Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Siapa Angkat Trofi di GBK?

Senin, 30 Maret 2026 17:24 WIB

Wajib Tahu! Pink Moon 2026 Muncul 1–2 April, Ini Waktu Terbaik Melihatnya di Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 17:22 WIB

Healing Tanpa Biaya! 5 Destinasi Gratis Bandung yang Bikin Netizen Betah

Senin, 30 Maret 2026 16:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Siapa Angkat Trofi di GBK?
  • Wajib Tahu! Pink Moon 2026 Muncul 1–2 April, Ini Waktu Terbaik Melihatnya di Indonesia
  • Healing Tanpa Biaya! 5 Destinasi Gratis Bandung yang Bikin Netizen Betah
  • Bekerja Tidak Sesuai Jurusan? Tenang Kamu Tidak Sendiri, Lengkapi Diri dengan Long Life Learning Skills
  • Link Nonton Live! Timnas Indonesia vs Bulgaria di SUGBK, Kick Off 20.00 WIB
  • Klok Menggila! Persib Siap Hancurkan Semen Padang di Laga Penentuan
  • Prediksi Final FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria, Ujian Mental Pasukan John Herdman di GBK
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 30 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Eiger Kembali Gelar Kompetisi Panjat Tebing EISCC 2024, Total Hadiah Rp320 Juta

By Putra JuangKamis, 15 Agustus 2024 10:07 WIB5 Mins Read
Eiger Indepence Sport Climbing Competition (EISCC) 2024. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Eiger kembali menggelar kompetisi internasional bertajuk Eiger Indepence Sport Climbing Competition (EISCC) 2024, yang berlangsung di Eiger Adventure Flagship Store, Jalan Sumatera No. 23, Kota Bandung, Kamis (15/8/2024).

EISCC 2024 merupakan kompetisi panjat tebing profesiona yang ke-17 kalinya, diselenggarakan Eiger tiap tahunnya sejak tahun 2001 silam, dengan tujuan menemukan dan membina atlet-atlet muda di Indonesia di olahraga panjat tebing.

“Kejuaraan EISCC tidak hanya diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, tetapi juga bertujuan untuk semakin mempopulerkan olahraga panjat tebing di Tanah Air,” ucap Mamay S Salim selaku pendiri Federasi Panjat Tebing Indonesia sekaligus salah satu yang membidani lahirnya Eiger Adventure.

“EISCC diharapkan mampu menjadi ajang pembinaan, melahirkan atlet-atlet panjat tebing nasional yang berprestasi hingga ke kancah internasional,” tambahnya.

Pada penyelenggaraan tahun 2024 ada yang sedikit berbeda dari serial kompetisi EISCC di tahun-tahun sebelumnya. Diselenggarakan pada 15-17 Agustus 2024 di Bandung, EISCC 2024 akan naik kelas, kali ini EISCC bakal digelar dalam format kompetisi internasional.

Sejumlah atlet dari berbagai negara meliputi Malaysia, Jepang, Thailand, Filipina, Vietnam dan Korea Selatan telah diundang dan hadir di Bandung, untuk terlibat dalam kompetisi ini.

Sebuah papan panjat standar internasional pun telah rampung dibangun persis di depan Eiger Flagship Store Jalan Sumatera, Braga, Kota Bandung. Lokasi inilah yang akan menjadi sejarah baru, kompetisi EISCC 2024 yang naik kelas menjadi kompetisi internasional.

Business Director Eiger Adventure, Jason Edward Wuysan mengatakan, EISCC 2024 ini terasa spesial karena sekaligus sebagai bentuk perayaan bagi atlet-atlet yang meraih medali di ajang Olimpiade Paris 2024.

Baca Juga:  Dimulai Besok, Simak Aturan Wajib Dipatuhi Pengunjung Braga Free Vehicle

“Yang spesial dari ini tim kita, temen-temen kita menang olimpiade di Paris 2024 jadi ini sekalian kita bisa merayakan untuk kita semua, sekalian kemenangan kita sekalian kemerdekaan Indonesia yang ke-79,” kata Jason.

Selain itu, pihaknya pun berencana akan mengundang para atlet tersebut dalam acara Eiger berikutnya.

“Itu ditunggu aja, kebetulan memang belum saat ini tapi nanti ditunggu aja itu nanti ada dikegiatan selanjutnya,” ungkapnya.

Ketua Umum Pengurus Provinsi FPTI Jawa Barat, Djati Pranoto mengatakan, kompetisi ini telah mendapat rekomendasi diakui dan disetujui sebagai kompetisi panjat tebing resmi yang diatur oleh Pengurus Pusat FPTI.

“Pengurus Pusat FPTI dan Pengurus Provinsi FPTI Jawa Barat mendukung kompetisi EISCC yang telah diselenggarakan EIGER tiap tahunnya. Ajang ini menjadi tren positif yang harus terus dikembangkan dan didukung,” ucap Djati.

“EISCC di Bandung telah menciptakan iklim kompetisi yang profesional, harapannya dari sini akan terus terlahir atlet-atlet muda panjat tebing asal berbagai daerah di Tanah Air,” sambungnya.

