- Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ di Dapur Bikin Heboh, Ternyata Ada Fakta Mengerikan
- Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat
- Siap-siap Drama! Persib vs Bali United, Adu Serang yang Tak Terhindarkan
- HEBOH! Netizen Dibuat Penasaran, Fakta Sebenarnya Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Akhirnya Terungkap
- Dikasih Kebun Sawit Malah Ngelunjak! Istri Bongkar Borok Suami: Diduga Selingkuh dan Gadein Surat Tanah Keluarga!
- Aksi Senyap 20 Tahun Terhenti! Polisi Tangkap ‘Ki Bedil’, Perakit Senjata Ilegal Kelas Atas
- Mengejutkan! Thomas Ramdhan Tinggalkan GIGI, Singgung Adanya Penghianatan
- Gawat! Borneo FC dan Persija Semakin Dekat, Persib Wajib Menang Lawan Bali United
Penulis: Aga Gustiana
Memiliki pengalaman di dunia jurnalisme sejak tahun 2015, memulai karier di media lokal dengan dedikasi tinggi terhadap pemberitaan yang akurat dan mendalam. Saat ini berperan sebagai editor di Bukamata.id, mengawal proses editorial dan memastikan kualitas konten yang disajikan tetap tajam, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan pembaca.
bukamata.id – Perbincangan soal video “Teh Pucuk 17 menit” belum juga mereda. Setelah versi berdurasi sekitar 1 menit 50 detik sempat viral, kini muncul klaim adanya rekaman lebih panjang yang disebut-sebut berdurasi hingga 17 menit. Klaim ini langsung memicu gelombang pencarian di TikTok, X, hingga Google. Namun pertanyaannya, apakah video panjang tersebut benar-benar ada? Dipicu Rasa Takut Ketinggalan Tren Fenomena ini berkembang cepat karena efek FOMO (fear of missing out). Ketika satu topik ramai dibahas, pengguna lain terdorong ikut mencari agar tidak merasa tertinggal. Sejumlah akun media sosial memanfaatkan situasi dengan mengunggah potongan gambar atau caption provokatif seperti “Full 17…
bukamata.id – Jagat media sosial kembali diramaikan oleh pencarian massal terkait “link video Teh Pucuk”. Dalam waktu singkat, frasa tersebut mendominasi kolom pencarian di TikTok dan X. Banyak pengguna mengaku melihatnya berseliweran di linimasa, sementara yang lain penasaran dan ikut memburu tautan yang disebut-sebut berdurasi hampir dua menit hingga belasan menit. Namun, alih-alih menemukan video seperti yang diklaim, sebagian pengguna justru berakhir di halaman penuh iklan, situs tidak jelas, hingga permintaan login yang mencurigakan. Ramai Dicari, Minim Bukti Narasi yang beredar menyebut adanya video berdurasi 1 menit 50 detik hingga 17 menit dengan muatan sensasional. Tetapi hingga kini, tidak ada…
bukamata.id – Atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api dipastikan memanas tengah pekan ini. Persib Bandung membawa misi besar saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026, Rabu (18/2/2026). Kekalahan 0-3 di Thailand memang menjadi pekerjaan rumah berat. Namun, pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan kondisi skuadnya tetap stabil jelang laga penentuan tersebut. Pelatih asal Kroasia itu memastikan anak asuhnya tidak terpengaruh secara signifikan, baik dari sisi kebugaran maupun mentalitas bertanding. “Kondisi para pemain, secara fisik tidak apa-apa, secara mental tidak apa-apa,” ujar Hodak dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (14/2/2026). Menurutnya, hasil…
bukamata.id – Belakangan ini, jagat media sosial diramaikan oleh satu frasa yang memancing rasa penasaran: “Teh Pucuk 17 menit”. Kata kunci tersebut mendadak ramai dicari dan muncul berulang kali di berbagai platform, terutama TikTok. Banyak pengguna internet mengaku melihatnya berseliweran di beranda, namun saat mencoba mencari penjelasan, justru tidak menemukan konteks yang jelas. Fenomena ini pun berkembang menjadi perbincangan luas tanpa arah yang pasti. Ramai Dibicarakan, Minim Penjelasan Seiring meningkatnya pencarian, konten-konten terkait ikut bermunculan. Sebagian hanya menampilkan gambar produk minuman kemasan, sebagian lain memuat potongan video singkat dengan judul yang menggoda rasa ingin tahu. Namun hingga kini, belum ada…
