Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cukup Jalan Kaki! 7 Rekomendasi Kuliner Hits Dekat Stasiun Bogor yang Wajib Dicoba

Minggu, 5 April 2026 02:00 WIB

Menjelajah Rasa di Subang: 10 Kuliner Ikonik yang Bikin Lidah Ketagihan!

Minggu, 5 April 2026 01:00 WIB

Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?

Sabtu, 4 April 2026 21:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cukup Jalan Kaki! 7 Rekomendasi Kuliner Hits Dekat Stasiun Bogor yang Wajib Dicoba
  • Menjelajah Rasa di Subang: 10 Kuliner Ikonik yang Bikin Lidah Ketagihan!
  • Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?
  • Heboh Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Dapur: Awas Jebakan Phishing yang Bisa Kuras Saldo Rekening!
  • Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Ini 10 Spot ‘Healing’ Terbaik di Bandung yang Bikin Gagal Move On
  • Rumor Kencan Bernadya dan Iqbaal Ramadhan Pecah! Berawal dari Foto ‘Blur’, Netizen Temukan Bukti Ini
  • Mandat Suci di Lebanon Berakhir di Tanah Air: Momen Haru Kepulangan Jenazah 3 Prajurit TNI
  • Prediksi Persib vs Semen Padang: Bobotoh Cantik Ini Ingatkan Maung Bandung Jangan Jemawa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Banjir dan Cuaca Ekstrem Terjang Jawa Barat, 10 Ribu Jiwa Terdampak

By Aga GustianaSenin, 17 Maret 2025 14:10 WIB2 Mins Read
banjir di jabar
Banjir di Kabupaten Bandung. Foto: Instagram @zaidanrizqullahd.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana alam kembali melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat pada 15-16 Maret 2025, dengan banjir dan cuaca ekstrem menjadi ancaman utama. Akibatnya, puluhan rumah mengalami kerusakan, sementara ribuan lainnya terendam air.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, tercatat 13 daerah terdampak dalam periode tersebut. Kabupaten Bandung Barat menjadi wilayah dengan kejadian bencana terbanyak, yakni tiga peristiwa dalam dua hari.

Dampak Bencana: Ribuan Jiwa Terdampak

Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, Hadi Rahmat, mengungkapkan bahwa dalam periode dua hari tersebut terjadi 10 kejadian banjir, 3 tanah longsor, dan 4 cuaca ekstrem. Akibatnya, sebanyak 69 rumah mengalami kerusakan berat, 2.638 rumah terendam, dan 10.739 jiwa terdampak.

Menurut Hadi, bencana ini dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah Jawa Barat pada Sabtu (15/3/2025). Meski durasi hujan tidak terlalu lama, tingginya intensitas serta keterbatasan daya tampung lingkungan menyebabkan banjir dan tanah longsor di berbagai daerah.

Baca Juga:  Akhir 2024, Jawa Barat Alami Inflasi 0,35 Persen

“Jika dilihat dari intensitasnya, hujan memang sangat lebat meski tidak berlangsung lama. Namun, faktor daya tampung wilayah dan lingkungan yang sudah jenuh dengan air menjadi penyebab utama bencana,” jelas Hadi, Senin (17/3/2025).

Modifikasi Cuaca Bantu Tekan Dampak Bencana

Di tengah ancaman bencana yang masih terus terjadi, operasi modifikasi cuaca yang dilakukan pemerintah sejak 11 Maret 2025 dinilai cukup efektif dalam menekan dampak banjir dan cuaca ekstrem.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Gelar Patroli, Pantau Keberadaan Pak Ogah di Jalur Wisata

Hadi menjelaskan bahwa sebelum modifikasi cuaca dilakukan, jumlah kejadian bencana di Jawa Barat dalam periode 1-10 Maret mencapai 55 kejadian dengan dampak yang lebih besar.

“Sebelum modifikasi cuaca, dampak bencana sangat besar. Ada 488 rumah rusak berat, 46.264 rumah terendam, 10 orang meninggal dunia, dan 231.264 jiwa terdampak. Setelah operasi modifikasi cuaca dilakukan, jumlah kejadian masih ada, tetapi dampaknya bisa lebih ditekan,” paparnya.

Baca Juga:  Bikin Resah, Dedi Mulyadi Bentuk Satgas Anti Premanisme

Modifikasi cuaca ini bertujuan untuk mengurangi volume hujan serta mengurangi risiko bencana. Meski begitu, Hadi menegaskan bahwa modifikasi cuaca bukan berarti dapat sepenuhnya mencegah bencana atau menghilangkan hujan, melainkan hanya untuk mengurangi dampaknya.

“Operasi ini bukan untuk menghilangkan hujan, tapi untuk mengurangi volumenya agar dampak bencana bisa lebih terkendali,” tandasnya.

Dengan potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari risiko yang lebih besar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir bencana BPBD Cuaca Ekstrem jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mandat Suci di Lebanon Berakhir di Tanah Air: Momen Haru Kepulangan Jenazah 3 Prajurit TNI

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Terpopuler
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.