Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Minggu, 27 September 2026 15:21 WIB

Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?

Minggu, 27 September 2026 14:32 WIB

Selangkah Lagi ke Final! Fajar/Fikri Punya Misi Besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Minggu, 27 September 2026 14:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
  • Selangkah Lagi ke Final! Fajar/Fikri Punya Misi Besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
  • Masuk Periode Neraka, 7 Pertandingan dalam 20 Hari Siap Dijalani Maung Bandung
  • Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang
  • Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan
  • Cari Cafe Estetik di Bandung? Ini 5 Tempat Ngopi yang Wajib Masuk Daftar
  • Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dendam Dipendam Berhari-hari, Fajar Nekat Bantai Tetangga di Depan Gerbang Masjid

By Aga GustianaSabtu, 8 Agustus 2026 09:24 WIB3 Mins Read
Foto/Ilustrasi Pembunuhan. (nuansamalut.com)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Niat menunaikan tugas suci berujung tragedi berdarah di Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Seorang marbot Masjid Al-Muhajirin berinisial AS (65) tewas setelah diserang secara brutal di area gerbang tempat ibadah tersebut pada Kamis (6/8/2026). Nyawa korban tak tertolong usai dieksekusi oleh tetangganya sendiri, Fajar Sugama (35).

Peristiwa pilu ini berlangsung saat korban sedang melangkah masuk ke area masjid untuk mengumandangkan azan Zuhur. Tanpa diduga, pelaku mendadak muncul dan langsung melancarkan aksi penganiayaan secara membabi buta.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengonfirmasi insiden mematikan itu. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban menderita luka bacok yang cukup serius di sekujur tubuhnya.

“Betul, pada saat kejadian korban hendak adzan. Korban merupakan marbot masjid. Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi korban mengalami luka terbuka dan cukup lebar akibat bacokan senjata tajam yang dilakukan berulang kali,” ujar AKP I Made Purwantara di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Disdik Purwakarta Tegaskan Larang Korlas Mandiri, Pastikan Transparansi Sekolah

Disergap Dua Senjata Tajam Sekaligus

Detik-detik mencekam penyergapan tersebut sempat terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian. Pelaku bertindak sangat cepat hingga korban sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk berlari atau membela diri.

Aksi keji ini disinyalir bukan tindakan spontan. Hasil penyelidikan kepolisian mengindikasikan bahwa Fajar sudah merencanakan penyerangan tersebut secara matang. Saat mendatangi TKP, ia bahkan memegang dua senjata tajam sekaligus di kedua tangannya, yaitu samurai di tangan kanan serta celurit di tangan kiri.

Baca Juga:  Ketimbang Purwakarta, Dedi Mulyadi Akui Memimpin Jabar Akan Lebih Mudah

Tubuh korban pun roboh berlumuran darah tepat di area depan tempat pengabdian sehari-harinya.

“Korban dilakukan visum dan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian. Kami masih menunggu hasil resmi dari pihak rumah sakit,” katanya.

Sakit Hati Berujung Pembunuhan Berencana

Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa pemicu utama aksi sadis Fajar adalah rasa sakit hati yang terpendam selama beberapa hari. Pelaku tak terima dan merasa martabatnya terinjak-injak akibat perkataan korban yang dinilai merendahkan kondisi finansialnya.

Amarah yang dipelihara tersebut akhirnya memuncak menjadi rencana pembunuhan secara dingin.

Baca Juga:  Geger Penemuan Jasad Pria Membusuk di Kamar Kos Sindangkasih Purwakarta

“Untuk motifnya sakit hati terkait dengan perkataan korban yang menyinggung kondisi ekonomi pelaku. Penganiayaan ini disinyalir sudah direncanakan dan disiapkan oleh pelaku sejak awal,” ungkap I Made Purwantara.

Guna menangkap pelaku, tim gabungan dari Satreskrim Polres Purwakarta, Polsek Bungursari, serta Sat Samapta segera melacak keberadaan Fajar. Hanya berselang singkat usai kejadian, pelaku berhasil diringkus di kediamannya tanpa perlawanan.

“Pelaku berhasil kita amankan di rumahnya yang tidak jauh dari TKP Masjid. Saat ditangkap, posisi pelaku sedang beristirahat di rumah. Kita dibackup oleh Polsek Bungursari dan Sat Samapta Polres Purwakarta. Tidak ada perlawanan dari pelaku,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.