Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sering Keliru, Begini Aturan Baku Menulis Ucapan HUT RI ke-81 Agar Tidak Salah Kaprah

Jumat, 7 Agustus 2026 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 7 Agustus 2026 Turun Rp29.000, Simak Daftar Lengkapnya

Jumat, 7 Agustus 2026 09:46 WIB

Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Simak Jadwal Duel Krusial Timnas Indonesia Kontra Singapura

Jumat, 7 Agustus 2026 09:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sering Keliru, Begini Aturan Baku Menulis Ucapan HUT RI ke-81 Agar Tidak Salah Kaprah
  • Harga Emas Antam Hari Ini 7 Agustus 2026 Turun Rp29.000, Simak Daftar Lengkapnya
  • Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Simak Jadwal Duel Krusial Timnas Indonesia Kontra Singapura
  • Kasus Keracunan Massal MBG di Papua, Kepala BGN Ungkap Masak Terlalu Dini Jadi Pemicu Utama
  • Bikin SIM Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif, Segera Diberlakukan Secara Nasional?
  • Gagal Juarai Piala Presiden 2026 Lewat Adu Penalti, Persib Tetap Bungah Menatap Asia
  • Update Bansos BPNT Tahap 3: Dana Rp600 Ribu Cair, Begini Cara Cek Statusnya di HP
  • Perburuan Item Gratis, Cek Deretan Kode Redeem FF 7 Agustus 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kota Bandung Menggaet Gen Z dan Milenial Sebagai Panitia Pemilu

By Putri Mutia RahmanSelasa, 30 Januari 2024 17:04 WIB3 Mins Read
Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Kota Bandung menggaet Gen Z dan Milenial dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Nantinya Gen Z dan Milenial berperan aktif menjadi penyelenggara mulai dari petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) sampai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Komisioner dan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bandung, Khoirul Anam Gumilar Winata mengatakan, KPU memang mendorong Gen Z dan Milenial menjadi penyelenggara Pemilu mulai dari PPK, PPS hingga KPPS.

“KPU mengimbau dari 7 orang anggota KPPS sebanyak 3-4 orang merupakan anak muda generasi milenial dan generasi Z,” ujarnya pada Selasa, (30/1).

Ia mengatakan alasan banyak dilibatkannya anak muda dalam penyelenggaraan Pemilu karena kini KPU telah menetapkan sistem teknologi yang lekat dengan generasi Z. Selain itu, juga sebagai bentuk regenerasi.

“Antusiasme generasi Z saya rasa tinggi karena mereka daftar sendiri bukan rekomendasi RT dan RW. Mereka mendaftar sendiri, apakah itu dorongan dari kampus atau sekolah untuk berpartisipasi dalam kegiatan kepemiluan,” ungkapnya.

Ia juga menyebut, antusias pemilih pemula di Kota Bandung cukup tinggi. Terbukti dengan banyaknya permintaan sosialisasi Pemilu dari sekolah maupun organisasi kepemudaan kepada KPU.

“Terlebih melihat tren di media sosial hari ini dengan gimiknya anak muda meramaikan kepemiluan walaupun dengan ciri khas mereka yang kritis dan analisis. Saya pikir Antusiasme generasi muda sangat tinggi,” kata dia.

Perlu diketahui, jumlah pemilih pemula di Bandung mencapai 10-15 persen dari seluruh DPT Kota Bandung yang berjumlah 1.872.381 pemilih.

“Buat generasi Z dan milenial salurkan hak suara teman teman dan cerdas menentukan pilihannya. Teman-teman pasti punya harapan untuk masa depan Indonesia 5 tahun ke depan,” ajaknya.

Salah satu milenial Kota Bandung yang aktif menjadi anggota PPK adalah Andre Abdul Rozak (26). Ia kini aktif menjadi anggota PPK Kecamatan Bandung Wetan. Ketertarikannya menjadi penyelenggara Pemilu bermula sejak 2019 saat menjadi bagian dari sekretariat PPS Kelurahan.

Ia mengatakan, ikut berperan aktif dalam penyelenggaraan Pemilu merupakan pengalaman yang berharga karena selain dapat menambah pengalaman namun juga menjadi bagian dari kesuksesan Pemilu.

“Kebetulan tahun 2019 sempet ikut Pemilu bukan sebagai PPK tapi sebagai sekretariat di kelurahan. Pengen tahu gimana jadi PPK, Pemilu dan gimana penyelenggaraan dan menambah pengalaman,” kata dia, Selasa (30/1).

Hal serupa diungkapkan, PPS Kelurahan Tamansari, Firman Wardiansyah (24). Ia mengatakan, sebagai generasi muda, harus aktif dalam segala lini kehidupan termasuk juga menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu.

“Ini sarana untuk bagaimana anak muda dapat aktif dan peka terhadap apa yang menjadi sebuah persoalan yang terjadi di masyarakat,” ujar pria kelahiran 1999 tersebut.

Salah satu Gen Z yang menjadi petugas KPPS adalah Diana Yuliani (20). Wanita kelahiran 2004 itu mengaku tertarik menjadi anggota KPPS karena ingin berkontribusi bagi masyarakat dan negara. Sebelumnya, ia juga telah menjadi Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

“Kebetulan baru tahun ini menjadi KPPS dan baru mau nyoblos tahun sekarang. Sebelumnya aku juga jadi pantarlih. Aku yang mendata penduduk di sekitar rumah. Makanya aku bisa menjadi KPPS selanjutnya,” ujarnya.

“Ini bisa menjadi hal yang baru buat Gen Z. Kita bisa buktikan kalau anak muda juga bisa berkontribusi buat masyarakat dan negara. Yang senior juga bisa digantikan oleh yang junior,” imbuhnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gen Z Generasi Milenial Penyelenggara Pemilu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

program MBG

Kasus Keracunan Massal MBG di Papua, Kepala BGN Ungkap Masak Terlalu Dini Jadi Pemicu Utama

Bikin SIM Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif, Segera Diberlakukan Secara Nasional?

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan PKH dan BPNT Cair Agustus 2026? Simak Jadwal Lengkap serta Cara Mengambilnya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Mulai Dicairkan! Ini Jadwal PKH, BPNT, Beras 30 Kg dan Cara Cek Penerima

Diduga Live TikTok Saat Bekerja, ASN Bandung Barat Viral Usai Singgung Fee Proyek

Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.