- Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Setelah Viral
- Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’
- Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara
- Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya
- Arsenal Siap Jual 5 Pemain Demi Datangkan Julian Alvarez
- Marc Klok Pasang Target Gila! Persib Wajib Menang 5 Laga Tersisa
- Heboh Video 15 Menit Tasya Gym, Netizen Ramai Cari Link Asli
- Reaksi Bojan Hodak Usai Persib Tersingkir dari Puncak Klasemen
Penulis: Muhammad Rafki Razif Kiransyah
bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akan melaksanakan salat Idulfitri 2026 di halaman Gedung Sate, Kota Bandung. Lokasi ini berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar di kawasan Lapangan Gasibu. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Adi Komar, menyebutkan persiapan pelaksanaan salat Id saat ini telah mencapai sekitar 80 persen, termasuk penentuan lokasi yang kini dipusatkan di halaman Gedung Sate. “Salat Id tahun ini akan dilaksanakan di halaman Gedung Sate. Berbeda dengan tahun lalu di Lapangan Gasibu,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (18/3/2026). Adi menjelaskan, pemindahan lokasi tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya serta mempertimbangkan aspek kekhusyukan…
bukamata.id – Komunitas Jurnalis Ju’e membagikan hampers kepada pedagang perantau yang tidak mudik di kawasan Cibeunying, Kota Bandung, Minggu (15/3/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan tersebut menyasar pedagang kaki lima dan pekerja informal yang tetap berjualan di tengah arus mudik. Para jurnalis mendatangi langsung lokasi-lokasi tempat pedagang beraktivitas, lalu menyerahkan hampers kepada mereka yang dinilai membutuhkan. Koordinator kegiatan Jurnalis Ju’e, Rizal Fadillah, mengatakan pembagian hampers ini merupakan upaya sederhana untuk berbagi kebahagiaan dengan para pedagang perantau yang tidak pulang kampung. “Banyak pedagang di sini yang merantau dan memilih tetap berjualan menjelang Lebaran. Kami…
bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, menilai pekerja informal perlu mendapatkan perhatian lebih dalam kebijakan perlindungan sosial. Menurutnya, kelompok pekerja ini menghadapi risiko yang lebih besar dibanding pekerja formal. Ia menjelaskan, pekerja informal umumnya tidak memiliki jaminan perlindungan seperti yang dimiliki pekerja formal ketika memasuki usia pensiun. “Sementara kalau pekerja formal seperti pegawai negeri, TNI, atau polisi, ketika memasuki usia pensiun, misalnya 62 tahun, mereka masih memiliki jaminan. Tapi pekerja informal tidak,” ujar Rafael saat ditemui di Bandung, Jumat (13/3/2026). Rafael menyebut, jumlah pekerja informal di masyarakat justru sangat besar dan sebagian besar…
bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, menilai pekerja informal menghadapi risiko yang jauh lebih besar dibanding pekerja formal. Menurutnya, banyak pekerja informal yang bekerja di ruang publik dengan risiko keselamatan dan ketidakpastian penghasilan. “Karena pekerja informal ini justru lebih besar jumlahnya dan memiliki risiko yang lebih tinggi,” ujarnya saat ditemui di Bandung, Jumat (13/3/2026). Ia mencontohkan berbagai jenis pekerjaan yang termasuk dalam sektor informal, seperti tukang becak, tukang ojek, hingga pedagang kecil. “Banyak yang bekerja di jalan, seperti tukang becak, tukang ojek, pedagang kecil, yang pekerjaannya berisiko,” katanya. Rafael menilai kondisi tersebut perlu…
bukamata.id – Kondisi ekonomi pekerja berpenghasilan rendah masih menjadi perhatian di Jawa Barat. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, mengungkapkan masih banyak masyarakat yang hidup dengan penghasilan sangat terbatas. Hal tersebut ia sampaikan saat ditemui di Bandung, Jumat (13/3/2026). “Misalnya ada yang bertanya, ‘Pak, saya penghasilannya belum sampai Rp400.000 sebulan, harus bagaimana?’,” ujar Rafael. Menurutnya, dalam kondisi seperti itu pemerintah perlu melihat berbagai aspek perlindungan sosial yang bisa membantu masyarakat, salah satunya melalui akses layanan kesehatan. “Ya tentu kita lihat juga, misalnya apakah sudah punya BPJS Kesehatan atau belum,” katanya. Ia menilai perlindungan dasar seperti…
bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, menilai alokasi anggaran pendidikan di Jawa Barat saat ini telah memenuhi bahkan melampaui ketentuan minimal yang diamanatkan dalam undang-undang. Hal tersebut disampaikan Rafael saat ditemui di Bandung, Jumat (13/3/2026). Menurutnya, anggaran pendidikan yang dialokasikan pemerintah daerah saat ini telah mencapai sekitar 21 persen dari total anggaran. “Di Jawa Barat sendiri, anggaran untuk pendidikan sudah mencapai sekitar 21 persen. Itu sebenarnya sudah di atas amanat undang-undang yang minimal 20 persen,” ujarnya. Ia menilai capaian tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pendidikan. “Kita tentu…
bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, menilai pekerja informal membutuhkan perlindungan sosial yang lebih kuat dari negara. Menurutnya, pekerja formal umumnya masih memiliki jaminan ketika memasuki usia pensiun, sementara pekerja informal tidak memiliki perlindungan serupa. “Sementara kalau pekerja formal seperti pegawai negeri, TNI, atau polisi, ketika memasuki usia pensiun, misalnya 62 tahun, mereka masih memiliki jaminan. Tapi pekerja informal tidak,” ujarnya di Bandung, Jumat (13/3/2026). Karena itu, ia menilai pekerja informal sering kali harus lebih mandiri dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan. “Karena itu mereka harus lebih mandiri dan membutuhkan perlindungan sosial dari negara,”…
bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, menyoroti ketimpangan yang masih terjadi antara pekerja formal dan pekerja informal di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Saat ditemui di Bandung, Jumat (13/3/2026), Rafael mengatakan kelompok pekerja formal seperti aparatur negara relatif memiliki perlindungan yang lebih baik dibanding pekerja informal. “Memang sekarang ini timpang sekali antara pekerja formal dan pekerja informal. TNI, polisi, pegawai negeri itu relatif aman,” ujarnya. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi persoalan karena jumlah pekerja informal justru jauh lebih besar dibandingkan pekerja formal. “Padahal jumlah pekerja formal jauh lebih kecil dibanding pekerja informal. Lebih banyak…
bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program bantuan pendidikan yang tersedia, khususnya bagi keluarga kurang mampu. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Bandung, Jumat (13/3/2026). Rafael mengatakan, masyarakat yang memiliki anak atau kerabat yang belum mendapatkan bantuan pendidikan dapat mengajukan untuk dibantu melalui jalur program yang tersedia. “Kalau ada saudara, anak, atau teman yang belum memiliki PIP, maka kita bisa bantu,” ujarnya. Menurut Rafael, program bantuan pendidikan seperti Program Indonesia Pintar (PIP) umumnya diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok ekonomi desil 1 hingga desil 5. “Untuk desil…
bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, menilai skema program beasiswa yang direncanakan pemerintah provinsi hingga saat ini masih belum dijelaskan secara rinci kepada publik. Hal tersebut disampaikan Rafael saat ditemui di Bandung, Jumat (13/3/2026). Menurutnya, hingga kini DPRD juga belum memperoleh gambaran yang jelas mengenai bentuk maupun mekanisme penyaluran program tersebut. “Saya belum tahu betul bentuk beasiswanya nanti. Bulan Juni juga saya belum tahu bentuknya seperti apa, apakah berdasarkan DPKS atau analisis tertentu, saya belum tahu. Kita tunggu saja nanti,” ujarnya. Rafael mengatakan, informasi terkait ukuran atau indikator penerima beasiswa juga belum dijelaskan…












