Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger Video 7 Menit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Adegan Kebun Sawit hingga Dapur Picu Perburuan Link

Jumat, 27 Maret 2026 11:13 WIB

Heboh di Brebes! Dua Pria Tewas di Atap Masjid, Ini Penyebabnya

Jumat, 27 Maret 2026 10:50 WIB
Timnas Indonesia

Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis FIFA Series 2026, Malam Ini!

Jumat, 27 Maret 2026 10:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger Video 7 Menit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Adegan Kebun Sawit hingga Dapur Picu Perburuan Link
  • Heboh di Brebes! Dua Pria Tewas di Atap Masjid, Ini Penyebabnya
  • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis FIFA Series 2026, Malam Ini!
  • Jago Inggris Tapi Dihujat! Kisah Altaf Siswa Ternate yang Bikin Gubernur Sherly Turun Tangan
  • Semen Padang Wajib Waspada, Persib 90 Persen Siap Tempur
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Cek Perbandingan Harga Antam, UBS, dan Galeri24 per 27 Maret 2026
  • Naskah Khutbah Jumat: Menguji Kejujuran Takwa di Bulan Syawal Melalui Istiqamah
  • Harga Emas Antam Hari Ini 27 Maret 2026: Terkoreksi Rp200 Ribu dalam Seminggu, Simak Analisisnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 27 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bensin Jadi Barang Mewah! Detik-detik Chaos di Berbagai Negara Karena Harga BBM

By Aga GustianaKamis, 26 Maret 2026 19:40 WIB3 Mins Read
Ilustrasi isi BBM
Ilustrasi isi BBM. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia saat ini sedang berada dalam cengkeraman ketidakpastian ekonomi yang menyesakkan. Kabar tentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bukan lagi sekadar angka di papan stasiun pengisian bahan bakar, melainkan menjadi pemicu kepanikan, kemarahan, hingga benturan fisik di berbagai penjuru bumi. Dari jalanan sibuk di Manila hingga antrean panjang di Amerika Serikat dan India, narasi yang muncul serupa: energi telah menjadi barang mewah yang sulit dijangkau, dan rakyatlah yang harus menanggung bebannya.

Amerika Serikat: Dari Keluh Kesah ke Kemarahan Terbuka

Di Amerika Serikat, negara yang sering dianggap sebagai simbol kemakmuran, guncangan harga BBM terasa begitu nyata. Video yang beredar memperlihatkan warga yang terkejut sekaligus marah melihat angka di pompa bensin yang terus merangkak naik. Di California, harga per galon bahkan menyentuh angka fantastis, lebih dari $8 (sekitar Rp125.000 dengan kurs saat ini).

“Saya tidak mengerti, apa yang sebenarnya terjadi?” keluh seorang pria dalam video tersebut. “Dua minggu lalu masih $2, sekarang jadi $4? Apa bensin sempat ‘kuliah’ dulu dan balik dengan gelar Master di bidang harga?” sindirannya mencerminkan frustrasi mendalam warga kelas pekerja yang hidupnya sangat bergantung pada kendaraan pribadi.

Krisis ini bukan sekadar masalah dompet kosong. Di beberapa tempat, ketegangan ini berujung pada caci maki terhadap kebijakan pemerintah. Sebagian warga secara terang-terangan menyalahkan kebijakan luar negeri dan ketegangan geopolitik, seperti konflik yang melibatkan Iran dan Israel, sebagai biang keladi di balik melonjaknya harga minyak mentah dunia.

Baca Juga:  Rumor Netanyahu Tewas Mencuat: Keheningan Otoritas Israel dan Kejanggalan di Tel Aviv Jadi Sorotan

Filipina: Darurat Energi dan Jalan Kaki Berjamaah

Bergeser ke Asia Tenggara, Filipina telah resmi mengumumkan status Darurat Energi Nasional. Dengan cadangan bahan bakar yang dikabarkan hanya tersisa untuk sekitar 45 hari ke depan, Presiden Marcos mengambil langkah drastis untuk mengamankan pasokan yang tersisa.