bukamata.id – Garut selalu punya cara untuk membuat orang ingin kembali. Kabupaten di Jawa Barat ini dikenal dengan udara sejuk, bentang alam hijau, serta kekayaan budaya yang masih terjaga. Tak sedikit wisatawan menyebutnya sebagai destinasi lengkap karena dalam satu wilayah, Anda bisa menemukan pantai, gunung, air terjun, dan situs bersejarah sekaligus. Julukan Swiss van Java bukan tanpa alasan. Lanskap pegunungan yang berpadu dengan hamparan kebun dan danau menghadirkan pemandangan yang memanjakan mata. Jika Anda sedang merencanakan perjalanan bersama keluarga, berikut beberapa destinasi populer di Garut yang layak dikunjungi. 1. Pantai Santolo, Spot Favorit Menikmati Senja Pantai Santolo berada di pesisir…
bukamata.id – Di tengah kesibukan agenda legislatif, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Budi Mahmud Saputra, menyempatkan diri turun langsung ke tengah masyarakat. Legislator dari Fraksi PAN ini meninjau kegiatan kerja bakti warga di Kp. Cigaluma, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Minggu (14/2/2026). Kehadiran sosok yang akrab disapa Pak Haji ini menjadi kejutan sekaligus penyemangat bagi warga RT 02/RW 11 yang sedang bahu-membahu memperbaiki infrastruktur jalan di lingkungan mereka. Perkuat Kerukunan Melalui Gotong Royong Dalam pantauannya, H. Budi Mahmud Saputra memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan warga Cigaluma. Menurutnya, aksi nyata warga ini merupakan bukti bahwa semangat swadaya masyarakat masih…
bukamata.id – Menjelang laga hidup-mati di fase gugur Asia, suasana di kubu Persib Bandung terasa lebih fokus dan terkendali. Kekalahan tiga gol tanpa balas pada pertemuan pertama memang menyisakan tekanan besar, tetapi ruang ganti Maung Bandung disebut tetap solid. Leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2025-26 akan digelar 18 Februari 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Di stadion kebanggaan Bobotoh itu, Persib akan menjamu Ratchaburi FC dalam laga yang menentukan nasib. Tekanan Ada, Tapi Tim Tetap Stabil Pelatih kepala Bojan Hodak memastikan kondisi timnya tidak goyah. Seusai sesi latihan di lapangan pendamping GBLA, ia menegaskan para pemain…
bukamata.id – Aksi kekerasan di jalan raya kembali menyita perhatian publik. Sebuah video yang diunggah akun Instagram Volunteer Netizen mendadak viral dan memicu gelombang kemarahan warganet. Rekaman tersebut memperlihatkan detik-detik dugaan pemukulan oleh oknum kru bus pariwisata terhadap seorang pengemudi mobil pribadi di jalur Solo–Jogjakarta arah Jakarta. Nama perusahaan otobus yang disebut dalam unggahan itu adalah Kopi Langit 81 Trans, armada wisata asal Pasuruan. Sejak video tersebut beredar, linimasa media sosial dipenuhi komentar keras, kecaman, hingga seruan agar kasus ini diproses secara hukum. Kronologi: Berawal dari Pindah Jalur Peristiwa itu disebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Berdasarkan penuturan yang beredar…
bukamata.id – Duka menyelimuti jagat pendidikan di Kota Bandung. Teka-teki hilangnya seorang siswa kelas VII SMP Negeri 26 Bandung berinisial ZAAQ berakhir memilukan. Setelah dinyatakan hilang selama beberapa hari, remaja tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (13/2) malam. Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena lokasi penemuan korban berada di area yang kini terbengkalai. Pihak sekolah yang terus memantau proses pencarian sejak awal merasa sangat terpukul atas tragedi yang menimpa anak didik mereka. Meluruskan Simpang Siur Waktu Hilangnya Korban Kepala Sekolah SMPN 26 Bandung, Titin Supriatin, memberikan…
bukamata.id – Gelombang spekulasi masih menyelimuti kasus video asusila yang mengguncang publik di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rekaman berdurasi 13 menit 17 detik yang memperlihatkan sepasang remaja di sebuah kamar dengan sprei merah motif floral tersebut sempat memicu kegaduhan besar setelah narasi liar menghubungkannya dengan kegiatan akademis mahasiswa. Awalnya, isu yang berkembang di platform WhatsApp menyebutkan bahwa pemeran dalam video tersebut adalah peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN). Namun, setelah dilakukan penelusuran mendalam, klaim tersebut mulai rontok satu per satu. Kronologi Munculnya Framing Negatif Isu ini pertama kali mencuat dengan mencatut nama sebuah posko KKN di Desa Lenek, Lombok…











