- Timnas Futsal Indonesia di AFC Asian Cup 2026: Jadwal, Venue, dan Live Streaming
- BRT Bandung Raya Ditolak PKL, Parkir di Pinggir Jalan Jadi Masalah Utama
- Trading Halt IHSG: Menkeu Purbaya Sarankan Investor Jangan Panik, Justru Momentum Beli
- Sempat Dipulangkan Mendadak, Chiki Fawzi Kini Kembali Diminta Jadi Petugas Haji 2026
- Hodak Kagum! Statistik Gila Patricio Matricardi Bersama Persib: Cuma 1 Kartu Kuning
- Harga Emas Kembali Pecahkan Rekor, Dekati Level US$ 5.600 di Tengah Ketidakpastian Global
- Netizen Buru Cewek Ini, Disebut Biang Kerok Tuduhan Es Kue Viral Pakai Spons
- Netizen Puas Polisi dan Jaksa Diskakmat DPR, Penanganan Kasus Hogi Minaya Penuh Kesalahan!

Penulis: Muhammad Rafki Razif Kiransyah
bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan sikapnya untuk tidak lagi berkompromi dengan perdebatan administratif maupun silang opini terkait bencana di Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pasca bencana longsor yang melanda kawasan tersebut, Dedi Mulyadi berkomitmen penuh untuk mengembalikan fungsi lahan di sana menjadi hutan seutuhnya. “Tidak ada niat bercentang perenang terkait faktor longsor Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. Satu hal yang pasti adalah alam tidak pernah mau diajak bernegosiasi,” tegas Dedi dalam Instagram pribadinya, Rabu (28/1/2026). Menurutnya, perdebatan mengenai apakah bencana ini murni faktor alami atau dampak alih fungsi lahan sudah tidak lagi relevan di depan mata rakyat…
bukamata.id – Proses evakuasi dan pencarian korban bencana longsor di Kampung Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih terus berlangsung hingga Rabu (28/1/2026). Longsor yang terjadi di kawasan perbukitan ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan menyebabkan material tanah dari lereng menimbun area permukiman warga. Tim SAR gabungan hingga kini masih disiagakan di lokasi untuk melakukan penyisiran di titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi penumpukan korban. Safety Officer Basarnas Bandung di Sektor A1, Agung Seprianto, menyampaikan kondisi personel di lapangan masih terjaga meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan medan berat. “Dapat kami informasikan bahwa tim SAR gabungan masih dalam keadaan sehat…
bukamata.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat resmi dikukuhkan untuk periode 2025–2030 di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (27/1/2026). Pengukuhan ini disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Gubernur Erwan Setiawan, serta jajaran Muspida Provinsi Jawa Barat dan pengurus MUI Pusat. Ketua Umum MUI Jabar, Aang Abdullah Zein, menegaskan bahwa kepengurusan baru mengusung tema “Khidmat Ulama untuk Jawa Barat Istimewa”. “Alhamdulillah, kami siap berkhidmat untuk masyarakat Jawa Barat. Tema ini kami wujudkan dengan nilai kerja ‘5 AS’: Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, Kerja Sinergitas, dan Kerja Ikhlas. Semua ini untuk membangun Jawa Barat yang istimewa…
bukamata.id – Peristiwa longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dinilai bukan semata runtuhan tanah biasa, melainkan rangkaian proses geologi kompleks yang memicu aliran lumpur (mudflow) dari wilayah hulu. Pakar Geologi Longsoran Institut Teknologi Bandung (ITB), Imam Achmad Sadisun, saat dihubungi tim bukamata.id, Minggu (25/1/2026), menegaskan bahwa potensi bahaya susulan masih sangat mungkin terjadi, mengingat masih ditemukan indikasi sumbatan di bagian hulu sungai. “Jika hujan kembali terjadi dengan intensitas tinggi, akumulasi air di balik sumbatan-sumbatan tersebut berpotensi kembali jebol dan memicu aliran lumpur yang membahayakan wilayah hilir,” ujarnya. Imam menjelaskan, meskipun secara regional sebagian besar wilayah…
bukamata.id – Peristiwa longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dinilai bukan semata runtuhan tanah biasa, melainkan rangkaian proses geologi kompleks yang memicu aliran lumpur (mudflow) dari wilayah hulu. Hal tersebut disampaikan Pakar Geologi Longsoran Institut Teknologi Bandung (ITB), Imam Achmad Sadisun, saat dihubungi tim bukamata.id, Minggu (25/1/2026). Imam menjelaskan, kawasan KBB secara geologi berada di atas produk vulkanik tua yang memiliki lapisan pelapukan tebal, sehingga secara alami rentan terhadap gerakan tanah. “Wilayah Kabupaten Bandung Barat berada pada lingkungan geologi produk vulkanik tua, yang secara alamiah memiliki lapisan pelapukan relatif tebal,” ujarnya. Menurut Imam, bidang batas…
