Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ramai Dicari di Telegram! Link Video ‘Kebaya Hitam’ 22 Menit Viral

Jumat, 3 April 2026 19:19 WIB

Bukan Istana! Ternyata Ini Dalamnya Gedung Megah di Kalteng yang Viral

Jumat, 3 April 2026 19:11 WIB
Persib Bandung

Persib vs Semen Padang: Misi Berbeda di Laga ‘Final’ Pekan ke-26 Super League 2025/2026

Jumat, 3 April 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramai Dicari di Telegram! Link Video ‘Kebaya Hitam’ 22 Menit Viral
  • Bukan Istana! Ternyata Ini Dalamnya Gedung Megah di Kalteng yang Viral
  • Persib vs Semen Padang: Misi Berbeda di Laga ‘Final’ Pekan ke-26 Super League 2025/2026
  • Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Versi Dapur, Fakta atau Rekayasa? Waspada Link Berbahaya
  • Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek
  • Mark Lee Resmi Tinggalkan NCT per 8 April: Alasan di Balik Keputusan Besar dan Isak Tangis di Konser Terakhir
  • Awas Terlewat! Duel Semen Padang vs Persib Bandung Jadi Satu-satunya Laga Tidak Disiarkan di TV
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berikan Kenyamanaan saat Menunggu, Antrique Bertransformasi Jadi WaitHub

By SusanaRabu, 14 Agustus 2024 17:35 WIB4 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – WaitHub menggelar Grand Launching WaitHub – AntriQue TransFOURmation, di Gedung Science and Techno Park (STP) ITB Lantai 2, Kota Bandung, Rabu (14/8/2024).

AntriQue akan melakukan transformasi menjadi WaitHub. Transformasi ini mencerminkan evolusi dan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin dinamis.

CEO & Co Founder WaitHub, Khafid Gunawan mengatakan “WaitHub” ini berawal dari masalah sederhana yaitu menunggu.

“Yang awalnya menunggu itu sebagai masalah kita konversikan menjadi benefit dan opportunity baru. Untuk pemilik pelayanan, itu menjadi data analitik dan untuk area sekitar orang bisa menunggu sambil beli makanan, ataupun kita sebagai masyarakat menunggu itu sebagai privilege kita lebih nyaman bisa nunggu dimana saja,” papar Khafid.

Dengan demikian, WaitHub memiliki visi menunggu menjadi lebih nyaman.

“Sehingga visi yang kami tuju kedepan, ingin memberikan kenyamanan untuk semua orang dan WaitHub sebagai teman untuk menunggu menjadi lebih nyaman,” katanya.

Khafid menuturkan saat ini sudah ada 2000 lokasi yang telah terintegrasi dengan WaitHub.

Baca Juga:  ITB Dorong Netralitas dan Sikap Adil Jokowi Melalui Deklarasi Demokrasi Berintegritas

“Soalnya misal satu partner, icolor Apple service itu kita kerjasama sudah implementasi seluruh Indonesia di 40 cabang. Sehingga dampak yang kami berikan itu lebih luas, dan secara user selama kami berjalan itu sudah digunakan oleh 7 juta orang mengantri lebih nyaman dengan WaitHub,” paparnya.

Adapun saat ini, untuk sektor utama yang paling banyak menggunakan, yakni perbankan, kesehatan, pariwisata dan juga service center.

Kedepannya, Khafid mengatakan target WaitHub sendiri yaitu bisa meluas, meski tak bisa memberikan kenyamanan di seluruh Indonesia, setidaknya akan dicoba dibangun ekosistem se-Jabar.

“Mulai dari pelayanan publik, ke pemerintahan, itu bisa nyaman dengan waithub, ke kesehatan Saya mau berobat bisa dengan waithub, Saya mau ke FnB bisa lebih nyaman, jadi seluruh aktivitas mulai dari pagi sampai malam itu harapannya bisa menggunakan aplikasi kami,” papar Khafid.

Terkait tantangan, Khafid mengatakan yang menjadi tantangan masih resistensi di market.

“Karena mungkin yang konsen terhadap masalah ini tuh masih belum banyak dari sisi penyelenggara, kalau dari sisi masyarakat antrian menunggu ini kan sudah menjadi masalah dari 20 tahun yang lalu, tapi yang kami garis bawahi di sini adalah, tantangannya bukan antrian yang dihilangkan tapi menunggunya bagaimana menjadi lebih nyaman, penyampaian edukasi vision ini yang mungkin sekarang masih menjadi challenge bagi kami,” jelasnya.

Baca Juga:  Geger! Mahasiswa ITB Tewas Terjatuh dari Lantai 27 Apartemen

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Direktur Bidang Kewirausahaan Direktorat Kawasan Sains & Teknologi dan Inkubasi Bisnis, Irwan Gumilar mengatakan WaitHub ini merupakan ide briliant.

“Kami dari Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi, ini ikut menaungi dari waithub, jadi waithub ini memang lahir dulu ikut di inkubator kami dulu untuk mencoba aplikasi dari tahun 2020, kemudian kami melihat memang ini idenya briliant, mencoba membuat masalah menjadi benefit dan opportunity dan kami yakin antrik, saya kira bisa berkembang,” terang Irwan.

“Ketika sudah lulus dari graduate dari kamu ternyata growth nya makin bagus, jadi ketika di Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi untuk membuka program akselerasi, kami dengan dengan percaya diri memasukan waithub,” sambungnya.

Baca Juga:  Modal Kaos Pemberian Dosen, Anak Ini Buktikan Doa Ibu Tembus Jalur Langit ke ITB!

Irwan pun mengakui tantangan yang dihadapinya pun akan banyak. Meski begitu, Irwan berharap, WaitHub menjadi salah satu startup yang berhasil.

“Tentunya challenge nya akan lebih banyak, karena di program ini mereka ada output-output yang harus dipenuhi oleh waithub, dari jumlah konsumen, mitra dan lainnya. Harapan kami, memang waithub bisa menjadi salah satu startup kami yang berhasil,” harapnya.

Terakhir, Irwan pun berharap WaitHub bisa bersaing dengan startup-startup dari universitas lain.

“Semoga waithub bisa bersaing dengan startup-startup yang lain yang dari teman-teman dari UGM, dari IPB, dan juga dari UI, seperti itu jadi harapan jadi harapan dari di Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi sekali lagi mudah-mudahan waithub bisa berkompetisi,” tandasnya.

Acara Grand Launching WaitHub – AntriQue TransFOURmation ini juga dihadiri oleh General Manager PT. Cahaya Kita Lestari (We Family Outbound), Alif Syarifuddin S.T; Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Barat, Dan Satriana; Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat; Agi Agung Galuh Purwa, S.STP., M.Sc., MPA.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AntriQue ITB kenyamanan menunggu startup WaitHub
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Bansos 2026 Cair Pekan Kedua April, Cek Nama Kamu

Estafet Penggeledahan KPK: Usai Bandung, Rumah Ono Surono di Indramayu Jadi Sasaran

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.