Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet

Jumat, 30 Oktober 2026 03:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek dan Ambil BPNT Oktober-Desember 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 01:00 WIB

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Kamis, 29 Oktober 2026 21:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet
  • Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek dan Ambil BPNT Oktober-Desember 2026
  • Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa
  • Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo
  • Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory
  • Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin
  • Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98
  • Miris! Pasien Kanker di Cililin Ditandu Lebih dari Sejam karena Ambulans Tak Bisa Masuk
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ramai Dicari di Telegram! Link Video ‘Kebaya Hitam’ 22 Menit Viral

By SusanaJumat, 3 April 2026 19:19 WIB2 Mins Read
Viral video kebaya hitam. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media sosial X (Twitter) dan TikTok kembali diramaikan dengan kemunculan narasi link video berjudul “Kebaya Hitam” berdurasi 22 menit yang diklaim tanpa sensor. Fenomena ini dengan cepat menyebar dan memancing rasa penasaran warganet.

Namun di balik viralnya isu tersebut, muncul peringatan serius terkait keamanan digital. Link yang beredar diduga kuat bukanlah konten hiburan, melainkan modus phishing yang dapat membahayakan data pribadi pengguna.

Modus Lama yang Masih Efektif

Para pelaku kejahatan siber memanfaatkan rasa penasaran publik terhadap konten sensitif yang sedang viral. Biasanya, link disebarkan melalui akun anonim di X maupun Telegram dengan menggunakan tautan pendek seperti bit.ly atau tinyurl.

Baca Juga:  Viral Petugas SPBU Menangis di Depan I Wayan Koster: Saya Bukan Robot, Pak!

Saat diklik, pengguna tidak akan diarahkan ke video yang dijanjikan. Sebaliknya, korban dialihkan ke situs palsu yang meniru halaman login media sosial atau bahkan layanan perbankan.

Ancaman Serius: Pencurian Akun hingga Malware

Berdasarkan peringatan dari aparat penegak hukum seperti Bareskrim Polri, metode phishing ini bertujuan mencuri kredensial pengguna seperti username dan password.

Jika korban memasukkan data pribadi, pelaku dapat mengambil alih akun sepenuhnya. Tidak hanya itu, beberapa tautan juga berpotensi menyebarkan malware yang dapat mencuri data perangkat, cookie browser, hingga akses ke aplikasi keuangan.

Baca Juga:  Bukan Video Biasa! Ngeri, Inilah Rahasia di Balik Sensor Putih 'Ukhti Mukena Pink' yang Viral

Ciri-Ciri Link Berbahaya

Masyarakat perlu waspada terhadap beberapa tanda umum situs berbahaya, di antaranya:

  • Alamat URL tidak wajar atau menggunakan domain asing seperti .xyz, .top, atau .ru
  • Banyak pop-up iklan yang mengganggu
  • Meminta instalasi aplikasi atau verifikasi data pribadi secara paksa

Risiko Hukum yang Perlu Diwaspadai

Selain ancaman keamanan data, aktivitas mengakses atau menyebarkan konten asusila juga dapat berimplikasi hukum sesuai UU ITE Indonesia.

Pasal 27 ayat 1 mengatur larangan distribusi konten bermuatan kesusilaan dengan ancaman pidana hingga 6 tahun penjara.

Baca Juga:  Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Identitas Masih Misterius dan Belum Terverifikasi

Imbauan Keamanan Digital

Pengguna internet diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan dari sumber tidak jelas, terutama yang menawarkan konten sensitif. Pastikan perangkat dilengkapi antivirus dengan perlindungan web aktif.

Jika sudah terlanjur membuka link mencurigakan, segera lakukan langkah berikut:

  • Hapus cache browser
  • Ganti password akun penting
  • Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA)

Dengan meningkatnya kasus phishing yang memanfaatkan tren viral, kewaspadaan pengguna menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan data pribadi di ruang digital.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bareskrim Polri Keamanan Siber link berbahaya Penipuan Online phishing UU ITE video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet

Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli

Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.