Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wisata Kuliner di Kota Intan: 10 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Garut

Kamis, 8 Oktober 2026 06:00 WIB
Wisata Alam Batu Lempar Garut.

6 Destinasi Wisata Alam Hits di Garut, Cocok Buat Healing Bareng Bestie!

Kamis, 8 Oktober 2026 02:00 WIB
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wisata Kuliner di Kota Intan: 10 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Garut
  • 6 Destinasi Wisata Alam Hits di Garut, Cocok Buat Healing Bareng Bestie!
  • Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini
  • Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur
  • Justin Hubner Jadi Musuh Bersama Publik Thailand Usai Ulah Provokatif di Final Piala ASEAN 2026
  • Farhan Ungkap Temuan Lanjutan Dinkes soal Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung
  • Dikatain Pelit dan Banyak Mau! Senator Bali Bongkar Alasan Pekerja Lokal Lebih Sayang Bule
  • Tanpa Keringat di Fase Awal, Persib dan Borneo FC Amankan Tiket Nyaman Perempat Final Piala Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 8 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buka Semarak Budaya di Bandung, Ledia Hanifa Dorong Angklung Lebih Inovatif dan Mendunia

By Aga GustianaSabtu, 8 Agustus 2026 13:34 WIB3 Mins Read
Program kemitraan bertajuk "Semarak Budaya" pada hari Sabtu (8/8/2026) di Aula SMKN 3 Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara resmi meluncurkan program kemitraan bertajuk “Semarak Budaya” pada hari Sabtu (8/8/2026) di Aula SMKN 3 Bandung. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan dan melestarikan budaya Indonesia kepada generasi muda, khususnya melalui kegiatan Pasanggiri Pencak Silat untuk tingkat SMP dan Lomba Angklung.

Program “Semarak Budaya” merupakan langkah strategis yang didasarkan pada Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan, yang bertujuan untuk mengembangkan dan melindungi objek pemajuan kebudayaan, termasuk seni bela diri dan seni musik tradisional.

Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga warisan budaya tak benda seperti pencak silat dan angklung agar tidak punah.

“Pencak silat adalah kekayaan besar yang sudah tercatat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari perkembangan budaya Indonesia. Jika tidak diturunkan kepada generasi berikutnya, kita berisiko kehilangan warisan berharga ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Selama Liburan Akhir Tahun, Satgas Saber Pungli Jaga Ketat Kawasan Wisata

Pasanggiri Pencak Silat: Membina Jiwa dan Mental

Pasanggiri Pencak Silat tingkat SMP dalam acara ini berfokus pada pengembangan pencak silat sebagai seni tradisi, bukan sekadar olahraga prestasi.

“Di sini, kita menekankan unsur bela diri dalam konteks seni, bagaimana melatih keseimbangan harmoni antara gerak dengan irama, serta mengatur kekuatan dan kelenturan,” jelas Ledia Hanifa.

Tujuan utama dari Pasanggiri Pencak Silat ini adalah menanamkan sikap optimis, berani, serta membangun harmoni dengan teman sebaya. Lebih penting lagi, acara ini diharapkan dapat membentuk jiwa dan mental yang kuat bagi siswa SMP, membekali mereka untuk menghadapi berbagai pengaruh dari media sosial dan dunia luar dengan mencintai budaya sendiri.

Ledia Hanifa juga menyoroti potensi besar pencak silat dalam dunia hiburan, di mana para pelakunya, baik atlet maupun seniman, telah terlibat dalam film-film laga internasional.

Baca Juga:  Bey Pastikan Perayaan Malam Tahun Baru di Jabar Aman dan Tertib

“Ini membuktikan bahwa pendekatan seni dalam pencak silat memiliki daya tarik yang luar biasa dan dapat memberikan penampilan pertunjukan yang realistis melalui latihan yang tekun,” tambahnya.

Lomba Angklung: Membangun Harmoni dalam Keberagaman

Tema “Semarak Budaya” juga mencakup pelestarian angklung sebagai warisan budaya tak benda dari Jawa Barat. Melalui Lomba Angklung, panitia ingin mensosialisasikan pentingnya melestarikan bahan baku angklung dan memperkenalkan keindahan permainan angklung sebagai wujud harmoni dalam masyarakat yang beragam.

“Filosofi dari angklung mengajarkan kita bagaimana membangun harmoni di tengah keberagaman masyarakat. Sama seperti saat bermain angklung, di mana setiap nada yang berbeda berpadu menjadi musik yang indah, begitu pula kita dapat membangun interaksi yang harmonis dalam pluralitas kita,” jelas Ledia.

Inovasi juga terus didorong dalam pengembangan kebudayaan, seperti yang ditunjukkan oleh riset mahasiswa Jawa Barat yang menciptakan alat musik seperti tuts piano namun membunyikan angklung.

Baca Juga:  Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Penerbangan, Puluhan Jemaah Umrah Jabar Gagal Terbang

“Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan memungkinkan kita untuk membuat terobosan dan pengembangan baru tanpa mengubah filosofi dasar budaya itu sendiri,” tegasnya.

Komitmen Kolaborasi untuk Pemajuan Kebudayaan

Ledia Hanifa berharap kegiatan “Semarak Budaya” ini dapat memberikan manfaat yang besar dan mendorong kolaborasi dengan media untuk terus mensosialisasikan budaya Indonesia, terutama budaya Jawa Barat, ke tingkat internasional.

“Dari Jawa Barat, kita akan mendunia dengan budaya-budaya kita. Mari kita terus semangat menjaga dan mengembangkan budaya Indonesia agar dapat berkembang dengan lebih baik dan terus mendunia,” tuturnya.

Acara “Semarak Budaya” menampilkan berbagai kegiatan, termasuk workshop, lomba, dan pertunjukan seni budaya. Antusiasme peserta dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya Indonesia bagi generasi mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPR RI jawa barat Ledia Hanifa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur

Farhan Ungkap Temuan Lanjutan Dinkes soal Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung

Dikatain Pelit dan Banyak Mau! Senator Bali Bongkar Alasan Pekerja Lokal Lebih Sayang Bule

Dapat Status WNI hingga Modal Usaha, Babak Baru Kehidupan Ibu Baedah di Majalengka Dimulai

Pastikan Regulasi Siap, Pemkot Bandung Dukung Penuh Percepatan Program Bedah Rumah

Dinkes Bandung Temukan Masalah Higiene, 24 Kasus Dugaan Keracunan Makanan di Restoran Korea Dilaporkan

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.