Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Hari Ini 21 Juni 2026 di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah

Minggu, 21 Juni 2026 16:02 WIB

TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen

Minggu, 21 Juni 2026 15:28 WIB

Bikin Tuchel Menyesal?! Begini Cara Elegan Harry Maguire Balas Dendam Usai Dicoret dari Piala Dunia

Minggu, 21 Juni 2026 14:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Hari Ini 21 Juni 2026 di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah
  • TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen
  • Bikin Tuchel Menyesal?! Begini Cara Elegan Harry Maguire Balas Dendam Usai Dicoret dari Piala Dunia
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Viral, Ini Isi Sebenarnya yang Bikin Penasaran
  • Bursa Transfer Liga 1 2026/2027 Memanas: Persija Incar Kevin Mendoza, Persib Gerak Cepat
  • Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung
  • Geger! Malut United Diduga Bertransformasi Jadi Jateng United FC Mulai 2026
  • Auto Kaya Item! Kode Redeem FF Terbaru Bikin Inventori Kamu Makin Sultan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 21 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Zona Bahaya! Polisi Tutup Akses Longsor Pasirlangu di Kaki Gunung Burangrang

By SusanaJumat, 30 Januari 2026 19:26 WIB2 Mins Read
Proses evakuasi dan pencarian korban bencana longsor di Kampung Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pihak Kepolisian memberlakukan penutupan dan penjagaan ketat di kawasan bencana longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, guna mencegah munculnya korban baru akibat potensi longsor susulan.

Langkah sterilisasi ini diambil menyusul kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah kaki Gunung Burangrang, dengan intensitas hujan tinggi disertai kabut tebal. Situasi tersebut membuat area longsor tetap berada dalam zona bahaya berisiko tinggi.

Petugas kepolisian disiagakan di sejumlah titik akses menuju lokasi bencana untuk membatasi pergerakan warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak. Pengosongan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dilakukan berdasarkan koordinasi antara aparat keamanan dan perangkat desa setempat.

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan ragu melakukan penutupan akses secara total apabila kondisi di lapangan dinilai membahayakan keselamatan warga dan petugas. Kebijakan ini dinilai penting untuk mempercepat proses penanggulangan bencana serta melindungi nyawa masyarakat.

Baca Juga:  Tinjau Longsor Bandung Barat, Dedi Mulyadi Ungkap Alih Fungsi Lahan Jadi Pemicu

Polisi Sesalkan Warga Datang karena Rasa Penasaran

Kapolres Cimahi, AKBP Niko Adi Putra, menyayangkan masih adanya warga yang mendatangi lokasi longsor hanya karena dorongan rasa ingin tahu.

Baca Juga:  Pakar ITB Peringatkan Potensi Longsor Susulan di Pasirlangu, Ancaman Aliran Lumpur Masih Mengintai

Menurutnya, kehadiran masyarakat yang tidak berkepentingan justru menghambat mobilitas petugas di lapangan, terutama tim penyelamat yang tengah melakukan operasi pencarian dan evakuasi korban.

Penumpukan kendaraan warga di jalur-jalur krusial menyebabkan akses keluar-masuk mobil tim SAR dan ambulans menjadi terbatas. Padahal, kecepatan pergerakan sangat krusial dalam proses penanganan korban, khususnya di sekitar posko pengungsian dan posko Disaster Victim Identification (DVI).

Update Pencarian Korban Longsor Hari ke-7

Hingga Jumat (30/1/2026), proses pencarian korban longsor Pasirlangu telah memasuki hari ketujuh. Puluhan korban masih dinyatakan belum ditemukan.

Baca Juga:  Jejak Ramalan Hard Gumay di Balik Tragedi Longsor Pasirlangu Bandung Barat

Basarnas terus mengerahkan upaya maksimal dengan menambah dukungan alat berat serta mengoptimalkan personel di berbagai sektor pencarian. Namun, cuaca ekstrem masih menjadi kendala utama dalam operasi penyelamatan.

Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Y. Bramantyo N, menyampaikan bahwa hingga saat ini sekitar 32 korban masih dalam proses pencarian. Meski kondisi alam tidak bersahabat, seluruh personel tetap dikonsolidasikan untuk bekerja secara optimal dan mengutamakan keselamatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bencana longsor Cisarua cuaca ekstrem Bandung Barat Longsor Bandung Barat longsor Pasirlangu Pencarian Korban Longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen

Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung

Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.