Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!

Rabu, 4 November 2026 02:00 WIB
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!

Rabu, 4 November 2026 01:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bapenda Jabar Genjot PAD Hadapi Pemangkasan Dana Transfer Pusat Rp2,4 Triliun

By Aga GustianaSenin, 29 September 2025 14:48 WIB2 Mins Read
Gedung Sate
Gedung Sate. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat menegaskan komitmennya menjaga layanan publik meski menghadapi tantangan besar berupa pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat pada 2026.

Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna, mengungkapkan total pengurangan dana transfer mencapai Rp2,458 triliun. Angka ini berasal dari beberapa pos, di antaranya:

  • Dana bagi hasil pajak pusat turun dari Rp2,2 triliun menjadi Rp843 miliar.
  • Dana alokasi umum (DAU) menyusut dari Rp4 triliun menjadi Rp3,3 triliun.
  • Dana alokasi khusus (DAK) fisik senilai Rp276 miliar dihapus.
  • DAK nonfisik untuk BOS turun dari Rp4,8 triliun menjadi Rp4,7 triliun.

Situasi ini menjadi tantangan tersendiri karena jumlah siswa SMA/SMK di Jabar terus meningkat setiap tahun.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Klarifikasi Isu Vasektomi, Tegaskan Program KB Tak Hanya Satu Cara

Optimisme di Tengah Tekanan Anggaran

Asep menegaskan, pemangkasan dana transfer tidak boleh mengurangi keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Jalan harus tetap terbangun, layanan kesehatan harus tetap optimal, sarana pendidikan juga harus terus tersedia. Kepentingan masyarakat tetap harus terjaga,” tegas Asep, Senin (29/9/2025).

Ia menambahkan, kondisi ini justru menjadi momentum untuk memperkuat inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sejak menjabat pada Mei 2025, ia mengapresiasi langkah-langkah strategis seperti perluasan layanan Samsat, kerja sama dengan mitra, hingga pengembangan kanal pembayaran digital.

Baca Juga:  TPA Sarimukti Overload, Pemprov Jabar Dinilai Tak Konsisten soal Kebijakan Sampah

“Tahun 2026 tugas kita sangat berat, dana transfer pusat mengalami pengurangan hampir Rp2,4 triliun. Saya ditugaskan Pak Gubernur untuk bekerja keras. Saya di sini bukan untuk bersenang-senang, mudah-mudahan amanat ini bisa dijalankan,” ucapnya.

Respons Gubernur Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebelumnya juga menyoroti pengurangan dana transfer tersebut. Menurutnya, APBD Jabar 2026 yang semula diproyeksikan Rp31,1 triliun kini harus direvisi menjadi Rp28,6 triliun.

“Saya sebagai gubernur, pembangunan infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, dan irigasi tidak boleh berkurang,” kata Dedi.

Untuk menutupi kekurangan, ia menyiapkan strategi efisiensi anggaran. Beberapa langkah yang ditempuh antara lain:

  • Belanja hibah dipangkas dari Rp3,03 triliun menjadi Rp2,3 triliun, dengan fokus pada beasiswa bagi pelajar tidak mampu.
  • Bantuan keuangan untuk kabupaten/kota dikurangi dari Rp2 triliun menjadi Rp1,2 triliun.
  • Belanja barang dan jasa termasuk makan minum, ATK, dan perjalanan dinas diturunkan dari Rp7,6 triliun menjadi Rp6,9 triliun.
Baca Juga:  Bank bjb Pastikan Bantuan Sosial Sampai Tepat Sasaran untuk Warga Desa Bogor

Fokus pada Pelayanan Publik

Baik Asep maupun Dedi sepakat bahwa solusi atas pengurangan dana transfer pusat ada pada peningkatan PAD serta pengelolaan anggaran yang lebih efisien. Dengan begitu, masyarakat tetap mendapatkan layanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang layak meski anggaran lebih terbatas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bapenda Jabar Dedi Mulyadi PAD Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.