Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya

Sabtu, 13 Juni 2026 15:18 WIB

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Sabtu, 13 Juni 2026 14:03 WIB

Jalan Terjal Maung Bandung di Asia: Lewati Wakil Filipina, Persib Sudah Ditunggu FC Seoul dan Raksasa Jepang!

Sabtu, 13 Juni 2026 12:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya
  • Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta
  • Jalan Terjal Maung Bandung di Asia: Lewati Wakil Filipina, Persib Sudah Ditunggu FC Seoul dan Raksasa Jepang!
  • Gara-gara SpaceX, Elon Musk Kini Jadi Orang Pertama dengan Harta Ribuan Triliun Dolar
  • Borong Hadiah Gratis! Cek 19 Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 13 Juni 2026 yang Masih Aktif
  • Emas Antam Akhir Pekan Mulai Merangkak Naik, Cek Rincian Harga per Gram dan Aturan Pajak Terbaru
  • Gara-gara Mahar Rp13 Miliar, Persib Bandung Terpaksa Lepas Mariano Peralta ke Tangan Persija
  • Bikin Mewek! Sisi Lain Pernikahan Jennifer Coppen & Justin Hubner: Pelangi Setelah Badai Duka Masa Lalu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Begini Wajah Destinasi Wisata Guci Setelah Diterjang Banjir Bandang

By Aga GustianaSenin, 2 Februari 2026 19:07 WIB2 Mins Read
Wisata Guci setelah diterjang banjir bandang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peristiwa banjir bandang yang kembali menimpa kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Guci, Kabupaten Tegal pada Sabtu, 24 Januari 2026, menimbulkan dampak serius bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat. Tidak sekadar bencana alam biasa, kejadian ini menjadi momen penting bagi upaya pemulihan dan penataan ulang destinasi wisata Guci.

Dampak Langsung pada Destinasi Wisata

Ketua Klaster Pariwisata DPP V Jawa Tengah, Setya Teguh Yuwana, menjelaskan melalui pesan WhatsApp pada Senin, 26 Januari 2026, bahwa banjir bandang menyebabkan kerusakan signifikan pada fasilitas utama kawasan wisata. Akses jalan rusak, jembatan penghubung terputus, dan area pemandian air panas—termasuk Pancuran 5 dan Pancuran 13—mengalami gangguan sehingga aktivitas wisata berhenti sementara. Dampak ini juga tercermin dari menurunnya jumlah pengunjung.

“Bencana banjir bandang yang kedua kalinya terjadi membuat kepercayaan pasar wisata terhadap keamanan kawasan Guci mengalami guncangan,” ujar Setya Teguh Yuwana.

Tekanan Ekonomi terhadap Masyarakat Lokal

Kerugian tidak hanya menimpa fasilitas umum. Pelaku usaha lokal, seperti warung makan, pedagang kaki lima, penyewa ban, pemandu wisata, hingga pengelola vila dan hotel, merasakan tekanan ekonomi yang cukup berat. Efek domino dari bencana ini bisa berdampak jangka panjang jika penanganannya hanya bersifat darurat dan tidak berkelanjutan.

“Laporan yang saya terima dari beberapa pelaku usaha penginapan menunjukkan banyak tamu yang membatalkan kunjungan karena bencana banjir bandang yang kembali menimpa Guci,” ungkap Teguh.

Transformasi Pariwisata Guci Tidak Bisa Ditunda

Teguh menekankan bahwa kejadian ini menjadi titik balik bagi pengelolaan wisata Guci. Penanganan sementara saja tidak cukup; dibutuhkan penataan ulang kawasan wisata berbasis mitigasi bencana dan pengembangan konsep pariwisata yang lebih aman, adaptif, dan berkelanjutan.

“Banjir bandang kedua ini adalah peringatan keras bahwa pembangunan pariwisata tanpa keseimbangan ekologi dan manajemen risiko hanya akan menunda krisis yang lebih besar,” tegasnya.

Peluang untuk Guci yang Lebih Tangguh

Meski musibah ini menimbulkan duka, Teguh melihat momentum untuk membangun Guci versi baru. Destinasi wisata yang lebih tertata, ramah lingkungan, aman bagi pengunjung, dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat lokal.

“Guci berduka. Namun dari duka ini ada arah baru harus dilahirkan,” kata Teguh.

Pengelolaan Holistik untuk Masa Depan

Teguh menambahkan, pengelolaan Guci harus bersifat menyeluruh dari hulu ke hilir, dengan memperhatikan keseimbangan ekologi, koordinasi lintas wilayah, dan perlindungan kawasan lereng Gunung Slamet agar bencana serupa tidak terjadi lagi.

“Kerugian materiil sangat besar untuk membangun infrastruktur yang rusak. Sedangkan kerugian imateriil adalah makin terkikisnya branding Destinasi Wisata Guci karena dinilai tidak cukup aman bagi wisatawan,” tutup Teguh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir bandang Guci Dampak Bencana Alam Ekonomi Lokal Guci Guci Pariwisata Jawa Tengah Wisata Guci
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya

Gara-gara SpaceX, Elon Musk Kini Jadi Orang Pertama dengan Harta Ribuan Triliun Dolar

Borong Hadiah Gratis! Cek 19 Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 13 Juni 2026 yang Masih Aktif

Emas Antam Akhir Pekan Mulai Merangkak Naik, Cek Rincian Harga per Gram dan Aturan Pajak Terbaru

Bikin Mewek! Sisi Lain Pernikahan Jennifer Coppen & Justin Hubner: Pelangi Setelah Badai Duka Masa Lalu

Wisata Kuliner Sukabumi: 5 Kuliner Legendaris dan Hits yang Wajib Dicoba, Gak Cuma Mochi!

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.