’ yang Jadi Ikon Bandung Utara

By SusanaJumat, 25 April 2025 20:30 WIB2 Mins Read
Jalan Ir H. Djuanda atau Dago di Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Siapa yang tak kenal Dago? Bagi warga Bandung, nama ini sudah melekat sebagai salah satu kawasan paling ikonik di wilayah utara kota.

Dikenal sebagai daerah yang bersih, asri, dan maju, Dago kerap menjadi destinasi favorit baik bagi warga lokal maupun wisatawan dari luar kota.

Secara administratif, Dago merupakan nama sebuah kelurahan di Kota Bandung. Namun, sebutan ini juga merujuk pada salah satu jalan utama yang sangat terkenal, yaitu Jalan Ir. H. Djuanda.

Di balik nama Dago, tersimpan sejarah yang cukup panjang dan menarik.

Baca Juga:  Menginap dengan Gaya di Cartel Bandung, Hotel Kekinian untuk Generasi Kreatif

Penamaan kawasan ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika wilayah tersebut masih berupa jalur setapak yang menjadi satu-satunya akses penduduk dari pegunungan menuju pasar di kota.

Asal-usul nama “Dago” ternyata berasal dari bahasa Sunda, yaitu kata “dagoan” yang berarti “menunggu.”

Pada masa penjajahan, penduduk di kawasan Bandung utara memiliki kebiasaan untuk saling menunggu sebelum berangkat ke pusat kota demi alasan keamanan.

Baca Juga:  Perkuat Mitigasi Bencana, Pemkot Bandung Siapkan Penambahan Ruang Terbuka Hijau

Aktivitas “silih dagoan” (saling menunggu) inilah yang kemudian melekat pada kawasan tersebut dan akhirnya menjadi nama jalan.

Sejak era kolonial, Dago dikenal sebagai kawasan yang sejuk dan nyaman, sehingga kerap dijadikan tempat peristirahatan, bahkan menjadi kawasan elite bagi para pejabat Belanda.

Kini, wajah Dago telah berubah menjadi lebih modern. Revitalisasi kawasan ini, terutama trotoar legendarisnya, semakin mempercantik lingkungan sekitar.

Deretan lampu vintage dan kursi-kursi cantik di sepanjang Jalan Dago memberikan nuansa ala Eropa yang memanjakan mata.

Baca Juga:  Asal-Usul Nama Cileunyi, dari Mata Air Jernih Jadi Ikon Kemacetan Timur Bandung

Trotoar ini diresmikan pada 19 Februari 2017 sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali budaya berjalan kaki khas masyarakat Bandung tempo dulu.

Bahkan, Dago kini disebut-sebut mirip dengan salah satu jalan di Barcelona, Spanyol, berkat desain trotoarnya yang artistik dan penuh estetika.

Tak heran jika setiap wisatawan yang datang ke Kota Bandung, hampir pasti menyempatkan diri untuk singgah dan menikmati suasana khas Dago yang romantis dan penuh cerita sejarah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal usul Bandung Utara Dago nama
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit

Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri

Wajib Tahu! Ini Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri yang Benar

Link Video Ojol Bali 17 Menit! Pakar Ungkap Bahaya Mengerikan yang Mengintai HP Anda

Bikin Penasaran, Link Video Ojol Bali 17 Menit Diburu Netizen

Salat Id Sendiri di Rumah? Begini Hukum dan Caranya Menurut Ulama

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.