Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siap-siap! Persib Bandung Rilis Pre-Order Jersey Anyar 2026/2027 via Aplikasi Digi Bank BJB

Sabtu, 22 Agustus 2026 09:58 WIB

Punya Paspor AS, Tapi Hatinya Merah Putih! Kisah Silas Sims, Bocah Penakluk Dunia yang Bikin Bangga

Sabtu, 22 Agustus 2026 09:20 WIB

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF Terbaru 22 Agustus 2026, Banjir Skin Senjata & Voucher Gratis

Sabtu, 22 Agustus 2026 07:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap-siap! Persib Bandung Rilis Pre-Order Jersey Anyar 2026/2027 via Aplikasi Digi Bank BJB
  • Punya Paspor AS, Tapi Hatinya Merah Putih! Kisah Silas Sims, Bocah Penakluk Dunia yang Bikin Bangga
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF Terbaru 22 Agustus 2026, Banjir Skin Senjata & Voucher Gratis
  • Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!
  • Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sinyal ‘Perang Besar’ Pelajar di Perbatasan Cianjur-Sukabumi: Polisi Perketat Penjagaan Jalur Hitam

By Aga GustianaJumat, 27 Maret 2026 08:09 WIB2 Mins Read
Ilustrasi tawuran pelajar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketenangan warga di wilayah perbatasan Kabupaten Cianjur dan Sukabumi mendadak terusik. Kabar burung mengenai rencana aksi tawuran massal antar pelajar dari dua wilayah bertetangga ini mendadak viral, memicu gelombang kekhawatiran di tengah masyarakat yang baru saja merayakan momen Idul Fitri.

Provokasi Lewat Media Sosial

Ketegangan ini bermula dari unggahan provokatif di platform Instagram. Sebuah akun secara terang-terangan menyerukan agenda “perang besar” yang dijadwalkan berlangsung pada pengujung Maret 2026. Situasi semakin memanas setelah muncul rekaman video yang memperlihatkan konvoi puluhan remaja bermotor asal Sukabumi yang nekat menerobos masuk ke teritorial Cianjur pada malam hari.

Ironisnya, dalam visual yang beredar, para oknum pelajar tersebut tampak menenteng senjata tajam, seolah siap melakukan kontak fisik secara terbuka.

Baca Juga:  Dijamin Ketagihan, Ini Tiga Kuliner Khas Cianjur yang Sayang untuk Dilewatkan

Respon Cepat Aparat di Titik Rawan

Menyikapi eskalasi yang meningkat, jajaran Polres Cianjur langsung bergerak taktis. Fokus pengamanan kini dipusatkan pada “jalur-jalur hitam” dan titik perbatasan yang selama ini dianggap sebagai lokasi rawan pertemuan massa.

Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, menegaskan bahwa personelnya telah disebar untuk memastikan kondusifitas wilayah tetap terjaga.

Baca Juga:  DPRD Jabar Dorong Pemerataan Infrastruktur di Sukabumi dalam RPJMD 2025-2029

“Tim patroli sudah disiagakan untuk memeriksa secara berkala ke beberapa lokasi, termasuk di perbatasan,” kata dia, Kamis (26/3/2026).

Tak hanya mengandalkan kekuatan fisik di lapangan, kepolisian juga mengaktifkan unit Cyber Crime untuk memutus rantai provokasi digital. Langkah preventif ini diharapkan mampu memadamkan api perselisihan sebelum sempat berkobar menjadi bentrokan fisik.

“Tentu tim siber juga dikerahkan untuk patroli di media sosial. Sehingga bisa langsung dilakukan antisipasi dini sebelum terjadinya bentrokan,” kata dia.

Pesan untuk Orang Tua dan Pelajar

Polisi menekankan bahwa pengawasan keluarga adalah benteng utama. AKBP Alexander mengingatkan agar kesucian bulan Syawal tidak dikotori oleh perilaku anarkis yang hanya akan merusak masa depan generasi muda.

Baca Juga:  Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: DPR Desak Taufik Hidayat Dihukum Kebiri!

“Khusus untuk adik-adik kita, para pelajar. Ini momen pasca lebaran, kita sudah maaf-maafan jangan sampai dicoreng dengan adanya lagi aksi kekerasan, lebih baik fokus belajar,” pungkasnya.

Hingga saat ini, patroli gabungan masih terus diintensifkan di area perbatasan untuk menjamin keamanan warga dan memastikan aktivitas belajar mengajar di kedua kabupaten tetap berjalan normal tanpa bayang-bayang ketakutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kriminal cianjur Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.