Djati juga memberikan apresiasi kepada Eiger yang selalu memberikan dukungan terhadap para atlet panjang tebing.

“Event ini saya sangat mengapresiasi sekali kepada Eiger, karena tidak putus-putusnya dari pertama Eiger ada sampai sekarang tetap support panjat tebing,” ungkapnya.

Djati mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus dalam pembinaan atlet serta membuat banyak sirkuit-sirkuit baru.

Baca Juga:  Pelatih dan Atlet PON XXI & PEPARNAS XVII Apresiasi Kadeudeuh dari Pj Gubernur Jabar

“Jawa Barat dalam setahun ini sampai nanti ke tahun 2028 kita akan fokus ke pembinaan dan kita akan banyak membuat sirkuit-sirkuit khusus untuk Jawa Barat dulu,” imbuhnya.

“Karena target Jawa Barat itu kedepannya tahun 2028 banyak beberapa atlet Jawa Barat yang ikut olimpiade di LA, insya Allah,” tambahnya.

Apresiasi yang sama juga diberikan Pengurus Pusat FPTI, Agus. Dia menyebut, Eiger yang selalu memberikan kejutan menarik di setiap kegiatan yang diselenggarakannya.

“Terkait dengan yang sekarang, kemarin-kemarin kita speednya tuh speed klasik, akan tetapi di sini memakai dengan speed one record. Itu perubahan yang selalu Eiger buat, event-eventnya selalu fantastis update,” kata Agus.

Bukan hanya dari format pertandingan, kata Agus, dari sisi hadiah pun Eiger memberikan nominal yang fantastis.

“Dan sekarang juga terkait dengan hadiah, ini nominal hadiah yang begitu fantastis, untuk di tahun ini masih Eiger yang peringkat hadiahnya paling tinggi,” ungkapnya.

Agus menyebut, pertandingan ini diikuti oleh tim-tim dari seluruh Indonesia dan juga luar negeri. Terkait persyaratan, tidak ada batas maksimal umur yang ditentukan.

“Tidak ada (batasan usia), umum, cuman batasan bawah ada di 14 tahun, ke atasnya boleh berapapun. Ini club-club dari seluruh Indonesia dan tadi non atlet dari 6 negara-negara luar, kesempatan buat mereka juga (dapat) sparring partner yang keren,” tuturnya.

Sementara itu, Event Director Eiger Independence Sport Climbing Competition 2024, Oscar Siregar menjelaskan, EISCC 2024 akan menjadi titik baru, meningkatkan level kejuaraan atlet-atlet panjat tebing nasional, khususnya sebagai pembinaan bagi banyak atlet panjat tebing usia muda asal berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:  Dilanda Hujan dan Angin Beberapa Pohon di Kota Bandung Tumbang

“Seluruh atlet Indonesia yang berkompetisi di EISCC 2024 bakal bertanding dengan atlet dari berbagai negara yang sudah terbang langsung ke Bandung. Dengan demikian, EISCC berupaya tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antarnegara melalui olahraga panjat tebing,” kata Oscar.

Para atlet pemanjat dari berbagai daerah dan berbagai negara ini akan memperebutkan hadiah dengan total senilai USD 19.500 atau sekitar Rp320 juta. Standar hadiah baru yang dibuat menyesuaikan dengan peraturan kompetisi panjat tebing skala internasional.

“Eiger menjadi brand Indonesia pertama yang menyelenggarakan kompetisi panjat tebing internasional, mengenalkan brand Eiger yang terlahir di Bandung hingga level Asia. Partisipasi dari atlet-atlet internasional ini diharapkan dapat meningkatkan persaingan dan kualitas pertandingan, sehingga mendorong para atlet lokal kita untuk lebih berprestasi dan siap bersaing di level internasional,” tandasnya.

Sebagai brand Indonesia penyedia perlengkapan luar ruang sejak tahun 1989 silam, Eiger berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga panjat tebing di Indonesia. Berbagai kompetisi panjat tebing profesional diadakan Eiger sepanjang tahun.

Sejalan dengan komitmen untuk terus mengembangkan Eiger Climbing Center sebagai sekolah panjat tebing untuk umum yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=BSDS3hqW1E4[/embedyt]

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

atlet Eiger EISCC 2024 Kota Bandung panjat tebing
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi korban meninggal.

Tragis! Pasutri Pemudik Hanyut di Cipanas, Ditemukan Terpisah hingga Waduk Cirata

Editing Video Nilainya 0 Rupiah? Logika Aneh Kasus Amsal Sitepu yang Bikin Netizen Meradang!

Dedi Mulyadi Siap Turun Tangan Bantu Satwa dan Pegawai, Tegaskan Tak Ingin Ada Korban Lagi

Tumbal Birokrasi di Bandung Zoo: Saat Gajah Bersengketa, Harimau Diduga Mati Terlantar

Garut Dapat Rapor Merah! Putri Karlina Akui Tak Leluasa Sikat Pungli Karena Takut ‘Offside’

Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Ilustrasi emas antam
    Harga Emas Antam Hari Ini 24 Maret 2026: Grafik Merangkak Naik, Cek Rincian Terbarunya!
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.