Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Sabtu, 11 April 2026 11:23 WIB

Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai

Sabtu, 11 April 2026 10:48 WIB

Bojan Hodak Punya Senjata Rahasia? Intip Rekor Pertemuan Persib vs Bali United yang Kini Berubah Drastis

Sabtu, 11 April 2026 09:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?
  • Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai
  • Bojan Hodak Punya Senjata Rahasia? Intip Rekor Pertemuan Persib vs Bali United yang Kini Berubah Drastis
  • Update Tunjangan Guru 2026: Skema Transfer Langsung Cair Bulan Ini, Berikut Daftar Penerimanya
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan: Masih Kokoh di Level Tertinggi, Cek Rinciannya Sebelum Investasi!
  • Update! Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026: Klaim Skin M1014 dan Bundle Eksklusif Sekarang
  • Murojaah di Sela Pasien: Kisah dr. Hasan, Spesialis Onkologi Penjaga Al-Qur’an
  • Update! Kode Redeem FC Mobile 11 April 2026: Klaim Pack Pemain Elite dan Jutaan Coins Gratis!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Belum Sepenuhnya Tertangani, Bupati Bandung Harap Perbaikan Rutilahu Dilanjutkan

By Putra JuangKamis, 20 Juni 2024 08:33 WIB3 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengungkapkan, kondisi rumah tidak layak huni (rutilahu) pada awal kepemimpinannya ada sebanyak 37.000 unit. Secara bertahap, perbaikan rutilahu bisa dilaksanakan dengan target 7.000 unit setiap tahunnya.

Hal ini diungkapkan Dadang Supriatna pada pelaksanaan Rembug Bedas ke-137 di Desa Arjasari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Rabu (19/6/2024). Usai di Desa Arjasari, Bupati Bandung melaksanakan Rembug Bedas ke-138 di Desa Lebakwangi, dan Rembug Bedas ke-139 Desa Batukarut Kecamatan Arjasari.

Dadang turut menyampaikan realisasi jumlah perbaikan rutilahu di Kabupaten Bandung sejak kepemimpinannya. Pada tahun 2021 sebanyak 7.437 unit, tahun 2022 sebanyak 7.397 unit, dan tahun 2023 sebanyak 7.506 unit.

“Dalam pelaksanaannya melebihi dari target 7.000 unit,” ucap Dadang didampingi Bunda Bedas Emma Dety, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung Tata Irawan dan para OPD lainnya.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung 17 Juni 2025, Catat Lokasinya

Dadang mengaku, jika belum semua rutilahu bisa ditangani. Sehingga ia berharap program itu bisa dilanjutkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk penanganan rutilahu, setiap desa dianggarkan 6 unit. Sebanyak 37 ribu rutilahu tidak akan tuntas, baru akan tuntas kalau kepemimpinan saya dilanjutkan,” ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya juga telah menggulirkan program BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Bandung. Hingga saat ini, sudah mencapai 250.000 BPJS Ketenagakerjaan dan 450.000 BPJS Kesehatan.

Di antaranya 87.000 petani mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan dari ratusan ribu penerima manfaat kartu BPJS tersebut.

“Manfaat BPJS Ketenagakerjaan, disaat kecelakaan maka masuk rumah sakit berapapun biayanya ditanggung pemerintah,” jelasnya.

Terkait dengan aspirasi warga yang mengharapkan adanya revitalisasi pasar desa, Dadang mengungkapkan untuk melaksanakan musyawarah desa sehingga nantinya ada sebuah keputusan untuk melakukan langkah-langkah dan ikhtiar.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok, Bupati Bandung Resmikan Ki Pinter Bedas

Dadang juga menginstruksikan Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk melakukan pendampingan terhadap Bumdes. Salah satunya Bumdes Desa Arjasari, yang akan membuka usaha air mineral.

“Proses perijinannya akan segera dibuatkan dan dikeluarkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dadang mengatakan, bahwa untuk meningkatkan produksi pertanian, Pemkab Bandung sudah memberikan hibah Rp25 miliar pada tahun 2023 dan Rp19 miliar tahun 2024 ini.

“Bahkan sebanyak 87.781 petani di Kabupaten Bandung mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya sambil menyebutkan seluas 16.915 ha lahan sawah dilindungi di Kabupaten Bandung.

Pihaknya pun terus mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, ada lima hal yang harus dipersiapkan, di antaranya pertama peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang profesional dan paham IT (Informasi dan Teknologi).

“Kedua big data, ketiga riset and development, keempat institusi yang kuat dan kelima mengelola keuangan (anggaran) dengan baik,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Bandung Sebut MPLS Momen Penting Tumbuhkan Nilai Kebersamaan dan Semangat Belajar Siswa

Sementara itu, Kepala Desa Arjasari Rosiman mengatakan, Bupati Bandung memiliki program prioritas, yaitu guru ngaji, kartu tani, pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan serta program lainnya.

“Dengan adanya program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, selama setahun ini bank emok di Desa Arjasari banyak yang ditolak,” katanya.

Rosiman menyebutkan Bupati Bandung sangat perhatian terhadap masyarakat Kabupaten Bandung. Ia mengajak masyarakat untuk mendukung program prioritas Bupati Bandung

“Program Bupati Bandung ini harus dilanjutkan,” ujarnya.

Ia menitipkan kepada masyarakat untuk memperhatikan anggota keluarganya dalam upaya mencegah LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Selain itu untuk memperhatikan anggota keluarganya tidak bermain judi online.

“Judi online dapat merusak masa depan bangsa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Kabupaten Bandung perbaikan rutilahu Rembug Bedas Rutilahu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Diduga Cemburu Buta, Pria di Bandung Berniat Serang Teman Istri tapi Berakhir Jatuh ke Sungai Citarum

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK ‘Jadi-jadian’ Berakhir di Penjara

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.