Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
pembunuhan

Dini Hari Mencekam di Bogor! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Minggu, 24 Mei 2026 21:53 WIB

Bos Koi Rayakan Ultah Pakai Tuna Raksasa 88 Kg, Simbol Infinity Pemikat Rezeki

Minggu, 24 Mei 2026 21:34 WIB

Video TKW Taiwan 3 vs 1 Bikin Netizen Heboh, Link Telegram Jadi Buruan

Minggu, 24 Mei 2026 21:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dini Hari Mencekam di Bogor! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan
  • Bos Koi Rayakan Ultah Pakai Tuna Raksasa 88 Kg, Simbol Infinity Pemikat Rezeki
  • Video TKW Taiwan 3 vs 1 Bikin Netizen Heboh, Link Telegram Jadi Buruan
  • Geger! Pria 21 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Alun-alun Ujungberung
  • Teja Paku Alam Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan, Persib Makin GILA di Liga 2026!
  • Debat Panas Netizen Soal Prinsip Kerja Chef Juna: Profesional atau Kurang Empati?
  • Laku Keras! Motor Listrik Indomobil Terjual Puluhan Ribu Unit, Model Ini Paling Diburu Warga Jabar!
  • Liburan ke Garut? Ini 4 Tempat Wisata Alam Swiss Van Java
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 24 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ramai Dicari di Telegram! Link Video ‘Kebaya Hitam’ 22 Menit Viral

By SusanaJumat, 3 April 2026 19:19 WIB2 Mins Read
Viral video kebaya hitam. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media sosial X (Twitter) dan TikTok kembali diramaikan dengan kemunculan narasi link video berjudul “Kebaya Hitam” berdurasi 22 menit yang diklaim tanpa sensor. Fenomena ini dengan cepat menyebar dan memancing rasa penasaran warganet.

Namun di balik viralnya isu tersebut, muncul peringatan serius terkait keamanan digital. Link yang beredar diduga kuat bukanlah konten hiburan, melainkan modus phishing yang dapat membahayakan data pribadi pengguna.

Modus Lama yang Masih Efektif

Para pelaku kejahatan siber memanfaatkan rasa penasaran publik terhadap konten sensitif yang sedang viral. Biasanya, link disebarkan melalui akun anonim di X maupun Telegram dengan menggunakan tautan pendek seperti bit.ly atau tinyurl.

Baca Juga:  Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari

Saat diklik, pengguna tidak akan diarahkan ke video yang dijanjikan. Sebaliknya, korban dialihkan ke situs palsu yang meniru halaman login media sosial atau bahkan layanan perbankan.

Ancaman Serius: Pencurian Akun hingga Malware

Berdasarkan peringatan dari aparat penegak hukum seperti Bareskrim Polri, metode phishing ini bertujuan mencuri kredensial pengguna seperti username dan password.

Jika korban memasukkan data pribadi, pelaku dapat mengambil alih akun sepenuhnya. Tidak hanya itu, beberapa tautan juga berpotensi menyebarkan malware yang dapat mencuri data perangkat, cookie browser, hingga akses ke aplikasi keuangan.

Baca Juga:  Viral! Oknum Guru Diduga Ejek Penyandang Tuna Wicara saat Live

Ciri-Ciri Link Berbahaya

Masyarakat perlu waspada terhadap beberapa tanda umum situs berbahaya, di antaranya:

  • Alamat URL tidak wajar atau menggunakan domain asing seperti .xyz, .top, atau .ru
  • Banyak pop-up iklan yang mengganggu
  • Meminta instalasi aplikasi atau verifikasi data pribadi secara paksa

Risiko Hukum yang Perlu Diwaspadai

Selain ancaman keamanan data, aktivitas mengakses atau menyebarkan konten asusila juga dapat berimplikasi hukum sesuai UU ITE Indonesia.

Pasal 27 ayat 1 mengatur larangan distribusi konten bermuatan kesusilaan dengan ancaman pidana hingga 6 tahun penjara.

Baca Juga:  Siapa Wanita di Video Cukur Kumis? Netizen Ramai Cari Link Durasi Panjang

Imbauan Keamanan Digital

Pengguna internet diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan dari sumber tidak jelas, terutama yang menawarkan konten sensitif. Pastikan perangkat dilengkapi antivirus dengan perlindungan web aktif.

Jika sudah terlanjur membuka link mencurigakan, segera lakukan langkah berikut:

  • Hapus cache browser
  • Ganti password akun penting
  • Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA)

Dengan meningkatnya kasus phishing yang memanfaatkan tren viral, kewaspadaan pengguna menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan data pribadi di ruang digital.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bareskrim Polri Keamanan Siber Kebaya Hitam link berbahaya Penipuan Online phishing UU ITE video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video TKW Taiwan 3 vs 1 Bikin Netizen Heboh, Link Telegram Jadi Buruan

Debat Panas Netizen Soal Prinsip Kerja Chef Juna: Profesional atau Kurang Empati?

Liburan ke Garut? Ini 4 Tempat Wisata Alam Swiss Van Java

Waspada! Link Video Viral TKW Taiwan 3 Vs 1 Disebut Jadi Sarang Phishing dan Malware

VIRAL! ‘Guru Bahasa Inggris’ Bikin Heboh, Link Video Mencurigakan Beredar di X

Tebing Keraton

Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.