Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Target Meleset! Rumput GBLA Belum Layak, Persib Kembali Bermarkas di Si Jalak Harupat

Senin, 5 Oktober 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cek Sekarang! 6 Bansos yang Cair Oktober 2026, Ada Bantuan hingga Rp2,7 Juta

Senin, 5 Oktober 2026 01:00 WIB

Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan

Minggu, 4 Oktober 2026 21:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Target Meleset! Rumput GBLA Belum Layak, Persib Kembali Bermarkas di Si Jalak Harupat
  • Cek Sekarang! 6 Bansos yang Cair Oktober 2026, Ada Bantuan hingga Rp2,7 Juta
  • Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan
  • Cuma Punya Waktu 2 Hari! Thom Haye dan Ragnar Riskan Main saat Persib Lawan Port FC
  • Bongkar Dapur Comeback Syahrini: Dari Alasan Vakum, Bagi-bagi Dollar, Hingga Konsultan Komedi!
  • Bansos Oktober 2026 Cair! Ini 4 Bantuan Pemerintah dan Nominal yang Diterima
  • Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar
  • Budak Bandung Lolos ke Barcelona, Bakal Seangkatan Anak Messi? Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 5 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Wajib Tahu! Pink Moon 2026 Muncul 1–2 April, Ini Waktu Terbaik Melihatnya di Indonesia

By SusanaSenin, 30 Maret 2026 17:22 WIB3 Mins Read
Pink Moon. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena langit Pink Moon atau Bulan Purnama April 2026 akan menjadi salah satu momen astronomi paling dinantikan pada awal tahun. Peristiwa ini diperkirakan terjadi pada 1 April 2026 dan mencapai puncaknya pada 2 April 2026 pukul 09.11 WIB.

Meski disebut “Pink Moon”, Bulan tidak benar-benar berubah menjadi warna merah muda saat fenomena berlangsung. Lantas, apa sebenarnya Pink Moon dan kapan waktu terbaik untuk melihatnya?

Apa Itu Pink Moon 2026?

Pink Moon merupakan istilah untuk bulan purnama yang terjadi pada bulan April. Secara visual, Bulan tetap terlihat putih terang atau kekuningan, seperti purnama pada umumnya.

Nama “Pink” tidak berasal dari warna Bulan, melainkan dari tradisi masyarakat asli Amerika (Native American). Mereka mengaitkan purnama April dengan mekarnya bunga Phlox subulata atau moss pink, salah satu bunga pertama yang mekar saat musim semi.

Fenomena ini juga sering disebut sebagai Purnama Paskah, karena kemunculannya kerap berdekatan dengan perayaan Paskah di berbagai negara.

Fakta Ilmiah di Balik Pink Moon

Secara astronomi, Pink Moon terjadi ketika Bulan berada tepat berseberangan dengan Matahari, sehingga seluruh permukaannya yang menghadap Bumi tersinari penuh.

Fenomena ini juga berkaitan dengan siklus bulan atau periode sinodis, yaitu waktu sekitar 29,53 hari yang dibutuhkan Bulan untuk kembali ke fase yang sama.

Menariknya, meski Bulan mengelilingi Bumi dalam waktu 27,3 hari, perubahan fase terlihat lebih lama karena pergerakan Bumi mengelilingi Matahari. Kombinasi orbit elips dan perhitungan astronomi inilah yang membuat fenomena purnama bisa diprediksi hingga puluhan tahun ke depan.

Pink Moon 2026 Disusul Hujan Meteor Lyrid

Selain Pink Moon, bulan April 2026 juga akan menjadi bulan yang menarik bagi pengamat langit. Setelah purnama ini, akan disusul fenomena hujan meteor Lyrid yang biasanya terjadi pada pertengahan hingga akhir April.

Kedua fenomena ini menjadikan April sebagai salah satu bulan paling kaya peristiwa astronomi di tahun 2026.

Waktu Terbaik Melihat Pink Moon di Indonesia

Meski puncak fenomena terjadi pada pagi hari, masyarakat Indonesia tetap bisa menikmati keindahan Pink Moon pada malam 1–2 April 2026.

Berikut tips agar pengamatan lebih maksimal:

  • Waktu terbaik: saat Bulan terbit di ufuk timur
  • Pilih lokasi minim polusi cahaya seperti area terbuka atau pedesaan
  • Gunakan teleskop atau teropong untuk detail permukaan Bulan
  • Pastikan langit cerah tanpa awan tebal

Saat baru terbit, Bulan biasanya tampak lebih besar dan keemasan akibat efek atmosfer Bumi, yang dikenal sebagai moon illusion.

Kesimpulan

Pink Moon 2026 bukan hanya sekadar fenomena langit biasa, tetapi juga perpaduan antara ilmu astronomi, sejarah budaya, dan keindahan alam semesta. Momen ini menjadi pengingat bahwa pergerakan benda langit berlangsung sangat teratur dan dapat diprediksi dengan presisi tinggi.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan salah satu purnama terindah di awal April 2026 ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan

Bongkar Dapur Comeback Syahrini: Dari Alasan Vakum, Bagi-bagi Dollar, Hingga Konsultan Komedi!

Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar

Dede Sunandar Tumbang di Ring, Vicky Prasetyo Menangis Histeris

Jangan Cuma Jalan-jalan, Ini 5 Kuliner Khas Indramayu yang Wajib Dicicipi

Irfan Hakim Nyesel Gak Tinggi Usai Ketemu Gede Aiswarya: Orang Terganteng Nomor 3, Tapi…

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.