Dampaknya langsung terasa di jalanan Manila. Ribuan pekerja terpaksa berjalan kaki berkilo-kilometer menuju kantor karena angkutan umum mulai jarang beroperasi atau tarifnya melonjak tajam. Pemandangan lautan manusia yang memadati jalan protokol menjadi potret nyata betapa rapuhnya ketahanan energi suatu bangsa ketika dihantam krisis global.

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Tembus US$ 100, Rupiah Melemah ke Angka Rp17.000

India: Ketika Pom Bensin Menjadi Arena “Ring Tinju”

Namun, pemandangan paling memprihatinkan datang dari India. Kelangkaan BBM yang akut telah mengubah antrean panjang menjadi medan pertempuran. Dalam sebuah rekaman yang viral, terlihat puluhan warga terlibat baku hantam di sebuah area SPBU.

Kekacauan ini dipicu oleh rasa frustrasi warga yang sudah mengantre berjam-jam, namun tidak mendapatkan jatah bahan bakar. Di tengah cuaca yang panas dan kebutuhan yang mendesak, kesabaran warga habis, mengubah tempat pengisian bahan bakar menjadi area tawuran massal. Ini adalah pengingat keras bahwa kelangkaan kebutuhan pokok dapat dengan cepat meruntuhkan tatanan sosial.

Suara Netizen: Antara Sarkasme dan Keprihatinan

Media sosial pun menjadi wadah bagi netizen untuk menuangkan beragam opini, mulai dari komentar jenaka hingga kritik tajam terhadap kondisi ini:

@RakyatKecil_99: “Dulu bensin yang nyari kita (promo), sekarang kita yang nyembah-nyembah bensin. Hidup makin berat, gaji tetap, harga bensin terbang.”

Baca Juga:  Netanyahu Akui Israel Alami Kerugian Serius Usai Serangan Balasan Iran, Trump Beri Dukungan Penuh

@GlobalObserver: “Filipina sudah declare darurat, India sudah baku hantam. Kalau ini terus berlanjut, krisis pangan tinggal menunggu waktu karena distribusi logistik pasti terhambat.”

@UncleSam_Grizzly: “Melihat harga $8 per galon di California membuat saya ingin kembali ke zaman naik kuda. Lebih ramah kantong dan ramah lingkungan.”

@PeaceLover: “Kenapa pemimpin dunia sibuk perang sementara rakyatnya menderita karena harga energi? Berhentilah bertikai, fokus ke urusan perut rakyat!”

Kesimpulan: Masa Depan yang Kelabu?

Krisis energi yang terekam dalam rangkaian video ini adalah alarm bagi seluruh dunia. Ketergantungan yang tinggi pada bahan bakar fosil dan kerentanan rantai pasokan global terhadap konflik politik membuat stabilitas ekonomi global berada di ujung tanduk.

Tanpa adanya solusi jangka panjang, baik melalui diversifikasi energi maupun stabilisasi politik internasional, pemandangan antrean panjang dan kekacauan di SPBU mungkin akan menjadi “normal baru” yang menyakitkan bagi banyak negara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita internasional ekonomi global Harga BBM Dunia Kelangkaan Bensin Krisis Energi 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh di Brebes! Dua Pria Tewas di Atap Masjid, Ini Penyebabnya

Sinyal ‘Perang Besar’ Pelajar di Perbatasan Cianjur-Sukabumi: Polisi Perketat Penjagaan Jalur Hitam

Atasi Krisis Sampah, DPRD Jabar dan Bandung Barat Perkuat Sinergi Regulasi

Tragedi Warung Baru di Subang: Belum Sempat Jualan, Sang Pemilik Tewas Terseret Truk Hingga 13 Meter

Viral Video Joget ‘MBG Rp6 Juta’, Dapur SPPG Pangauban KBB Resmi Ditangguhkan BGN

Detik-Detik Pria Nyaris Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.