Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

DRAMA GBK! Izin Laga Persija vs Persib Masih Digantung, Ini Penyebabnya

Selasa, 5 Mei 2026 17:02 WIB

Update Rumor Transfer Persib: Daftar 6 Pemain Bintang yang Dikaitkan dengan Maung Bandung

Selasa, 5 Mei 2026 16:51 WIB
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Update 5 Mei 2026: Cara Cerdas Berburu Saldo DANA Gratis yang Terbukti Cair Tanpa Ribet

Selasa, 5 Mei 2026 16:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • DRAMA GBK! Izin Laga Persija vs Persib Masih Digantung, Ini Penyebabnya
  • Update Rumor Transfer Persib: Daftar 6 Pemain Bintang yang Dikaitkan dengan Maung Bandung
  • Update 5 Mei 2026: Cara Cerdas Berburu Saldo DANA Gratis yang Terbukti Cair Tanpa Ribet
  • Heboh! Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah Cicendo
  • Update! Kode Redeem FF 5 Mei 2026: Klaim Bundle Langka dan Skin Senjata Gratis Hari Ini
  • Man City Gagal Menang, Chelsea Ambruk di Pekan ke-35 Premier League
  • Cetak Skor Nyaris Sempurna, Polresta Bandung Juara Umum Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya
  • Bayar PBB Kini Bisa Dicicil, bank bjb Hadirkan Layanan bjb T-PBB di 40 Wilayah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 5 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebijakannya Dinilai Kontroversial, Dedi Mulyadi Minta Maaf

By SusanaMinggu, 16 Maret 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyadari bahwa kebijakan yang diambilnya sejak menjabat tidak bisa menyenangkan semua pihak.

Salah satu kebijakan yang menuai pro dan kontra adalah larangan study tour bagi pelajar SMA dan SMK di Jabar.

Keputusan ini menimbulkan beragam tanggapan, terutama dari para siswa dan orang tua yang menganggap study tour sebagai bagian dari pengalaman pendidikan.

Namun, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi beban ekonomi keluarga serta meminimalkan risiko perjalanan bagi siswa.

Selain larangan study tour, kebijakan lain yang menarik perhatian adalah penataan ulang kawasan wisata di Puncak, Bogor.

Selama ini, Puncak menjadi destinasi favorit wisatawan, tetapi juga kerap dikaitkan dengan berbagai masalah lingkungan, termasuk banjir bandang yang berdampak pada wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

Baca Juga:  Kisruh Pembongkaran Bangunan Liar di Bekasi: Protes Kades ke KDM Berubah Jadi Dukungan

Salah satu langkah nyata yang dilakukan Dedi adalah membongkar objek wisata Hibisc Fantasy Puncak, yang dikelola oleh anak perusahaan BUMD Jabar, Jaswita.

Keputusan ini memicu reaksi dari berbagai pihak, terutama mereka yang berkepentingan dengan industri wisata di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Anaknya Maju Pilgub Jabar, Umuh Muchtar Pastikan Persib Tetap Netral

Minta Maaf, tapi Tetap Tegas

Menyadari ada pihak yang keberatan dengan kebijakannya, Dedi Mulyadi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (16/3/2025), ia mengakui bahwa setiap keputusan pasti akan menimbulkan pro dan kontra.

“Mohon maaf kepada semuanya. Berbagai langkah yang saya lakukan mungkin tidak bisa menyenangkan semua pihak,” ujar Dedi dalam pernyataannya.

Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan yang diambil semata-mata demi kepentingan masyarakat luas, bukan hanya segelintir orang.

“Seorang pemimpin harus membuat keputusan yang membawa manfaat bagi banyak orang, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Pro dan kontra itu hal yang wajar dalam setiap kebijakan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Kisah Remaja Karawang yang Alami Perubahan Kelamin, Dulu Perempuan Kini Jadi Laki-laki

Tetap Berkomitmen

Meski menghadapi kritik, Dedi Mulyadi memastikan bahwa dirinya akan tetap konsisten dalam menjalankan kebijakan yang dianggap perlu untuk masyarakat Jabar.

Baginya, seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan yang berdampak jangka panjang, meskipun ada pihak yang merasa dirugikan.

“Yang penting, saya akan terus bekerja dan mengambil langkah terbaik bagi masyarakat luas,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi kebijakan minta maaf
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi Meninggal Dunia

Heboh! Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah Cicendo

Cetak Skor Nyaris Sempurna, Polresta Bandung Juara Umum Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya

Bukan Keajaiban! Rahasia Abdul Malik, Anak SD yang Tembus Fakultas Kedokteran UPI di Usia 9 Tahun

Polemik Razia Rambut Siswi di Garut: Antara Penegakan Aturan dan Luka Psikologis Anak Didik

Gebrakan Besar! RF Hospitality Luncurkan Hotel Mewah Ashva di Jantung Ubud

Kecewa ke Dedi Mulyadi, Warga Bogor Barat Ancam ‘Cerai’ dari Jabar dan Gabung Banten

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Jangan Klik! Link Video Viral Bandar Membara Diduga Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.