bukamata.id – Wacana penghutanan permanen di kawasan rawan longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, tak hanya menyentuh isu keselamatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak ekonomi, mulai dari inflasi pangan hingga lonjakan pengangguran, jika dilakukan tanpa skema transisi yang matang. Pakar ekonomi Universitas Islam Nusantara, Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy, menyebut Pasirlangu selama ini dikenal sebagai salah satu sentra paprika. Karena itu, penutupan aktivitas budidaya secara mendadak berisiko mengganggu rantai pasok. “Yang artinya dampak yang paling mungkin adalah harga paprika dalam jangka pendek. Terutama kalau pasokannya turun mendadak, pasti harga ikut naik. Perubahan jalur pasok juga pasti terjadi karena pasar…
bukamata.id – Wacana penghutanan permanen di kawasan rawan longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang digulirkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dinilai dapat menjadi langkah efisien secara ekonomi jika benar-benar didasarkan pada tingkat risiko kebencanaan. Pakar ekonomi Universitas Islam Nusantara (Uninus), Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy, menegaskan bahwa efisiensi tidak boleh dimaknai sempit sebagai penghematan anggaran, melainkan sebagai upaya mencegah kerugian sosial dan ekonomi yang terus berulang. “Kalau lahannya memang terbukti zona merah atau rawan tinggi berulang, maka secara ekonomi itu bisa efisien karena kita menghindari kerugian besar yang kemungkinan berulang, untuk para warga atau petani yang sedang melakukan…
bukamata.id – Pasca bencana longsor yang meluluhlantakkan Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil sikap tegas. Ia mengusulkan agar kawasan permukiman terdampak dialihfungsikan sepenuhnya menjadi hutan, demi mencegah tragedi serupa terulang. Diketahui, longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari itu menghancurkan sedikitnya 30 rumah warga setelah material tanah dari lereng Gunung Burangrang menerjang permukiman. Saat meninjau lokasi bencana, Dedi menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi pertimbangan utama dalam penataan wilayah ke depan. “Saya lebih cenderung daerah ini dihutankan saja. Warga di sekitar sini segera direlokasi karena potensi terjadi lagi sangat tinggi.…
bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan duka mendalam atas musibah tanah longsor yang menimpa wilayah Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. “Alfaatihah untuk para korban longsor di Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat,” tulis Dedi Mulyadi dalam Instagram pribadinya, Minggu (25/1/2026). Sebagai bentuk solidaritas dan doa bagi para korban, pria yang akrab disapa Kamg Dedi Mulyadi (KDM) itu mengimbau seluruh warga Jabar untuk melaksanakan Shalat Ghaib. Instruksi ini ditujukan bagi seluruh lapisan masyarakat, baik untuk mendoakan korban yang telah ditemukan maupun yang masih dalam proses pencarian. Dedi Mulyadi mengajak warga untuk melaksanakan Shalat Ghaib secara berjamaah di masjid-masjid maupun secara…
bukamata.id – Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, menyoroti keras kebijakan anggaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Bandung yang tercatat nol rupiah. Menurutnya, kondisi tersebut bukan sekadar kekeliruan administratif, tetapi mencerminkan persoalan serius dalam cara pandang pemerintah terhadap krisis lingkungan perkotaan. Hal itu disampaikan Rafael usai kegiatan Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Bandung, Jumat (23/1/2026). Rafael menyebut, anggaran RTH nol rupiah adalah bentuk fallacy anggaran atau kekeliruan berpikir dalam perencanaan kebijakan publik. “Itu menurut saya persoalan fallacy anggaran yang harus dievaluasi. Dan itu bahaya,” tegas Rafael. Ia menilai, kebijakan tersebut sangat tidak sejalan dengan kondisi…











