Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems

Rabu, 17 Juni 2026 02:00 WIB
Garena Free Fire

Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus

Rabu, 17 Juni 2026 01:00 WIB

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Begini Kata MUI Soal Gua Safarwadi Diklaim Bisa Tembus ke Mekkah

By Aga GustianaRabu, 12 Februari 2025 17:50 WIB2 Mins Read
Gua Safarwadi di Tasikmalaya. (Foto: Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Baru-baru ini publik dihebohkan dengan sebuah video yang Gua Safarwadi di Pamijahan, Tasikmalaya yang diklaim sebagai jalan menuju Kota Mekkah, Arab Saudi.

Dalam video tersebut, terlihat masyarakat berpakaian muslim memadati area gua sambil melantunkan doa. Fenomena ini pun menuai pertanyaan publik, terutama terkait kebenaran klaim tersebut.

Diketahui, Gua Safarwadi merupakan situs religi bersejarah yang dikenal memiliki lorong-lorong bercabang yang konon pernah digunakan oleh ulama penyebar Islam di Tasikmalaya, Syekh Abdul Muhyi. Gua ini juga diyakini pernah menjadi tempat berkumpulnya para waliyullah.

Di gua ini juga terdapat sumber mata air jernih yang disebut-sebut tidak pernah surit, bahkan saat musim kemarau. Air tersebut diyakini juga memiliki kesamaan dengan air Zamzam.

Baca Juga:  Saudi Keluarkan Aturan Baru Jelang Haji 2025, Perketat Akses ke Makkah

Sementara itu, menanggapi viralnya Gua Safarwadi ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan jika informasi atau klaim bisa tembus ke Mekkah hanyalah mitos.

Dijelaskan Ketua MUI Bidang Dakwah, KH Cholil Nafis, mitos-mitos seperti ini muncul akibat keinginan masyarakat untuk mencari kebenaran atas keyakinan atau harapan mereka.

“Ini mistis ya sebenarnya, mitos-mitos yang berkembang di masyarakat seringkali masyarakat mencari legitimasi terhadap keyakinannya atau legitimasi terhadap keinginannya,” ujar KH. Cholil Nafis dikutip Rabu (12/2/2025).

Ditambahkan KH Cholil Nafis, banyak orang yang berkeinginan untuk menunaikan ibadah haju atau umrah, namun terkendala faktor ekonomi ataupun antrean panjang. Hal ini menyebabkan sebagaian masyarakat mencari alternatif atau pembenaran lain.

Baca Juga:  Kontroversi Panggung Dangdut di Peringatan Isra Mi’raj Banyuwangi

“Tentu agama mengajarkan bahwa orang berangkat haji itu melewati hukum, ada hukum agama dan hukum negara yang mengatur keberangkatan dari Indonesia ke Arab Saudi. Oleh karena itu, saya memastikan berdasarkan informasi yang saya baca bahwa goa ini tidak akan pernah memiliki terowongan yang tembus ke Mekah,” tegasnya.

KH Cholil Nafis juga mengingatkan bahwa Mekah memiliki regulasi ketat dalam menerima jamaah dari luar negeri, sehingga klaim adanya lorong menuju Mekah tidaklah masuk akal. Ia menegaskan bahwa Gua Safarwadi sebaiknya dihormati sebagai situs sejarah dan bagian dari khazanah budaya Nusantara, bukan sebagai tempat ibadah yang berlebihan.

Baca Juga:  Maarten Paes Tepis Penalti, Timnas Indonesia Tahan Imbang Arab Saudi 1-1

“Saya pikir masyarakat perlu disadarkan bahwa gua ini bukan tempat ibadah. Mungkin gua ini bisa dijadikan sebagai lokasi napak tilas yang memiliki nilai sejarah tentang bagaimana para pendakwah datang ke tempat ini. Memang, di dalamnya mungkin terdapat simbol-simbol seperti gambar kopiah, lorong-lorong, atau simbol ibadah lainnya. Namun, sebaiknya hal itu dipandang sebagai bagian dari budaya lokal dan khazanah Nusantara, bukan dijadikan tempat ibadah,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arab Saudi Gua Safawardi Mekkah MUI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.