Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?

Selasa, 17 Maret 2026 09:00 WIB

Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!

Selasa, 17 Maret 2026 06:00 WIB

Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?

Selasa, 17 Maret 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?
  • Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!
  • Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?
  • Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor
  • Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Jadi Buruan di X dan TikTok, Ternyata Ini Fakta di Balik Kotak Putih yang Viral!
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur
  • Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Atasi Pengangguran di Jabar, Dedi Mulyadi Komitmen Berantas Percaloan Tenaga Kerja

By SusanaJumat, 17 Januari 2025 22:00 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: Instagram @dedimulyadi71.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2024-2029, Dedi Mulyadi, menyoroti tingginya angka pengangguran di Jabar dan menyebutkan bahwa masalah ini erat kaitannya dengan rendahnya serapan tenaga kerja lokal di kawasan industri.

Dalam sebuah kesempatan, Kang DM sapaan akrab Dedi Mulyadi mengungkapkan keprihatinannya dengan melihat banyak kendaraan yang terparkir di kawasan industri dengan plat nomor dari luar provinsi, seperti Jawa Tengah.

Hal ini menunjukkan adanya ketergantungan terhadap pekerja dari luar daerah, yang berdampak pada pengangguran di Jabar.

“Coba perhatikan, di kawasan industri, hampir semua nomor motor berasal dari luar Jawa Barat, khususnya Jawa Tengah. Ini menggambarkan bahwa banyak pekerja dari luar yang mengisi posisi-posisi di kawasan industri kita. Padahal, angka pengangguran di Jawa Barat sangat tinggi. Wajar saja, karena tenaga kerja kita belum terserap maksimal,” ungkap Kang DM, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Jumat (17/1/2025).

Baca Juga:  Said Iqbal Kritik Tajam Kebijakan Dedi Mulyadi Soal UMSK, Pintar Manipulasi Rakyat Lewat Konten

Kang DM menjelaskan bahwa masalah ini terkait dengan sistem rekrutmen yang ada di banyak perusahaan.

Menurutnya, jika manajer personalia di perusahaan lebih memilih untuk merekrut tenaga kerja dari kampung halamannya, hal tersebut tidak mendukung potensi pasar tenaga kerja lokal.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Geram Temukan Tambang Ilegal di Subang, Semprot Kinerja Satpol PP dan Dinas ESDM Jabar

“Masalah ini ada di internal kita, terutama dalam sistem rekrutmen. Manajer personalia seringkali lebih memilih merekrut orang-orang yang berasal dari kampung halamannya,” paparnya.

Oleh karena itu, Dedi berencana untuk mengimplementasikan kebijakan yang akan mendorong serapan tenaga kerja lokal yang mumpuni, agar tidak ada lagi ketergantungan pada pekerja luar daerah.

Salah satu komitmennya adalah menciptakan pasar tenaga kerja yang lebih inklusif bagi masyarakat lokal, tanpa adanya praktik percaloan yang merugikan.

Baca Juga:  Pernikahan Putri Karlina & Anak Dedi Mulyadi Berujung Maut, Warga Terinjak Massa

“Nanti kita bikin komitmen, bikin komitmennya adalah pasar lokal kerja kita itu mumpuni, ngapain ngambil dari luar, terus yang berikutnya adalah percaloan tenaga kerja, ingetloh kutipan calon tenaga kerja hampir 30 juta per orang,” tandasnya.

Dengan kebijakan ini, Kang DM berharap akan tercipta lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat Jabar, sekaligus mengurangi angka pengangguran di provinsi ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi industri Kang DM Pengangguran percaloan tenaga kerja lokal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.