Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis

Sabtu, 1 Agustus 2026 10:40 WIB

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB

Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Begini Kata MUI Soal Gua Safarwadi Diklaim Bisa Tembus ke Mekkah

By Aga GustianaRabu, 12 Februari 2025 17:50 WIB2 Mins Read
Gua Safarwadi di Tasikmalaya. (Foto: Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Baru-baru ini publik dihebohkan dengan sebuah video yang Gua Safarwadi di Pamijahan, Tasikmalaya yang diklaim sebagai jalan menuju Kota Mekkah, Arab Saudi.

Dalam video tersebut, terlihat masyarakat berpakaian muslim memadati area gua sambil melantunkan doa. Fenomena ini pun menuai pertanyaan publik, terutama terkait kebenaran klaim tersebut.

Diketahui, Gua Safarwadi merupakan situs religi bersejarah yang dikenal memiliki lorong-lorong bercabang yang konon pernah digunakan oleh ulama penyebar Islam di Tasikmalaya, Syekh Abdul Muhyi. Gua ini juga diyakini pernah menjadi tempat berkumpulnya para waliyullah.

Di gua ini juga terdapat sumber mata air jernih yang disebut-sebut tidak pernah surit, bahkan saat musim kemarau. Air tersebut diyakini juga memiliki kesamaan dengan air Zamzam.

Sementara itu, menanggapi viralnya Gua Safarwadi ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan jika informasi atau klaim bisa tembus ke Mekkah hanyalah mitos.

Dijelaskan Ketua MUI Bidang Dakwah, KH Cholil Nafis, mitos-mitos seperti ini muncul akibat keinginan masyarakat untuk mencari kebenaran atas keyakinan atau harapan mereka.

“Ini mistis ya sebenarnya, mitos-mitos yang berkembang di masyarakat seringkali masyarakat mencari legitimasi terhadap keyakinannya atau legitimasi terhadap keinginannya,” ujar KH. Cholil Nafis dikutip Rabu (12/2/2025).

Ditambahkan KH Cholil Nafis, banyak orang yang berkeinginan untuk menunaikan ibadah haju atau umrah, namun terkendala faktor ekonomi ataupun antrean panjang. Hal ini menyebabkan sebagaian masyarakat mencari alternatif atau pembenaran lain.

“Tentu agama mengajarkan bahwa orang berangkat haji itu melewati hukum, ada hukum agama dan hukum negara yang mengatur keberangkatan dari Indonesia ke Arab Saudi. Oleh karena itu, saya memastikan berdasarkan informasi yang saya baca bahwa goa ini tidak akan pernah memiliki terowongan yang tembus ke Mekah,” tegasnya.

KH Cholil Nafis juga mengingatkan bahwa Mekah memiliki regulasi ketat dalam menerima jamaah dari luar negeri, sehingga klaim adanya lorong menuju Mekah tidaklah masuk akal. Ia menegaskan bahwa Gua Safarwadi sebaiknya dihormati sebagai situs sejarah dan bagian dari khazanah budaya Nusantara, bukan sebagai tempat ibadah yang berlebihan.

“Saya pikir masyarakat perlu disadarkan bahwa gua ini bukan tempat ibadah. Mungkin gua ini bisa dijadikan sebagai lokasi napak tilas yang memiliki nilai sejarah tentang bagaimana para pendakwah datang ke tempat ini. Memang, di dalamnya mungkin terdapat simbol-simbol seperti gambar kopiah, lorong-lorong, atau simbol ibadah lainnya. Namun, sebaiknya hal itu dipandang sebagai bagian dari budaya lokal dan khazanah Nusantara, bukan dijadikan tempat ibadah,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arab Saudi Gua Safawardi Mekkah MUI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.