Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Sabtu, 20 Juni 2026 11:16 WIB

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

Sabtu, 20 Juni 2026 09:03 WIB
Garena Free Fire (FF)

Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus

Sabtu, 20 Juni 2026 08:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat
  • Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan
  • Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya
  • Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Menang Tipis 1-0 atas Skotlandia Lewat Drama Gol Cepat
  • Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun
  • Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Setiap Hari Ratusan Penumpang dari India Tiba di Bali, Ancaman Virus Nipah Diawasi

By Aga GustianaJumat, 30 Januari 2026 16:42 WIB3 Mins Read
Ilustrasi virus Flu. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Denpasar meningkatkan langkah antisipasi terhadap potensi masuknya Virus Nipah ke Bali, terutama melalui jalur penerbangan dari India. Penguatan pengawasan dilakukan setelah otoritas setempat mengonfirmasi adanya kasus di negara tersebut.

Arus penumpang dari India menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terbilang tinggi. Dalam satu hari, jumlah kedatangan rata-rata mencapai 500 hingga 600 orang. Sepanjang Januari 2026 saja, tercatat sebanyak 19.635 penumpang melakukan perjalanan keluar-masuk rute Bali–India menggunakan maskapai Air India dan IndiGo.

“Terutama karena virus ini terjadi di India kita fokus ke India, tetapi semua penerbangan tetap diantisipasi ya,” kata Kepala BBKK Denpasar Heri Saputra dilansir dari Antara.

Meski perhatian utama tertuju pada penerbangan dari India, BBKK Denpasar menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya terbatas pada satu rute. Mobilitas masyarakat Asia yang tinggi membuat potensi penyebaran penyakit lebih sulit dipetakan.

Baca Juga:  Kemenkes Imbau Pemangku Kepentingan Tingkatkan Kewaspadaan Terkait Virus Nipah

“Secara kewaspadaan tetap semua penerbangan karena bisa jadi orang India ke Singapura atau ke Malaysia, dari Malaysia ke sini. Namun, karena yang saat ini terjangkit India, kami fokus penerbangan India,” ujar Heri Saputra.

Sebagai langkah pencegahan awal, petugas melakukan pemeriksaan suhu tubuh seluruh penumpang internasional menggunakan thermal scanner yang terpasang di area kedatangan. Saat ini tersedia tiga alat pemindai suhu, masing-masing dua di terminal internasional dan satu di terminal domestik.

“Gejala awal biasanya demam tinggi, berkisar 37,5 derajat atau 38 derajat,” ucapnya.

Baca Juga:  Lewat Kajian Duha, Jemaah Kloter 36 JKS Perkuat Hati dan Kesehatan Jelang Puncak Haji

Apabila ditemukan penumpang dengan suhu tinggi atau menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada infeksi Virus Nipah, petugas akan langsung melakukan pemeriksaan lanjutan di area terpisah. Riwayat perjalanan akan ditelusuri, sementara sampel kesehatan akan diambil untuk diuji di laboratorium rujukan di Surabaya, terlebih jika muncul keluhan tambahan seperti sesak napas atau nyeri otot.

“Misalnya ada gejala kritis akan kami rujuk ke RS Prof Ngoerah. Kami akan periksa apakah dia benar-benar positif Virus Nipah atau karena sakit biasa,” imbuhnya.

Menurut Heri, kesiapan fasilitas kesehatan di Bali menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi potensi kasus. Rumah sakit pemerintah telah dilengkapi ruang isolasi untuk penanganan pasien yang perlu dikarantina. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan apabila merasakan gejala mencurigakan.

Baca Juga:  Soroti Kegiatan Study Tour SMA Negeri 6 Depok ke Bali, Dedi Mulyadi: Itu Mah Piknik!

Virus Nipah sendiri tergolong berbahaya karena dapat memicu radang otak, dengan tingkat kematian dilaporkan mencapai 45 hingga 75 persen.

Selain pengawasan di pintu masuk, BBKK Denpasar juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam aktivitas sehari-hari. Warga diminta menghindari konsumsi buah yang memiliki bekas gigitan kelelawar serta memastikan buah dicuci dan dikupas sebelum dimakan.

Bagi pelaku perjalanan, terutama yang baru kembali dari India atau wilayah terdampak, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sangat dianjurkan.

“Paling penting segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit Nipah pasca-kepulangan dari India,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bali Bandara Ngurah Rai BBKK Denpasar kesehatan penerbangan internasional penumpang India virus nipah wabah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.