Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1

Minggu, 20 September 2026 21:24 WIB

Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay

Minggu, 20 September 2026 20:18 WIB

1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan

Minggu, 20 September 2026 19:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1
  • Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay
  • 1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan
  • Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk
  • Link Live Streaming Persijap vs Persib, Kick Off 19.00 WIB di Super League
  • Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
  • Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin
  • Persijap vs Persib: Misi Balas Dendam Maung Bandung di Gelora Bumi Kartini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ledia Hanifa Ajak Anak Muda untuk Dewasa Dalam Berbangsa dan Bernegara

By SusanaRabu, 8 Mei 2024 16:48 WIB3 Mins Read
Anggota MPR RI, Ledia Hanifa Amaliah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota MPR RI, Ledia Hanifa Amaliah mengajak anak-anak muda dari Kota Bandung dan Kota Cimahi untuk dewasa dalam berbangsa dan bernegara.

Ajakan tersebut diserukan Ledia saat mengadakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Arion Suites Hotel, Sabtu (4/5/2024).

Ledia menjelaskan mengapa Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika perlu terus disampaikan pada masyarakat, termasuk anak-anak muda.

“Sebab seringkali, keempat pilar MPR ini hanya kita pandang sebatas teori ketika kita berada di bangku sekolah. Kita juga seringkali terlupa bahwa implementasi keempat pilar MPR RI ini akan mendorong kita menjadi dewasa dalam hidup berbangsa dan bernegara. Saling menguatkan, tak mudah digoyahkan dan memiliki arahan untuk mengatasi problematika yang muncul dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari,” bebernya.

Selain itu, di hadapan hadirin yang datang dari berbagai kampus dan organisasi kepemudaan ini Ledia kemudian menjelaskan tantangan-tantangan yang kerap muncul dalam kehidupan berbangsa.

Baca Juga:  Sarapan Pagi di Bandung? Ini 5 Tempat Lezat dan Terjangkau

Diantaranya kurangnya pemahaman dan penghargaan atas kebhinekaan dan kemajemukan.

“Saat ini agaknya kita suka takut berbeda, segala hal harus sama dan seolah kalau berbeda tidak bisa berteman. Bukan orang Sunda tapi tinggal di Jawa Barat, merasa asing. Teman-teman pakai handphone merk A, kita pakai B jadi tidak nyaman,” terangnya.

“Bahkan yang cukup berat saat berbeda pilihan pilpres. Kayak jadi musuhan, padahal perbedaan suku, agama, selera hingga pilihan politik adalah bagian dari kedewasaan kita hidup berbhineka tunggal ika. Semua itu menunjukkan keberagaman dan kekhasan masing-masing, sehingga yang perlu ditinggikan adalah saling menghormati,” imbuhnya.

Baca Juga:  Flyover Pasupati Bandung Ditutup Sementara, Ini Jalan Alternatif yang Bisa Dilalui

Tidak hanya itu, anggota Komisi X DPR RI ini kemudian juga menjelaskan salah satu tantangan eksternal kebangsaan berupa pengaruh globalisasi yang mengarah pada pertarungan ekonomi antar bangsa.

Ledia mencontohkan bagaimana China dan USA yang sedang berada dalam pertarungan dahsyat untuk menguasai pasar perdagangan dunia.

“Dengan penduduk lebih dari 270 juta jiwa Indonesia adalah pasar besar yang menggiurkan untuk disasar negara-negara . Maka kita perlu membuat regulasi untuk melindungi dan menjaga keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia,” bebernya.

“Salah satunya misalnya kenapa tiktok shop kemarin sempat dipermasalahkan. Karena tanpa regulasi perdagangan yang jelas, banyak terjadi masuknya barang jualan dari luar Indonesia dengan dua implikasi; negara kita tidak mendapat pajak dan yang mendapat keuntungan justru UMKM negeri orang bukan UMKM dalam negeri,” tambahnya.

Baca Juga:  Buka Semarak Budaya di Bandung, Ledia Hanifa Dorong Angklung Lebih Inovatif dan Mendunia

Untuk itu, Ledia kemudian mengajak para hadirin, kawula muda, untuk menjadi dewasa dalam berbangsa dengan melakukan perubahan mindset dan perilaku yang mendorong pada cinta bangsa dan tanah air.

“Keragaman dalam suku, agama, budaya, sumberdaya alam dan sumber daya manusia sesungguhnya adalah kekayaan. Sayangnya kita ini orang kaya yang suka lupa kalau kita ini kaya, malah kadang merasanya miskin aja, minder dan kadang tidak merasa bangga akan apa yang kita miliki. Maka perlu kita ingat bahwa sebagai bangsa kaya, negara kaya kita semestinya bangga dengan keberagaman kita, dengan sumberdaya kita dan produk-produk lokal kita lalu dengan kekayaan tersebut kita seharusnya mampu memiliki banyak produktivitas yang bisa memajukan dan memakmurkan negara ini ke depannya,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak muda Kota Bandung Kota Cimahi Ledia Hanifa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan

Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan

Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.