bukamata.id – Siapa yang tak kenal Dago? Bagi warga Bandung, nama ini sudah melekat sebagai salah satu kawasan paling ikonik di wilayah utara kota.
Dikenal sebagai daerah yang bersih, asri, dan maju, Dago kerap menjadi destinasi favorit baik bagi warga lokal maupun wisatawan dari luar kota.
Secara administratif, Dago merupakan nama sebuah kelurahan di Kota Bandung. Namun, sebutan ini juga merujuk pada salah satu jalan utama yang sangat terkenal, yaitu Jalan Ir. H. Djuanda.
Di balik nama Dago, tersimpan sejarah yang cukup panjang dan menarik.
Penamaan kawasan ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika wilayah tersebut masih berupa jalur setapak yang menjadi satu-satunya akses penduduk dari pegunungan menuju pasar di kota.
Asal-usul nama “Dago” ternyata berasal dari bahasa Sunda, yaitu kata “dagoan” yang berarti “menunggu.”
Pada masa penjajahan, penduduk di kawasan Bandung utara memiliki kebiasaan untuk saling menunggu sebelum berangkat ke pusat kota demi alasan keamanan.
Aktivitas “silih dagoan” (saling menunggu) inilah yang kemudian melekat pada kawasan tersebut dan akhirnya menjadi nama jalan.
Sejak era kolonial, Dago dikenal sebagai kawasan yang sejuk dan nyaman, sehingga kerap dijadikan tempat peristirahatan, bahkan menjadi kawasan elite bagi para pejabat Belanda.
Kini, wajah Dago telah berubah menjadi lebih modern. Revitalisasi kawasan ini, terutama trotoar legendarisnya, semakin mempercantik lingkungan sekitar.
Deretan lampu vintage dan kursi-kursi cantik di sepanjang Jalan Dago memberikan nuansa ala Eropa yang memanjakan mata.
Trotoar ini diresmikan pada 19 Februari 2017 sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali budaya berjalan kaki khas masyarakat Bandung tempo dulu.
Bahkan, Dago kini disebut-sebut mirip dengan salah satu jalan di Barcelona, Spanyol, berkat desain trotoarnya yang artistik dan penuh estetika.
Tak heran jika setiap wisatawan yang datang ke Kota Bandung, hampir pasti menyempatkan diri untuk singgah dan menikmati suasana khas Dago yang romantis dan penuh cerita sejarah.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











