Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tampil Melempem di Piala Presiden 2026, Ramon Tanque Tak Layak Dipertahankan Persib?

Jumat, 7 Agustus 2026 21:54 WIB

30 Saksi Sudah Diperiksa, Pelaku Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Masih Misterius

Jumat, 7 Agustus 2026 21:01 WIB

Profil Indra Priawan: Pewaris Tahta Blue Bird yang Viral Usai Jadi Imam dan Lantunkan Ayat Al-Qur’an dengan Merdu

Jumat, 7 Agustus 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tampil Melempem di Piala Presiden 2026, Ramon Tanque Tak Layak Dipertahankan Persib?
  • 30 Saksi Sudah Diperiksa, Pelaku Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Masih Misterius
  • Profil Indra Priawan: Pewaris Tahta Blue Bird yang Viral Usai Jadi Imam dan Lantunkan Ayat Al-Qur’an dengan Merdu
  • Pernah Bikin Haru Penonton TV, Jejak Kelam Saepul Pelaku Mutilasi Depok Terbongkar
  • ASN KBB Viral Bahas Fee Proyek di Live Medsos, Ditegur Atasan hingga Terancam Mutasi
  • Begal Bikin Resah Warga Jabar, KDM dan Kapolda Jabar Siapkan Pengawalan Malam Gratis
  • Link Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Garuda Wajib Menang Malam Ini!
  • Usai Gagal Juara Piala Presiden, Persib Langsung Tancap Gas di Bali demi Misi Besar ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

30 Saksi Sudah Diperiksa, Pelaku Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Masih Misterius

By SusanaJumat, 7 Agustus 2026 21:01 WIB3 Mins Read
Satpam Waduk Jatiluhur Sumarna. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus pembunuhan Sumarna, satpam Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, masih menjadi perhatian publik. Hingga Kamis (6/8/2026), kepolisian belum mengungkap identitas maupun menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam kematian korban.

Penyidik Polres Purwakarta masih terus melakukan pendalaman dengan dukungan tim dari Polda Jawa Barat. Sejumlah langkah penyelidikan dilakukan, mulai dari pemeriksaan saksi, pengumpulan bukti, hingga analisis hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pihaknya memberikan bantuan penuh kepada Polres Purwakarta untuk mempercepat proses pengungkapan kasus pembunuhan satpam Waduk Jatiluhur tersebut.

“Terkait dengan penanganan kasus di Purwakarta, tim Polda telah membackup memang untuk kasus ini dan kami masih proses penyelidikan dan penyidikan,” ujar Hendra di Mapolda Jabar, Kamis.

Polisi Periksa 30 Saksi Kasus Pembunuhan Sumarna

Dalam proses penyelidikan, polisi telah meminta keterangan dari sekitar 30 orang saksi. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan Sumarna meninggal dunia.

Meski jumlah saksi yang diperiksa terus bertambah, polisi masih membutuhkan informasi tambahan untuk memperkuat alat bukti dan mengarah kepada pelaku.

“Masih perlu banyak penambahan saksi-saksi yang saat ini sudah mencapai 30-an orang,” kata Hendra.

Menurut kepolisian, setiap keterangan saksi akan dikaji dan dicocokkan dengan bukti lain yang ditemukan di lapangan. Hal tersebut dilakukan agar penyidik mendapatkan gambaran utuh mengenai kronologi sebelum hingga setelah korban ditemukan meninggal.

Polda Jabar Turunkan Tim Bantu Ungkap Pelaku

Untuk mempercepat pengungkapan kasus pembunuhan satpam Waduk Jatiluhur, Polda Jawa Barat sebelumnya telah menerjunkan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Tim tersebut melakukan gelar perkara berdasarkan hasil penyelidikan awal, termasuk temuan dari olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menyebut hasil gelar perkara menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah penyidikan selanjutnya.

Namun, hingga kini proses tersebut masih berjalan dan belum menemukan titik terang mengenai siapa pelaku pembunuhan Sumarna.

Polisi Temukan Dugaan Luka Akibat Benda Keras

Selain mendalami keterangan saksi, penyidik juga masih melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tubuh korban.

Sebelumnya, Kapolda Jabar mengungkapkan adanya dugaan luka akibat benturan benda keras pada tubuh Sumarna. Polisi juga menduga korban telah meninggal dunia sebelum tubuhnya ditemukan di perairan Waduk Jatiluhur.

Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk penting dalam penyidikan karena menunjukkan kemungkinan adanya peristiwa pidana sebelum korban berada di dalam air.

Meski demikian, polisi belum mengungkap secara detail lokasi kejadian, waktu kematian, maupun bagaimana proses korban bisa berada di Waduk Jatiluhur.

Polisi Minta Masyarakat Tidak Sebarkan Informasi Belum Teruji

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi terkait kasus pembunuhan Sumarna.

Polda Jabar memastikan penyidik tetap bekerja secara profesional dengan mengutamakan bukti dan fakta yang ditemukan selama proses penyelidikan.

“Kami akan lakukan secara profesional dan kami akan terus berusaha dengan keras untuk bisa mengungkap kasus ini,” tegas Hendra.

Kasus pembunuhan satpam Waduk Jatiluhur ini masih menjadi pekerjaan besar bagi kepolisian. Banyaknya saksi yang telah diperiksa menjadi bagian dari upaya mengurai misteri kematian korban.

Penyidik kini masih berupaya menghubungkan berbagai petunjuk, mulai dari keterangan saksi, hasil olah TKP, hingga temuan medis terhadap tubuh korban untuk menemukan rantai kejadian yang mengarah kepada pelaku.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus Sumarna Purwakarta pelaku pembunuhan Jatiluhur pembunuhan satpam Waduk Jatiluhur satpam Waduk Jatiluhur tewas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pernah Bikin Haru Penonton TV, Jejak Kelam Saepul Pelaku Mutilasi Depok Terbongkar

ASN KBB Viral Bahas Fee Proyek di Live Medsos, Ditegur Atasan hingga Terancam Mutasi

Begal Bikin Resah Warga Jabar, KDM dan Kapolda Jabar Siapkan Pengawalan Malam Gratis

Viral Cibir Pasien BPJS Sebelum Meninggal, RSUD Cicalengka Resmi Nonaktifkan Oknum Nakes

Kasus Pohon Jalan Riau Naik ke Ranah Pidana, Videotron Disegel dan ASN Ikut Diperiksa

Bansos

Punya KTP? Begini Cara Cek BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, Dana Rp600 Ribu Menanti

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Perdana di Kota Kembang, Gerai Busana Muslim Syareeva Resmi Beroperasi dengan Aturan Khusus Wanita
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.