bukamata.id – Sorotan tajam mengiringi langkah Persib Bandung usai mengarungi gelaran Piala Presiden 2026. Perhatian publik sepak bola Tatar Sunda tertuju pada performa lini depan Maung Bandung, khususnya penyerang berpaspor Brasil, Ramon Tanque.
Ekspektasi tinggi yang dibebankan kepada Ramon berujung kekecewaan. Sepanjang lima laga yang dilakoni Persib hingga menembus partai puncak, juru taktik Igor Tolic padahal terus memberikan kepercayaan dan menit bermain. Sayang, kepercayaan tersebut gagal dibayar tuntas. Ramon menyelesaikannya tanpa mengemas satu pun gol maupun assist, sebuah catatan minus bagi penyerang depan jelang bergulirnya kompetisi resmi.
Teknik Dasar Jadi Sorotan Bobotoh
Performa minim kontribusi tersebut memantik reaksi dari Bobotoh yang juga pengamat sepak bola Persib, Indra Jaya. Ia menilai gaya permainan pemain berusia 27 tahun itu selama pramusim masih jauh di bawah standar harapan.
Kritik Indra bahkan menyasar pada aspek teknis mendasar yang dinilainya kurang menonjol untuk ukuran pemain asing.
“Penampilan Ramon di pramusim jauh dari harapan. Bahkan dari teknik dasar seperti tidak terlihat sebagai pemain profesional. Cara dia first touch, scanning, kemudian ball feeling terlihat jauh dari pemain profesional,” kata Indra, Jumat (7/8/2026).
Desakan Evaluasi Manajemen dan Kontrak
Melihat catatan di panggung pramusim, Indra menegaskan bahwa manajemen Persib perlu mengambil tindakan tegas. Menurutnya, berdasar dari apa yang disajikan di lapangan, Ramon dianggap tidak memenuhi kualifikasi untuk terus mengenakan kostum Pangeran Biru.
“Sejujurnya kurang layak untuk mendapatkan perpanjangan kontrak, karena seharusnya ada evaluasi dari musim lalu. Tapi mungkin tim pelatih melihat ada sesuatu yang lain. Namun setelah di Piala Presiden, ya layak untuk tidak diperpanjang melihat kemampuannya seperti itu,” ujarnya.
Indra menambahkan, kekecewaan publik bukan sekadar bertumpu pada nihilnya pundi-pundi gol. Kehadiran Ramon di area pertahanan lawan dinilai tidak memberikan dampak kolektif bagi skema penyerangan tim secara keseluruhan.
“Bahkan sangat minim kontribusi, bukan hanya gol, tapi assist, memudahkan kawan untuk mencetak gol juga tidak terlihat kontribusinya di Piala Presiden kemarin,” ucapnya.
Opsi Opsi Pinjaman dan Masalah Gaji
Seiring makin kencangnya gelombang kritik dari kalangan Bobotoh, wacana untuk melepas sang pemain dengan status pinjaman mulai mencuat di jagat maya.
Meski menilai opsi meminjamkan Ramon ke klub lain merupakan langkah logis, Indra menyentil kendala realistis yang potensi menghadang, terutama terkait beban finansial sang juru gedor.
“Banyak yang mendesak Ramon dipinjamkan, ya itu opsi yang bagus. Cuma masalahnya apakah ada tim yang bersedia menampung Ramon dengan gaji yang setara saat berada di Persib,” katanya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








