Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Sabtu, 19 September 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bapenda Jabar Genjot PAD Hadapi Pemangkasan Dana Transfer Pusat Rp2,4 Triliun

By Aga GustianaSenin, 29 September 2025 14:48 WIB2 Mins Read
Gedung Sate
Gedung Sate. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat menegaskan komitmennya menjaga layanan publik meski menghadapi tantangan besar berupa pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat pada 2026.

Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna, mengungkapkan total pengurangan dana transfer mencapai Rp2,458 triliun. Angka ini berasal dari beberapa pos, di antaranya:

  • Dana bagi hasil pajak pusat turun dari Rp2,2 triliun menjadi Rp843 miliar.
  • Dana alokasi umum (DAU) menyusut dari Rp4 triliun menjadi Rp3,3 triliun.
  • Dana alokasi khusus (DAK) fisik senilai Rp276 miliar dihapus.
  • DAK nonfisik untuk BOS turun dari Rp4,8 triliun menjadi Rp4,7 triliun.

Situasi ini menjadi tantangan tersendiri karena jumlah siswa SMA/SMK di Jabar terus meningkat setiap tahun.

Baca Juga:  Dukung Industri Kreatif, Dedi Mulyadi Janji Kembangkan Sekolah Berbasis Bambu di Jabar

Optimisme di Tengah Tekanan Anggaran

Asep menegaskan, pemangkasan dana transfer tidak boleh mengurangi keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Jalan harus tetap terbangun, layanan kesehatan harus tetap optimal, sarana pendidikan juga harus terus tersedia. Kepentingan masyarakat tetap harus terjaga,” tegas Asep, Senin (29/9/2025).

Ia menambahkan, kondisi ini justru menjadi momentum untuk memperkuat inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sejak menjabat pada Mei 2025, ia mengapresiasi langkah-langkah strategis seperti perluasan layanan Samsat, kerja sama dengan mitra, hingga pengembangan kanal pembayaran digital.

Baca Juga:  Krisis SPMB Jabar 2026: Orang Tua Mengamuk, Pejabat Dicopot, Gubernur Cukup Minta Maaf?

“Tahun 2026 tugas kita sangat berat, dana transfer pusat mengalami pengurangan hampir Rp2,4 triliun. Saya ditugaskan Pak Gubernur untuk bekerja keras. Saya di sini bukan untuk bersenang-senang, mudah-mudahan amanat ini bisa dijalankan,” ucapnya.

Respons Gubernur Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebelumnya juga menyoroti pengurangan dana transfer tersebut. Menurutnya, APBD Jabar 2026 yang semula diproyeksikan Rp31,1 triliun kini harus direvisi menjadi Rp28,6 triliun.

“Saya sebagai gubernur, pembangunan infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, dan irigasi tidak boleh berkurang,” kata Dedi.

Untuk menutupi kekurangan, ia menyiapkan strategi efisiensi anggaran. Beberapa langkah yang ditempuh antara lain:

  • Belanja hibah dipangkas dari Rp3,03 triliun menjadi Rp2,3 triliun, dengan fokus pada beasiswa bagi pelajar tidak mampu.
  • Bantuan keuangan untuk kabupaten/kota dikurangi dari Rp2 triliun menjadi Rp1,2 triliun.
  • Belanja barang dan jasa termasuk makan minum, ATK, dan perjalanan dinas diturunkan dari Rp7,6 triliun menjadi Rp6,9 triliun.
Baca Juga:  Kabar Gembira! Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar Diperpanjang

Fokus pada Pelayanan Publik

Baik Asep maupun Dedi sepakat bahwa solusi atas pengurangan dana transfer pusat ada pada peningkatan PAD serta pengelolaan anggaran yang lebih efisien. Dengan begitu, masyarakat tetap mendapatkan layanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang layak meski anggaran lebih terbatas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bapenda Jabar Dedi Mulyadi PAD Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.