bukamata.id – Timnas Belanda berhasil mendapatkan penghargaan FIFA Fair Play Trophy Piala Dunia 2026 sebagai tim paling sportif sepanjang turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Penghargaan tersebut menjadi sedikit pelipur lara bagi De Oranje setelah perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat. Belanda tersingkir pada babak 32 besar usai kalah dari Maroko melalui drama adu penalti.
Meski gagal melangkah jauh, Belanda tetap mendapatkan apresiasi dari FIFA berkat sikap profesional, rasa hormat terhadap lawan, serta perilaku sportif yang mereka tunjukkan selama kompetisi berlangsung.
Belanda Raih FIFA Fair Play Trophy untuk Pertama Kalinya
Gelar FIFA Fair Play Piala Dunia 2026 menjadi penghargaan pertama bagi Belanda sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang sepak bola terbesar dunia.
Belanda tercatat sebagai negara ke-11 yang berhasil memenangkan penghargaan tersebut sejak FIFA Fair Play Trophy pertama kali diberikan pada Piala Dunia 1970.
Menariknya, penilaian FIFA tidak hanya berdasarkan jumlah pelanggaran atau kartu yang diterima sebuah tim selama turnamen.
Jika hanya melihat statistik disiplin, Belanda bukanlah tim dengan catatan paling bersih di Piala Dunia 2026. Tim asuhan Ronald Koeman tersebut tercatat mengoleksi tiga kartu kuning, jumlah yang sama dengan Aljazair, Jerman, dan Senegal.
Dari jumlah pelanggaran, Belanda bahkan melakukan 44 pelanggaran sepanjang turnamen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Aljazair yang mencatat 29 pelanggaran dan Senegal dengan 36 pelanggaran.
Namun, FIFA memiliki indikator penilaian yang lebih luas dalam menentukan penerima penghargaan Fair Play.
FIFA Nilai Sikap Sportif Belanda di Piala Dunia 2026
Dalam menentukan pemenang FIFA Fair Play Trophy, FIFA tidak hanya melihat statistik pertandingan, tetapi juga berbagai aspek lain seperti:
- Sikap menghormati lawan.
- Perilaku pemain dan staf selama pertandingan.
- Kepatuhan terhadap aturan pertandingan.
- Nilai-nilai positif yang ditunjukkan sepanjang turnamen.
Penghargaan ini hanya diberikan kepada tim yang berhasil lolos ke fase gugur setelah menyelesaikan babak grup.
Dengan demikian, meskipun Belanda tidak mampu melaju jauh, mereka tetap dianggap sebagai salah satu tim yang paling menjunjung tinggi nilai sportivitas di Piala Dunia 2026.
Perjalanan Belanda Terhenti di Babak 32 Besar
Langkah Belanda pada Piala Dunia 2026 harus terhenti setelah menghadapi Maroko pada babak 32 besar.
Pertandingan berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir imbang, sehingga laga harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam babak tos-tosan tersebut, Maroko tampil lebih tenang dan berhasil memastikan kemenangan.
Kegagalan tersebut membuat Belanda kembali harus menunggu untuk mengejar gelar juara dunia pertama mereka. Sebelumnya, De Oranje telah tiga kali menjadi finalis Piala Dunia, yakni pada edisi 1974, 1978, dan 2010, namun selalu gagal menjadi juara.
Daftar Peraih FIFA Fair Play Trophy Piala Dunia
Penghargaan tim paling sportif dalam sejarah Piala Dunia telah diberikan sejak 1970. Berikut daftar negara yang pernah meraih FIFA Fair Play Trophy:
- 1970: Peru
- 1974: Jerman Barat
- 1978: Argentina
- 1982: Brasil
- 1986: Brasil
- 1990: Inggris
- 1994: Brasil
- 1998: Inggris dan Prancis
- 2002: Belgia
- 2006: Brasil dan Spanyol
- 2010: Spanyol
- 2014: Kolombia
- 2018: Spanyol
- 2022: Inggris
- 2026: Belanda
Belanda Masuk Daftar Elite Tim Paling Sportif Dunia
Keberhasilan Belanda meraih FIFA Fair Play Trophy 2026 menambah daftar panjang negara yang mendapatkan pengakuan atas nilai sportivitas di Piala Dunia.
Walaupun belum mampu mengangkat trofi juara dunia, penghargaan ini menunjukkan bahwa perjalanan Belanda di turnamen 2026 tetap meninggalkan catatan positif.
Bagi sepak bola Belanda, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan dalam sebuah turnamen tidak selalu hanya diukur dari kemenangan dan gelar juara, tetapi juga dari bagaimana sebuah tim menjaga nilai fair play di lapangan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










