Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Senin, 21 September 2026 19:38 WIB
Kuliner Majalengka legendaris yang wajib dicoba

Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba

Senin, 21 September 2026 19:36 WIB

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Senin, 21 September 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub
  • Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba
  • Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang
  • Isu Karim Benzema hingga Kebutuhan Lini Depan, Begini Respons Tegas Pelatih Persib Bandung
  • Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Al Madani, Muazin Masjidil Haram yang Tutup Usia Usai Lantunkan Azan Fajar
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Gebrakan MMA Indonesia! Vallensia Fahira Hotmauli Sumbang Medali di Asian Games 2026
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kota Bandung Menggaet Gen Z dan Milenial Sebagai Panitia Pemilu

By Putri Mutia RahmanSelasa, 30 Januari 2024 17:04 WIB3 Mins Read
Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Kota Bandung menggaet Gen Z dan Milenial dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Nantinya Gen Z dan Milenial berperan aktif menjadi penyelenggara mulai dari petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) sampai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Komisioner dan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bandung, Khoirul Anam Gumilar Winata mengatakan, KPU memang mendorong Gen Z dan Milenial menjadi penyelenggara Pemilu mulai dari PPK, PPS hingga KPPS.

“KPU mengimbau dari 7 orang anggota KPPS sebanyak 3-4 orang merupakan anak muda generasi milenial dan generasi Z,” ujarnya pada Selasa, (30/1).

Ia mengatakan alasan banyak dilibatkannya anak muda dalam penyelenggaraan Pemilu karena kini KPU telah menetapkan sistem teknologi yang lekat dengan generasi Z. Selain itu, juga sebagai bentuk regenerasi.

“Antusiasme generasi Z saya rasa tinggi karena mereka daftar sendiri bukan rekomendasi RT dan RW. Mereka mendaftar sendiri, apakah itu dorongan dari kampus atau sekolah untuk berpartisipasi dalam kegiatan kepemiluan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Di Balik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?

Ia juga menyebut, antusias pemilih pemula di Kota Bandung cukup tinggi. Terbukti dengan banyaknya permintaan sosialisasi Pemilu dari sekolah maupun organisasi kepemudaan kepada KPU.

“Terlebih melihat tren di media sosial hari ini dengan gimiknya anak muda meramaikan kepemiluan walaupun dengan ciri khas mereka yang kritis dan analisis. Saya pikir Antusiasme generasi muda sangat tinggi,” kata dia.

Perlu diketahui, jumlah pemilih pemula di Bandung mencapai 10-15 persen dari seluruh DPT Kota Bandung yang berjumlah 1.872.381 pemilih.

“Buat generasi Z dan milenial salurkan hak suara teman teman dan cerdas menentukan pilihannya. Teman-teman pasti punya harapan untuk masa depan Indonesia 5 tahun ke depan,” ajaknya.

Baca Juga:  Sukseskan Pemilu, 1 Juta Pemilih Muda di Bandung Sudah Masuk DPT

Salah satu milenial Kota Bandung yang aktif menjadi anggota PPK adalah Andre Abdul Rozak (26). Ia kini aktif menjadi anggota PPK Kecamatan Bandung Wetan. Ketertarikannya menjadi penyelenggara Pemilu bermula sejak 2019 saat menjadi bagian dari sekretariat PPS Kelurahan.

Ia mengatakan, ikut berperan aktif dalam penyelenggaraan Pemilu merupakan pengalaman yang berharga karena selain dapat menambah pengalaman namun juga menjadi bagian dari kesuksesan Pemilu.

“Kebetulan tahun 2019 sempet ikut Pemilu bukan sebagai PPK tapi sebagai sekretariat di kelurahan. Pengen tahu gimana jadi PPK, Pemilu dan gimana penyelenggaraan dan menambah pengalaman,” kata dia, Selasa (30/1).

Hal serupa diungkapkan, PPS Kelurahan Tamansari, Firman Wardiansyah (24). Ia mengatakan, sebagai generasi muda, harus aktif dalam segala lini kehidupan termasuk juga menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu.

Baca Juga:  Pesan untuk Gen Z: Jangan Pernah Mencela Waktu

“Ini sarana untuk bagaimana anak muda dapat aktif dan peka terhadap apa yang menjadi sebuah persoalan yang terjadi di masyarakat,” ujar pria kelahiran 1999 tersebut.

Salah satu Gen Z yang menjadi petugas KPPS adalah Diana Yuliani (20). Wanita kelahiran 2004 itu mengaku tertarik menjadi anggota KPPS karena ingin berkontribusi bagi masyarakat dan negara. Sebelumnya, ia juga telah menjadi Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

“Kebetulan baru tahun ini menjadi KPPS dan baru mau nyoblos tahun sekarang. Sebelumnya aku juga jadi pantarlih. Aku yang mendata penduduk di sekitar rumah. Makanya aku bisa menjadi KPPS selanjutnya,” ujarnya.

“Ini bisa menjadi hal yang baru buat Gen Z. Kita bisa buktikan kalau anak muda juga bisa berkontribusi buat masyarakat dan negara. Yang senior juga bisa digantikan oleh yang junior,” imbuhnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gen Z
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor

Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership

RS Premier Bintaro Gunakan Robotic Navigation untuk Bedah Tulang Belakang Lebih Presisi

Investasi Rp800 Miliar Pasar Baru Bandung Ditinjau Ulang, Pemkot Buka Opsi Investor Baru

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.