bukamata.id – Sebuah video dari akun TikTok @Noorwah mendadak viral setelah membagikan kisah mengejutkan tentang dugaan hipnotis yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Setiabudi, Kota Bandung.
Dalam video berdurasi kurang dari tiga menit tersebut, Noorwah memperingatkan warga, khususnya para driver ojol, untuk lebih waspada terhadap aksi penipuan berkedok oknum TNI.
“Hati-hati dihipnotis di Setiabudi Bandung. Ini kejadiannya hari ini banget. Terutama buat para ojol dan warga sekitar. Kakak saya yang kena, disamperin bapak-bapak yang ngaku TNI,” ujarnya dalam video.
Modus Pinjam Motor Bermodal Janji Imbalan Uang
Menurut penuturan Noorwah, pelaku mengaku sebagai anggota TNI yang akan bertugas di Brigif (Brigade Infanteri). Ia merayu korban untuk meminjam motor dengan janji akan memberikan uang sebesar Rp1.500.000.
“Si bapak itu bilang mau dinas ke Brigif. Kakak saya langsung percaya, mungkin karena lihat seragamnya. Setelah itu dia pulang ke rumah tanpa motor. Waktu ditanya, baru sadar kalau motornya dipinjam orang,” lanjutnya.
Diduga Dihipnotis, Motor Ditemukan di Cipedes
Keluarga korban yang curiga langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan motor di sebuah rumah di daerah Cipedes, Bandung. Di lokasi tersebut diduga terdapat lebih dari satu motor milik korban lain.
“Pas kita susul ke lokasi, ada beberapa motor termasuk motor kakak saya. Si bapak itu terlihat gugup, seolah tahu aksinya terbongkar. Katanya sih motor-motor itu bakal dijual,” terang Noorwah.
Oknum Tinggalkan KTP sebagai Penjamin
Untuk meyakinkan korban, pelaku bahkan sempat meninggalkan KTP. Namun, hal ini justru menimbulkan dugaan bahwa identitas itu hanyalah alat untuk memperdaya korban.
“Mungkin KTP itu juga bukan asli, atau milik orang lain. Intinya kakak saya benar-benar kayak dalam pengaruh hipnotis,” tambahnya.
Peringatan untuk Ojol dan Warga Bandung
Video ini telah ditonton ratusan ribu kali dan dibagikan secara luas di media sosial. Warganet memberikan respons beragam, mulai dari kekhawatiran hingga dorongan untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atau TNI terkait kasus dugaan penipuan dan hipnotis yang terjadi di Setiabudi Bandung tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










