Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sering Dianggap Sepele, 7 Tanda Ini Buktikan Kamu Punya Kecerdasan Emosional di Atas Rata-rata!

Sabtu, 8 Agustus 2026 13:58 WIB

Cegah Bullying dan Pengaruh Negatif, Ledia Hanifa Dorong Pelestarian Pencak Silat Tradisi bagi Siswa SMP

Sabtu, 8 Agustus 2026 13:34 WIB

Indonesia dan Malaysia Bersatu Desak Dunia Hentikan Tindakan Israel di Al-Aqsa

Sabtu, 8 Agustus 2026 13:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sering Dianggap Sepele, 7 Tanda Ini Buktikan Kamu Punya Kecerdasan Emosional di Atas Rata-rata!
  • Cegah Bullying dan Pengaruh Negatif, Ledia Hanifa Dorong Pelestarian Pencak Silat Tradisi bagi Siswa SMP
  • Indonesia dan Malaysia Bersatu Desak Dunia Hentikan Tindakan Israel di Al-Aqsa
  • Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Luapan Amarah Fans Warnai Kepulangan Timnas Indonesia
  • Fix Mengandung Bombai! Balasan 5 Anak Sukses untuk Ibu yang 12 Tahun Menyapu Jalan
  • Isyarat Bomber Anyar Persib Bandung: Nasib Ramon Tanque Menggantung Jelang Musim Baru
  • Duel Dua Raksasa Eropa Manggung di Jakarta: Jadwal Siaran Langsung Chelsea vs AC Milan di SUGBK
  • Dendam Dipendam Berhari-hari, Fajar Nekat Bantai Tetangga di Depan Gerbang Masjid
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 8 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Indonesia dan Malaysia Bersatu Desak Dunia Hentikan Tindakan Israel di Al-Aqsa

By Aga GustianaSabtu, 8 Agustus 2026 13:30 WIB2 Mins Read
Masjid Al-Aqsa. (Foto: Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelombang penolakan terhadap aksi sepihak Israel di wilayah pendudukan Palestina terus membesar. Indonesia bersama Malaysia berada di garis depan menyuarakan penolakan keras atas tindakan ilegal Israel di Yerusalem Timur, Tepi Barat, hingga kawasan suci kompleks Masjid Al-Aqsa.

Dukungan mutlak bagi kemerdekaan Palestina dan perlindungan situs-situs suci keagamaan ini ditegaskan kembali dalam Pertemuan Tingkat Menteri di Amman, Yordania, pada Rabu (5/8/2026).

Indonesia Dorong Pendekatan Baru Internasional

Hadir mewakili Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arrmanatha Nasir menyampaikan pesan kuat bahwa gelombang kekerasan pemukim Israel dan pelanggaran hukum internasional yang sistematis tidak boleh lagi dianggap sebagai hal biasa.

Dalam forum tersebut, Indonesia kembali menekankan pentingnya mempertahankan Hashemite Custodianship atas Al-Haram Al-Syarif serta situs suci Islam dan Kristen lainnya di Yerusalem.

Indonesia menilai sikap terpecah dari komunitas global selama ini justru menguntungkan pihak pelanggar hukum.

“Indonesia mendorong agar komunitas internasional tidak lagi menggunakan cara-cara lama. Tidak lagi membiarkan pelanggaran Israel, dan tidak lagi menghadapinya secara terpecah. Perpecahan adalah celah yang selalu dimanfaatkan oleh Israel,” ujar Wamenlu, dikutip dari situs Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Sabtu (8/8/2026).

Lima Terobosan Konkret dari Jakarta

Guna memecah kebuntuan diplomasi global, delegasi Indonesia menawarkan lima usulan strategis:

  1. Konsolidasi Strategi: Membangun barisan internasional yang solid dan terintegrasi.
  2. Penegakan Hukum: Mengawal implementasi hukum internasional serta eksekusi putusan Mahkamah Internasional (ICJ).
  3. Peluasan Pengakuan Diplomatik: Memperluas pengakuan kedaulatan Negara Palestina secara global.
  4. Proteksi Kompleks Al-Aqsa: Memperkuat mekanisme perlindungan fisik dan status hukum Masjid Al-Aqsa.
  5. Pemulihan Post-Konflik: Mengakselerasi rekonstruksi Gaza, memperkokoh persatuan internal Palestina, dan menjamin operasional penuh UNRWA.

Suara Bulat Negara-Negara Sahabat

Seirama dengan Jakarta, Malaysia menegaskan bahwa posisi Yerusalem merupakan bagian integral dari wilayah Palestina yang menduduki status hukum khusus. Kuala Lumpur mengutuk keras perluasan permukiman ilegal dan segala rekayasa demografi maupun historis di kota suci tersebut.

Pertemuan strategis di Amman ini dihadiri perwakilan diplomatik tingkat tinggi dari Arab Saudi, Mesir, Turki, Irak, Aljazair, Tunisia, Maroko, Qatar, Pakistan, Somalia, Palestina, serta Sekretaris Jenderal Liga Arab.

Konsensus yang dihasilkan melalui Joint Statement menyepakati langkah terpadu: menyokong kelembagaan Palestina di Yerusalem, menolak pemindahan kantor kedutaan asing secara unilateral ke Yerusalem, serta melancarkan kampanye media internasional untuk mengungkap dampak buruk tindakan Israel terhadap perdamaian dunia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indonesia Israel Malaysia Masjid Al Aqsa Palestina Yerusalem Timur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cegah Bullying dan Pengaruh Negatif, Ledia Hanifa Dorong Pelestarian Pencak Silat Tradisi bagi Siswa SMP

Dendam Dipendam Berhari-hari, Fajar Nekat Bantai Tetangga di Depan Gerbang Masjid

Bansos Agustus 2026 Cair Bertahap! PKH dan BPNT Triwulan III Sudah Disalurkan, Ini Cara Cek Penerima

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Tahap 3 2026 Cair Rp600.000 Sekaligus, Begini Cara Cek Status Penerima Online

30 Saksi Sudah Diperiksa, Pelaku Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Masih Misterius

Pernah Bikin Haru Penonton TV, Jejak Kelam Saepul Pelaku Mutilasi Depok Terbongkar

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Perdana di Kota Kembang, Gerai Busana Muslim Syareeva Resmi Beroperasi dengan Aturan Khusus Wanita
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.