Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Larangan Spanduk Karhutla Berujung Hujatan! Klarifikasi Mentah, Oki Rengga Dituding Star Syndrome dan Jumawa!

Sabtu, 7 November 2026 08:49 WIB

Bencana Beneran Dianggap Arena Bermain? Ria Ricis Diamuk Warganet!

Sabtu, 7 November 2026 08:01 WIB

Ukir Catatan Emas di Asia, Persib dan Borneo FC Tuai Pujian Setinggi Langit dari Ferry Paulus

Sabtu, 7 November 2026 07:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Larangan Spanduk Karhutla Berujung Hujatan! Klarifikasi Mentah, Oki Rengga Dituding Star Syndrome dan Jumawa!
  • Bencana Beneran Dianggap Arena Bermain? Ria Ricis Diamuk Warganet!
  • Ukir Catatan Emas di Asia, Persib dan Borneo FC Tuai Pujian Setinggi Langit dari Ferry Paulus
  • BSU 2026 Rp900 Ribu Cair Kapan? Cek Syarat Gaji UMK dan Cara Validasi Data via JMO
  • Dicari Warganet! Link Video Viral ‘Hampir 10 Menit’ Karyawan HWI Jepara, Asli atau Hoaks?
  • Bocor di TikTok dan X, Isu Video Egar dan Fina Banyuwangi Akhirnya Terbongkar!
  • Resmi dari Kemnaker! BSU 2026 Rp900 Ribu Disalurkan Lewat Himbara dan Pos
  • Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Setiap Hari Ratusan Penumpang dari India Tiba di Bali, Ancaman Virus Nipah Diawasi

By Aga GustianaJumat, 30 Januari 2026 16:42 WIB3 Mins Read
Ilustrasi virus Influenza. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Denpasar meningkatkan langkah antisipasi terhadap potensi masuknya Virus Nipah ke Bali, terutama melalui jalur penerbangan dari India. Penguatan pengawasan dilakukan setelah otoritas setempat mengonfirmasi adanya kasus di negara tersebut.

Arus penumpang dari India menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terbilang tinggi. Dalam satu hari, jumlah kedatangan rata-rata mencapai 500 hingga 600 orang. Sepanjang Januari 2026 saja, tercatat sebanyak 19.635 penumpang melakukan perjalanan keluar-masuk rute Bali–India menggunakan maskapai Air India dan IndiGo.

“Terutama karena virus ini terjadi di India kita fokus ke India, tetapi semua penerbangan tetap diantisipasi ya,” kata Kepala BBKK Denpasar Heri Saputra dilansir dari Antara.

Meski perhatian utama tertuju pada penerbangan dari India, BBKK Denpasar menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya terbatas pada satu rute. Mobilitas masyarakat Asia yang tinggi membuat potensi penyebaran penyakit lebih sulit dipetakan.

Baca Juga:  Menkes Berikan Apresiasi Kader dan Posyandu Berprestasi di Bidang Kesehatan

“Secara kewaspadaan tetap semua penerbangan karena bisa jadi orang India ke Singapura atau ke Malaysia, dari Malaysia ke sini. Namun, karena yang saat ini terjangkit India, kami fokus penerbangan India,” ujar Heri Saputra.

Sebagai langkah pencegahan awal, petugas melakukan pemeriksaan suhu tubuh seluruh penumpang internasional menggunakan thermal scanner yang terpasang di area kedatangan. Saat ini tersedia tiga alat pemindai suhu, masing-masing dua di terminal internasional dan satu di terminal domestik.

“Gejala awal biasanya demam tinggi, berkisar 37,5 derajat atau 38 derajat,” ucapnya.

Baca Juga:  Bio Farma Hibahkan 271.600 Vial Vaksin bOPV untuk Perangi Polio di Myanmar

Apabila ditemukan penumpang dengan suhu tinggi atau menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada infeksi Virus Nipah, petugas akan langsung melakukan pemeriksaan lanjutan di area terpisah. Riwayat perjalanan akan ditelusuri, sementara sampel kesehatan akan diambil untuk diuji di laboratorium rujukan di Surabaya, terlebih jika muncul keluhan tambahan seperti sesak napas atau nyeri otot.

“Misalnya ada gejala kritis akan kami rujuk ke RS Prof Ngoerah. Kami akan periksa apakah dia benar-benar positif Virus Nipah atau karena sakit biasa,” imbuhnya.

Menurut Heri, kesiapan fasilitas kesehatan di Bali menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi potensi kasus. Rumah sakit pemerintah telah dilengkapi ruang isolasi untuk penanganan pasien yang perlu dikarantina. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan apabila merasakan gejala mencurigakan.

Baca Juga:  Ini Waktu Terbaik Minum Kopi untuk Dapatkan Manfaat Maksimal, Menurut Ahli

Virus Nipah sendiri tergolong berbahaya karena dapat memicu radang otak, dengan tingkat kematian dilaporkan mencapai 45 hingga 75 persen.

Selain pengawasan di pintu masuk, BBKK Denpasar juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam aktivitas sehari-hari. Warga diminta menghindari konsumsi buah yang memiliki bekas gigitan kelelawar serta memastikan buah dicuci dan dikupas sebelum dimakan.

Bagi pelaku perjalanan, terutama yang baru kembali dari India atau wilayah terdampak, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sangat dianjurkan.

“Paling penting segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit Nipah pasca-kepulangan dari India,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bali kesehatan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal

Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?

Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla

Aksi Begal Todong Pistol di Cangkuang Bandung Viral, Pelaku Utama Ternyata Masih 17 Tahun

CPNS

Resmi! Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS 2026 Mulai November

Bukan Orang Sembarangan! Rahasia Gadis Bukittinggi Ini Disegani Para Syekh Besar Universitas Al-Azhar

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.