bukamata.id – Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya setelah terpilih mengikuti FIFA Players Executive Programme di Miami, Amerika Serikat. Program bergengsi ini disebut sebagai salah satu kesempatan paling berharga dalam perjalanan karier profesionalnya sebagai pesepakbola.
Klok menilai kesempatan tersebut bukan hanya kehormatan, tetapi juga langkah penting untuk mempersiapkan masa depannya di dunia sepakbola setelah gantung sepatu.
Kesempatan Langka di Tengah Ribuan Pemain Dunia
Melalui program yang digagas oleh federasi sepakbola dunia tersebut, Klok mendapatkan akses langsung untuk belajar mengenai aspek manajerial, kepemimpinan, hingga industri sepakbola global di bawah naungan FIFA.
Ia mengaku tidak menyangka bisa terpilih sebagai salah satu peserta dari sekian banyak pesepakbola profesional di seluruh dunia yang juga menginginkan kesempatan serupa.
“Undangan dari FIFA ini sangat spesial. Saya mengikuti Player Executive Programme yang sangat berguna untuk masa setelah saya tidak bermain lagi,” ujar Klok, Rabu, 24 Juni 2026.
Bekal Karier Setelah Gantung Sepatu
Pemain bernomor punggung 23 itu menegaskan bahwa program ini memberinya banyak wawasan baru, terutama terkait koneksi profesional dan pemahaman industri sepakbola dari sisi eksekutif.
Menurutnya, pengalaman ini menjadi investasi jangka panjang untuk tetap berkontribusi di dunia sepakbola, meskipun nantinya sudah tidak aktif sebagai pemain.
“Saya ingin membangun koneksi dan belajar banyak hal. Saya juga mencoba mengambil bekal yang layak untuk masa depan di industri sepakbola,” ungkapnya.
Bertepatan dengan Atmosfer Piala Dunia 2026
Momen mengikuti program tersebut semakin istimewa karena berlangsung bersamaan dengan atmosfer Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat. Klok mengaku suasana tersebut semakin menambah motivasi dan semangatnya untuk belajar lebih dalam mengenai dunia sepakbola global.
Keikutsertaan Marc Klok dalam FIFA Players Executive Programme menjadi bukti bahwa karier pesepakbola tidak hanya berhenti di lapangan hijau. Program ini membuka peluang baru bagi pemain untuk tetap berkontribusi dalam industri sepakbola melalui jalur manajerial dan eksekutif di masa depan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










