bukamata.id – Program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) di Provinsi Jawa Barat resmi diperpanjang hingga 30 September 2025.
Hal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyikapi tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar, Asep Supriatna, mengatakan bahwa seluruh jajaran telah disiapkan untuk mendukung kelanjutan program ini.
“Sesuai arahan Pak Gubernur, kami siap lanjutkan pemutihan pajak kendaraan. Koordinasi intensif juga terus dilakukan dengan pihak Kepolisian dan Jasa Raharja dalam pelayanan Samsat,” ujar Asep, Kamis (27/6/2025).
Antusiasme Warga Tinggi, Layanan Samsat Ditambah
Berdasarkan data Bapenda, sejak program ini dimulai pada 20 Maret hingga 25 Juni 2025, tercatat lebih dari 2,8 juta kendaraan telah memanfaatkan pemutihan pajak.
Tak hanya itu, sebanyak 2 juta kendaraan yang sebelumnya menunggak pada 2024 kini kembali aktif membayar pajak.
Asep mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung di kantor Samsat mencapai 2.000 orang per hari. Untuk itu, layanan ditingkatkan, di antaranya:
- Penambahan jam operasional hingga akhir pekan (Sabtu–Minggu)
- Penempatan mesin antrean elektronik
- Penambahan personel melalui mahasiswa magang
- Layanan jemput bola ke ruang-ruang publik
- Saluran pembayaran digital via aplikasi
Keringanan SWDKLLJ Hanya Bayar 2 Tahun
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, mengumumkan secara langsung perpanjangan program melalui akun media sosialnya. Ia juga menyoroti kebijakan baru terkait Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
“Jika sebelumnya SWDKLLJ dibayar sesuai tahun tunggakan, kini cukup dua tahun saja: tahun berjalan dan tahun sebelumnya,” jelas Dedi.
Imbauan Gubernur: Bayar Pajak Sebelum Ada Sanksi
Dedi Mulyadi juga menegaskan bahwa setelah program ini berakhir, akan diberlakukan aturan ketat bagi pemilik kendaraan yang tetap menunggak.
“Kami akan buat regulasi agar kendaraan yang tidak bayar pajak tidak bisa lagi digunakan di jalan. Jadi manfaatkan program ini selagi masih berlangsung,” ucapnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










