Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Kamis, 19 Februari 2026 16:03 WIB

Persib Seret Wasit Majed Alshamrani ke AFC Usai Disingkirkan Ratchaburi FC

Kamis, 19 Februari 2026 15:48 WIB

Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026

Kamis, 19 Februari 2026 15:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya
  • Persib Seret Wasit Majed Alshamrani ke AFC Usai Disingkirkan Ratchaburi FC
  • Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026
  • Adzan Magrib Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Hari Pertama 1 Ramahdan 1447 H
  • 5 Menu Buka Puasa Sehat yang Bikin Tubuh Tetap Bertenaga Sepanjang Ramadhan
  • Persib Tersingkir di ACL 2 2025/26, Invasi Suporter Picu Potensi Sanksi AFC
  • Video Teh Pucuk Durasi 17 Menit Viral, Ternyata Begini Fakta di Baliknya!
  • Istana Diguncang ‘Anak Paket C’, Tiyo Ardianto dan Kritik Soal MBG!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bahlil Ingin Freeport Terus Beroperasi, Dorong Kontrak Diperpanjang

By Aga GustianaJumat, 26 September 2025 16:11 WIB2 Mins Read
Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: BPMI Setpres)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah akan memperpanjang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Freeport Indonesia (PTFI) setelah masa berlaku saat ini berakhir pada 2041.

Kendati demikian, perpanjangan itu memiliki syarat, yakni kemungkinan pemerintah menambah kepemilikan saham di perusahaan tambang tembaga dan emas tersebut di atas 10%. Saat ini, Indonesia telah menguasai 51% saham Freeport Indonesia.

Bahlil menjelaskan, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan manajemen Freeport McMoRan dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas untuk membahas perpanjangan IUPK sekaligus opsi penambahan saham.

“Saya empat hari lalu melakukan rapat dengan Freeport McMoRan, dengan Presiden Freeport Indonesia, Pak Tony, untuk melanjutkan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden terkait dengan mempelajari, mendiskusikan, dan memperjelas terhadap proses perpanjangan Freeport yang selesainya 2041, kita harus perpanjang lebih dari itu,” ujar Bahlil kepada wartawan, Jumat (26/9/2025).

Baca Juga:  Alasan Orang Papua Lebih Kuat, Warisi Gen Spesies Manusia yang Sudah Punah

Menurut Bahlil, alasan perpanjangan ini terkait dengan perbedaan antara tambang bawah tanah (underground mining) dan tambang terbuka (open pit). Kegiatan produksi Freeport di tahun 2020-2021 merupakan hasil eksplorasi yang dimulai sejak 2004, sehingga diperlukan waktu lama untuk mencapai puncak produksi.

“Jadi eksplorasi di underground itu diperlukan waktu 10-19 tahun. Kalau tidak segera kita perpanjang, maka puncak produksi daripada Freeport ini itu 2035, begitu 2035 dia akan menurun. Begitu dia akan menurun dampaknya kepada produktivitas dari para perusahaan, dan juga pendapatan negara, lapangan pekerjaan, dan juga ekonomi di daerah dan nasional kita,” jelas Bahlil.

Baca Juga:  Jawab soal Masalah Papua di Debat Perdana, Prabowo: Tidak Sesederhana Itu Pak Anies

Sebagai bagian dari strategi perpanjangan, pemerintah menawarkan opsi untuk menambah kepemilikan saham di atas 10%. Sebagian dari saham tambahan ini nantinya akan diberikan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Papua, yang direncanakan terjadi setelah 2041.

Baca Juga:  Bobibos dan Petunjuk dari Langit: Saat Firman Tuhan Mengilhami Energi Hijau

Bahlil menambahkan, penambahan saham tersebut tidak akan menggunakan perhitungan valuasi besar. “Jika pun ada, nilainya sangat kecil dan pemerintah meminta agar diberikan angka yang semurah-murahnya,” tuturnya.

Langkah ini dianggap penting untuk menjaga produktivitas Freeport, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, serta mempertahankan kontribusi perusahaan terhadap pendapatan negara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Lahadalia Freeport IUPK Papua Saham Pemerintah Tambang Emas Tambang Tembaga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Istana Diguncang ‘Anak Paket C’, Tiyo Ardianto dan Kritik Soal MBG!

Dugaan Korupsi Rumdin DPRD Indramayu Naik ke Penyidikan, Kerugian Negara Rp16,8 Miliar

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni Is Back! Resmi Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota

Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.